---
id: HMOmbSF6We2d
cluster_id: nHrsSpfK8eOO
title: Jaksa Jadi Pengacara BUMN! Lawan Sengketanya Sendiri? Gila!
slug: jaksa-jadi-pengacara-bumn-lawan-sengketanya-sendiri-gila
excerpt: Kejaksaan Agung bikin gebrakan, siap jadi 'Adhyaksa Chambers' buat sengketa
  antar-BUMN. Bukan lagi jalur birokratis, tapi mediasi modern ala pengacara negara.
  Lawan tetangga perusahaan atau dibela sama institusi yang sama? Lah, gimana ceritanya!
category: BUMN
tags:
- Adhyaksa Chambers
- Kejaksaan Agung
- BUMN
- Sengketa BUMN
- ADR
source_urls:
- https://www.hukumonline.com/berita/a/transformasi-penyelesaian-sengketa-antar-bumn--menyongsong-adhyaksa-chambers-lt6a212c210c5bb/
source_names:
- Hukumonline
image_url: https://images.hukumonline.com/frontend/lt6a212c210c5bb/lt6a212cda69477.jpg
meta_title: 'Adhyaksa Chambers: Jaksa Jadi Pengacara BUMN, Selesaikan Sengketa Internal!'
meta_description: Kejaksaan Agung membentuk Adhyaksa Chambers untuk selesaikan sengketa
  antar-BUMN secara ADR. Jaksa jadi pengacara negara. Benarkah ini solusi atau malah
  timbul masalah baru?
canonical_url: https://berita.media/jaksa-jadi-pengacara-bumn-lawan-sengketanya-sendiri-gila
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T17:01:24Z'
published_at: '2026-06-05T17:01:24Z'
---

Ceritanya begini. Para petinggi Kejaksaan Agung baru saja menggelar pertemuan bersejarah — bukan buat perkara pembunuhan atau terorisme, tapi buat sengketa antar-BUMN. Namanya? Adhyaksa Chambers. Mulai 21 Mei 2026 lalu, mereka mau ubah cara negara menyelesaikan masalahnya sendiri. Ini bukan cuma meeting biasa, bro. Ini fondasi kebijakan baru, arsitektur kelembagaan yang bakal bikin pusing kalau nggak ngerti. Hukumonline

Yang bikin heboh, inisiatif ini datang dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Yosua Lamboy A. Situmorang. Dia menggandeng Kementerian Keuangan dan Bappenas. Tujuannya? Supaya penyelesaian sengketa antar-entitas negara nggak lagi ruwet, tapi pakai cara modern: Alternative Dispute Resolution (ADR). Jadi, Jaksa bukan cuma ngusut korupsi, tapi juga jadi 'pengacara' negara, termasuk buat BUMN yang lagi ribut sesama. UU Kejaksaan dan RPJPN 2025-2045 sudah ngasih mandat ini. Kejaksaan harus jadi Advocaat General, pengawal hukum, stabilitas, dan ekonomi berkelanjutan buat Indonesia Emas 2045. Gokil kan? Hukumonline

Evolusi ini bukan mendadak, lho. Dulu, sebelum ada Kementerian BUMN (sebelum 1998), sengketa antar-perusahaan negara diselesaikan secara ad hoc di bawah Departemen Keuangan. Nggak ada aturan khusus, serba sak karepmu. Pas era Kementerian BUMN datang, baru ada upaya mediasi. Malah ada Peraturan Menteri BUMN 2023 yang mewajibkan mediasi dengan Menteri BUMN sebagai mediator. Belum selesai di situ, UU BUMN 2025 yang baru malah mengalihkan fungsi regulator ke Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan operator ke BPI Danantara. Nah, di tengah kekosongan ini, UU BUMN baru itu punya Pasal 87F yang tegas bilang: sengketa antar-BUMN wajib diselesaikan… tunggu dulu, ini bagian lucunya. Hukumonline

Ujung-ujungnya, Kejaksaan bakal maju ke depan. Jaksa yang punya wewenang mewakili negara di perdata dan tata usaha negara, kini juga harus ngurusin pertikaian antar-BUMN. Jadi, kalau BUMN A punya masalah sama BUMN B, dua-duanya bisa jadi klien Kejaksaan. Pertanyaannya, yang jadi advokat siapa? Yang adil gimana? Jaksa yang satu bela BUMN A, jaksa yang lain bela BUMN B? Atau jaksa yang sama harus bikin dua pihak yang bersengketa jadi damai? Ini yang bikin pusing tujuh keliling. Hukumonline

Parahnya, dengan adanya 'Adhyaksa Chambers' ini, konsep negara punya pengacara internal buat urusan internalnya sendiri makin kuat. Di satu sisi, ini bisa mempercepat penyelesaian dan menghemat anggaran negara dari pengacara luar. Tapi di sisi lain, lah kok jadi kayak 'tukang pukul' sendiri? Kejaksaan yang katanya ngawal supremasi hukum, malah terjebak dalam permainan internal entitas negara. Belum lagi soal potensi konflik kepentingan. Ini bukan cuma soal penyelesaian sengketa, ini soal paradigma negara yang makin sentralistis. Kita tunggu saja, bagaimana 'Adhyaksa Chambers' ini benar-benar bekerja. Hukumonline

---
**Sumber:** [Hukumonline](https://www.hukumonline.com/berita/a/transformasi-penyelesaian-sengketa-antar-bumn--menyongsong-adhyaksa-chambers-lt6a212c210c5bb/)
