---
id: HsDqizbsO7-v
cluster_id: YBfpa_ioLP51
title: JAGOMU MINTA UU PEMILU JALAN TOL KENDALI POLITIK UANG SIAPA TAK GERAM
slug: jagomu-minta-uu-pemilu-jalan-tol-kendali-politik-uang-siapa-tak-geram
excerpt: Politik uang masih jadi momok mengerikan jelang pemilu, bro! Mantan Komisioner
  KPU sampai gregetan minta UU Pemilu didesain ulang buat nutup celah bandit-bandit
  haram.
category: politik
tags:
- pemilu
- politik uang
- KPU
- UU Pemilu
- KPK
- Korupsi
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/07/31/10423521/ruu-pemilu-dinilai-perlu-didesain-untuk-cegah-politik-uang
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/bRkq-svI48_7nMuGUjNJovtkE7I=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/30/6a6ab4dbdb8a5.jpeg
meta_title: UU Pemilu Wajib Cegah Politik Uang, Kata Mantan Komisioner KPU
meta_description: Politik uang makin merajalela, mantan Komisioner KPU usulkan UU
  Pemilu didesain ulang untuk pencegahan. Nasibnya gimana?
canonical_url: https://berita.media/jagomu-minta-uu-pemilu-jalan-tol-kendali-politik-uang-siapa-tak-geram
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-31T05:02:28Z'
published_at: '2026-07-31T05:02:28Z'
---

Gila, bro! Masalah politik uang ini kok kayak genderuwo aja, nggak ilang-ilang dari jagat perpolitikan kita!

Eh, tapi dengerin dulu nih, mantan Komisioner KPU, Ida Budhiati, sampe puyeng dengerin usulan dari lembaga-lembaga mentereng kayak Kemendagri sama KPK! Mereka semua njenggirat minta Undang-Undang Pemilu yang baru nanti BISA beneran nendang mundur segala bentuk politik uang. "Banyak usulan-usulan ya dari Kemendagri dari KPK sendiri menyoroti bagaimana undang-undang pemilu ke depan itu kemudian meredesain ulang untuk bisa mencegah (politik uang)," ceplos Ida Budhiati di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (30/7/2026) lalu. Parahnya lagi, kejadiannya berbarengan sama makin banyaknya kepala daerah yang kena OTT KPK gegara kasus duit haram. Nah loh!

Sebenarnya sih, kata Ida, regulasi yang ada sekarang ini udah lumayan komprehensif, udah ngatur soal pencegahan politik uang dari A sampe Z. Mulai dari nyaring calon, daftar calon, sampe masa kampanye. Udah gitu, soal batas dana dan belanja kampanye juga udah disebutin. Tapi apalah daya, soal penegakan hukumnya ini yang kayak kerupuk melempem. Ujung-ujungnya, celah buat "main mata" sama duit haram tetep kebuka lebar, bikin pusing tujuh keliling aja.

Yang bikin geram lagi, bro, soal dana kampanye ini KPU dari dulu sampe sekarang masih kayak anak ayam kehilangan induk pas nentuin batas belanja yang wajar. Rumusnya kayak apa sih, kok angkanya selalu kegedean, sampe laporan dana kampanye isinya cuma siluman doang? "Kita itu belum mampu menemukan gitu ya formula yang tepat gitu ya berapa sih belanja yang sewajarnya gitu ya yang wajar gitu lho. Nah ini belum ketemu sampai sekarang gitu ya. Selalu kemudian rumus yang dibuat itu angkanya tinggi," keluh Ida. Celakanya, gara-gara formula ajaib ini nggak ketemu, laporan dana kampanye yang masuk seringkali jauuuh lebih kecil ketimbang kenyataan di lapangan. Alhasil, potensi kecurangan makin menganga lebar, siapa yang mau peduli?,

Nah, biar sistem keuangan kampanye ke depan nggak kayak ajang "pesta pora" duit haram, Ida Budhiati ngasih anjuran penting. Udah saatnya tuh penyelenggara Pemilu alias KPU, didukung sama pihak lain kayak KPK, berani ngelakuin audit faktual beneran terhadap laporan dana kampanye para calon. Bukan cuma sekadar "tes mata" doang, tapi yang beneran bikin para bandit politik uang klepek-klepek!

Memang sih, regulasi udah coba diperbaiki biar makin mantap ngejerat para "pemain" politik uang, tapi kalau penegakan hukumnya loyo kayak bubur, ya sama aja bohong, bro! Ini kayak udah dikasih senjata ampuh tapi pelurunya nggak ada. Alhasil, para tikus berdasi tetep leluasa menggasak uang rakyat buat modal nyapres. Memang miris banget melihat kondisi perpolitikan kita yang kayak nggak ada habisnya sama drama uang haram, Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/07/31/10423521/ruu-pemilu-dinilai-perlu-didesain-untuk-cegah-politik-uang)
