---
id: Qt8-ovI51ZM2
cluster_id: yYIrOsdG_3hY
title: Jari Siswa MTs PUTUS Akibat Dibuli, Pihak Sekolah Malah Bilang Kecelakaan!
slug: jari-siswa-mts-putus-akibat-dibuli-pihak-sekolah-malah-bilang-kecelakaan
excerpt: Ngeri bro! Siswa MTs di Pati diduga digebuk kakak kelas sampai dua jarinya
  putus. Malah kepala sekolahnya enteng saja bilang ini kecelakaan murni! Korban trauma
  berat sampai takut ke sekolah, mau pindah nih.
category: bullying
tags:
- bullying
- Pati
- kekerasan siswa
- pendidikan
source_urls:
- https://www.detik.com/jateng/berita/d-8602355/siswa-mts-diduga-korban-bullying-di-pati-trauma-berencana-pindah-sekolah
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2024/02/21/ilustrasi-bullying_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Dugaan Bullying di Pati: Jari Siswa Putus, Kepala Sekolah Sebut Kecelakaan'
meta_description: Seorang siswa MTs di Pati diduga menjadi korban bullying hingga
  jarinya putus. Pihak sekolah justru mengklaim kejadian tersebut murni kecelakaan.
  Simak kronologinya!
canonical_url: https://berita.media/jari-siswa-mts-putus-akibat-dibuli-pihak-sekolah-malah-bilang-kecelakaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-05T17:00:56Z'
published_at: '2026-08-05T17:00:56Z'
---

Gila bro, dengerin nih kejadian di Pati yang bikin geram sekampung! Seorang siswa MTs diduga digebuk habis-habisan sama kakak kelasnya sampai jari-jarinya putus, parahnya lagi korban sampai trauma berat dan takut ketemu gurunya sendiri. Begini ceritanya, korban ini yang katanya masih dirawat, mentalnya hancur lebur, pas mau berangkat sekolah saja sudah ketakutan. "Kondisi psikologis adiknya masih traumanya mentalnya mungkin kurang bagus, takut kemarin saya lewat sekolah saja takut seperti, ketemu gurunya juga saja takut," kata Sulistiyono, saudara korban, kepada detikcom. Tragisnya lagi, korban kini berencana cabut dari sekolah itu dan pindah ke tempat lain, semoga saja ini bakal jadi jalan keluar dari penderitaan ini. Harapan keluarga besar agar pihak Polresta Pati segera mengusut tuntas kasus ini biar nggak ada lagi bullying di sekolah itu. detikcom

Nah ini dia yang bikin mangkel! Bukannya langsung tanggung jawab dan ngusut, eh kepala sekolahnya malah ngeyel bilang ini cuma kecelakaan murni, nggak ada unsur bullying sama sekali! Gilanya lagi, dia ngaku kejadiannya pas korban mau naik pagar habis salat Zuhur terus tangannya kejepit. "Menyatakan kejadian yang ada bahwa sebetulnya murni dari insiden atau kecelakaan yang tidak ada unsur kesengajaan atau pembullyan," kata Safi'i, kepala sekolah MTs itu, kepada detikcom. Dia juga bilang korban nggak pingsan kok pas dibawa ke rumah sakit, terus kemarin sudah pulang. Tapi kok ya aneh, kok bisa jari siswa sampai putus kalau cuma kejepit pagar? Ini bikin warga curiga, jangan-jangan ada cerita lain yang ditutupi nih. detikcom

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, masih fokus ke penyelidikan. Dika memang belum mau beberin kronologi lengkapnya, tapi dia janji bakal segera kasih kabar. "Masih penyelidikan nanti pasti kita sampaikan," jawab Dika singkat ke detikcom. Kita tunggu saja deh pihak kepolisian bisa bongkar kebenarannya, jangan sampai pelaku bullying ini bebas melenggang dan korban makin menderita. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau pelaku dibiarkan berkeliaran dan pihak sekolah pura-pura tidak tahu apa-apa. Alhasil, korban tetap trauma dan keluarga makin geram menuntut keadilan seadil-adilnya. detikcom

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jateng/berita/d-8602355/siswa-mts-diduga-korban-bullying-di-pati-trauma-berencana-pindah-sekolah)
