---
id: 9HitF0vAatsR
cluster_id: RZxODtDwWgfj
title: Jakarta Barat Jadi Sarang Begal, 1.283 Laporan Kejahatan Jalanan Terjadi
slug: jakarta-barat-jadi-sarang-begal-1-283-laporan-kejahatan-jalanan-terjadi
excerpt: Jakarta Barat lagi-lagi jadi sorotan. 1.283 laporan kejahatan jalanan sejak
  awal Mei, didominasi pencurian. Polda Metro Jaya ancam tindak tegas pelaku begal.
category: kriminal
tags:
- begal
- kriminalitas
- Jakarta Barat
- Polda Metro Jaya
- kejahatan jalanan
source_urls:
- https://www.tempo.co/hukum/jakarta-barat-rawan-begal-2137910
source_names:
- Tempo.co
image_url: https://statik.tempo.co/data/2026/05/22/id_1474345/1474345_720.jpg
meta_title: Jakarta Barat Rawan Begal, 1.283 Kasus Kejahatan Jalanan Terjadi
meta_description: Jakarta Barat tercatat rawan begal dan kejahatan jalanan. 1.283
  laporan masuk ke Polda Metro Jaya sejak awal Mei. Polisi bentuk Tim Pemburu Begal.
canonical_url: https://berita.media/jakarta-barat-jadi-sarang-begal-1-283-laporan-kejahatan-jalanan-terjadi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T03:06:03Z'
published_at: '2026-05-25T03:06:03Z'
---

Jakarta Barat lagi-lagi jadi bulan-bulanan. Bukan karena hajatan besar, tapi karena jadi lahan basah para begal dan maling. Sepanjang Mei 2026, tercatat 1.283 laporan kejahatan jalanan menghiasi wilayah yang konon katanya 'dinamis' ini. Angka yang bikin geleng-geleng kepala, tapi ya sudahlah, namanya juga ibukota.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman, mengakui kalau Jakarta Barat memang lebih 'hidup' ketimbang Jakarta Selatan dalam hal lalu lintas masyarakat. Katanya sih, ini berpengaruh sama angka kejahatan. Ya iyalah, makin banyak orang, makin banyak peluang maling beraksi. Lha kalau di Selatan banyak kantor dan pusat bisnis, di Barat ini lebih ramai orang lalu lalang nggak jelas mau ngapain, jadi sasaran empuk. Tempo

Total laporan kejahatan jalanan yang masuk ke Polda Metro Jaya sejak 1 Mei hingga 22 Mei 2026 mencapai 1.283 kasus. Dari jumlah itu, pencurian dengan pemberatan mendominasi dengan 651 kasus. Kemudian disusul pencurian biasa sebanyak 396 laporan, pencurian kendaraan bermotor 209 kasus, dan yang paling bikin ngeri, pencurian dengan kekerasan atau begal, sebanyak 27 kasus. Tapi jangan salah, dari ratusan kasus itu, polisi sudah berhasil mengungkap 870 Tempat Kejadian Perkara. Lumayan lah, sisanya 413 perkara masih dikejar Tim Pemburu Begal. Tempo

Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal ini bukan tanpa alasan. Mereka berjanji bakal berkolaborasi dengan TNI, pemda, hingga jajaran polres dan sektor untuk menekan angka kejahatan. Bukan cuma di Jakarta Barat dan Selatan, tapi semua wilayah penyangga di bawah Polda Metro Jaya. Kata Kombes Iman, sudah 173 orang yang ditangkap terkait kasus-kasus ini. 100 di antaranya dari Jabodetabek, 73 lainnya dari luar daerah. Ini menunjukkan bahwa begal bukan cuma masalah lokal, tapi juga jadi 'oleh-oleh' dari luar kota. Tempo

Barang bukti yang disita juga bikin merinding. Ada 466 barang bukti, mulai dari 84 unit gawai, 69 unit kendaraan bermotor, laptop, sampai delapan pucuk senjata api. Belum lagi 45 bilah senjata tajam yang siap bikin celaka. Ini bukan lagi cerita maling biasa, tapi sudah masuk kategori terorganisir. Jadi, kalau kamu jalan-jalan di Jakarta Barat, lebih baik waspada. Motor kinclong, HP mahal, jangan dipamerin. Siapa tahu tim pemburu begal lagi apes, eh malah kamu yang jadi sasaran empuk. Ingat, keselamatan diri sendiri, nomor satu. Tempo

---
**Sumber:** [Tempo.co](https://www.tempo.co/hukum/jakarta-barat-rawan-begal-2137910)
