---
id: LSn3l6joJmzj
cluster_id: ZOjjNKSLpCJP
title: Jadi Dokter Politik NTT, Stevi Janjikan Sehat Dulu Baru Sakit!
slug: jadi-dokter-politik-ntt-stevi-janjikan-sehat-dulu-baru-sakit
excerpt: 'Gilanya, dr Stevi Harman, 29 tahun, anggota DPD RI asal NTT, punya konsep
  unik: ''dokter politik''. Bukan nanganin pasien langsung, tapi dorong kebijakan
  biar rakyat sehat duluan. Unik bener!'
category: politik
tags:
- Stevi Harman
- DPD RI
- Kesehatan NTT
- Politik
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8515915/lewat-jalur-politik-dr-stevi-harman-perjuangkan-akses-kesehatan-ntt
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/03/anggota-dewan-perwakilan-daerah-dpd-ri-asal-nusa-tenggara-timur-ntt-dr-maria-caecilia-stevi-harman-1780466502315_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Dokter Politik NTT: Stevi Harman Perjuangkan Kesehatan Pencegahan'
meta_description: Anggota DPD RI dr Stevi Harman pilih jalur politik jadi 'dokter
  politik' untuk perjuangkan kesehatan preventif di NTT. Tantangan geografis dan SDM
  jadi fokus utama.
canonical_url: https://berita.media/jadi-dokter-politik-ntt-stevi-janjikan-sehat-dulu-baru-sakit
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-03T08:01:32Z'
published_at: '2026-06-03T08:01:32Z'
---

Ceritanya begini. Biasa kalau dengar dokter, pasti kebayangnya pakai jas putih, megang stetoskop, di rumah sakit atau puskesmas. Nah, ada yang beda nih, bro! dr Maria Caecilia Stevi Harman, anggota DPD RI asal NTT, usianya baru 29 tahun, tapi punya ide gila. Dia bilang, jadi dokter itu nggak melulu di ruang praktik. "Saya ini tidak banting setir. Saya tetap selalu menjadi seorang dokter. Hanya saya bukan dokter yang Bapak-Mama temui di Puskesmas atau rumah sakit," ujarnya dengan mantap. detikNews

Nah ini dia! Stevi, lulusan UI dan Monash University Australia ini, memilih jalur politik. Kenapa? Katanya sih biar bisa nendang kebijakan yang lebih gedhe buat kesehatan masyarakat NTT. "Saya nanti jadi dokter politik," katanya sambil senyum. Logikanya begini: profesi dokter sama jadi senator itu tujuannya sama, ningkatin kualitas hidup orang. Tapi kalau lewat politik, dia bisa bikin aturan yang dampaknya luas. "Dan yang saya perjuangkan bukan hanya orang-orang sakit, tapi bagaimana orang sehat tidak jatuh sakit. Preventif," tegasnya. Gila, kan? Mikirnya ke depan banget!

Parahnya, Stevi ini nggak cuma ngomong doang. Dia sadar banget kalau kesehatan itu nggak bisa berdiri sendiri. "Kesehatan seorang individu dipengaruhi banyak hal, mulai dari lingkungan, keluarga, tempat tinggal, akses terhadap layanan kesehatan, hingga tingkat kemiskinan," jelasnya. Betul banget! Jadi nggak bisa cuma ngandelin pengobatan aja, tapi harus dilihat dari akar masalahnya. Makanya, dia mau dorong kesehatan secara menyeluruh, bukan cuma dari sisi medis aja. Pendekatan yang brilian, nggak ada lawan!

Belum selesai, dia juga cerita soal tantangan di kampung halamannya, NTT. Dulu dia pernah internship di RSUD SK Lerik Kupang, Puskesmas Pasir Panjang, dan Puskesmas Manutapen. Dari situ dia lihat langsung. NTT itu banyak pulau, bro! "Kalau di Jakarta ini semuanya ada di dalam satu pulau. Gampang nyampainya dari satu ke tempat yang lain," katanya sambil geleng-geleng. "Jadi archipelago di kepulauan. Jadi bayangkan saja betapa susahnya untuk mencapai dari satu tempat ke tempat lain," keluhnya. Apalagi pas musim hujan, jalan bisa putus, susah mau ke faskes. Kasihan ibu hamil yang butuh pertolongan cepat. Sialnya, sudah begitu, SDM-nya juga masih kurang. Gedung kesehatan banyak, tapi yang bisa ngoperasikannya masih terbatas. Gilanya, padahal pemerintah udah bangun fasilitas, tapi nggak ada tenaganya. Habis sudah harapan rakyat mau dapat pelayanan prima. detikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8515915/lewat-jalur-politik-dr-stevi-harman-perjuangkan-akses-kesehatan-ntt)
