---
id: Sv_1M_VK2VTW
cluster_id: yUm54-3Zri_C
title: JILAT! Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Dicokok KPK Lagi
slug: jilat-bupati-pemalang-anom-widiyantoro-dicokok-kpk-lagi
excerpt: Astaga, baru saja dilantik sudah kena sikat lembaga antirasuah! Bupati Pemalang
  Anom Widiyantoro, pria karibnya 'anti-korupsi', ternyata kena OTT KPK. Padahal baru
  kemarin nyerocos soal integritas, eh, malah kesandung kasus haram! Sungguh sebuah
  ironi yang bikin geleng-geleng kepala.
category: BUMN
tags:
- KPK
- OTT
- Bupati Pemalang
- Anom Widiyantoro
- Korupsi
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparannews/profil-anom-widiyantoro-yang-di-ott-kpk-dari-bumn-jadi-bupati-pemalang-27sdJ2pORGk
source_names:
- Kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/v1634025439/01kynpr2tffpqztrxwc0har7px.jpg
meta_title: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK
meta_description: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, yang pernah jadi direktur BUMN,
  dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan. Kasus ini menambah panjang daftar kepala
  daerah yang terlibat korupsi.
canonical_url: https://berita.media/jilat-bupati-pemalang-anom-widiyantoro-dicokok-kpk-lagi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-29T17:00:48Z'
published_at: '2026-07-29T17:00:48Z'
---

Gila bro, dengarkan dulu nih kabar paling anyar yang bikin kuping panas! Siapa sangka, baru juga ngambil sumpah jadi Bupati Pemalang, eh si Anom Widiyantoro langsung dijaring lembaga anti- DiCaprio, alias KPK! Yang bikin makin miris, pria kelahiran 20 Maret 1970 ini dulunya pernah nyerocos soal nilai antikorupsi, kolusi, dan nepotisme. "Tingkatkan disiplin, dan profesionalisme dalam bekerja dan bangun komunikasi yang baik serta sinergi dengan berbagai pihak," pesannya saat melantik pejabat baru Agustus lalu. Ealah, ngomong doang rupanya, pak! Kumparan.com

Parahnya, Anom yang baru memegang tampuk kekuasaan sebagai Bupati Pemalang sejak 2025 ini, malah tertangkap tangan oleh KPK dalam sebuah operasi senyap yang mematikan. Ini kepala daerah ke-12 yang kena OTT KPK sepanjang tahun 2026, lho! Masa sih, belum genap setahun jadi bupati, udah berani main api begini? Ujung-ujungnya jadi pesakitan, kan. Ia maju berpasangan dengan Nurkholes dan diusung partai besar seperti Golkar, Hanura, Gelora, PSI, dan Perindo pada Pilkada 2024 silam. Kumparan.com

Sebelum nyemplung ke politik jadi bupati, Anom ini punya jejak karir yang lumayan mentereng di dunia korporat. Ia pernah menduduki posisi penting sebagai direktur di PT Wijaya Karya Realty, yang notabene anak perusahaan BUMN raksasa, PT Wijaya Karya. Pendidikan S1 Manajemen Keuangan di Undip Semarang dan S2 Magister Ekonomi & Bisnis Unpad juga katanya pernah ia jajal. Lah, dengan latar belakang sekeren itu, kok malah berani main haram sih? Apa harta BUMN nggak cukup, apa gimana? Ini benar-benar bikin kita patut curiga dengan sistem rekam jejak para calon kepala daerah kita. Kumparan.com

Kabar penangkapan ini langsung dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. "Benar," katanya saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (29/7). Namun, sayangnya, sampai berita ini diturunkan, KPK belum merinci lebih lanjut soal barang bukti apa saja yang berhasil diamankan, apalagi konstruksi perkaranya. Pokoknya, Anom dan beberapa pihak lain kini tengah menjalani pemeriksaan intensif, dan KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. Semoga saja, kali ini benar-benar bersih semua yang terlibat, tanpa pandang bulu, siapapun dia! Kumparan.com

Jadi begini bro, pejabat yang janjinya "anti-korupsi" malah kesandung kasus korupsi. Benar-benar cerita sinetron Azab ini mah. Semoga KPK benar-benar tuntas menuntaskan kasus ini dan tidak ada lagi kepala daerah yang tertipu daya oleh manisnya kekuasaan. Habis sudah cerita pejabat sok suci tapi dalamnya busuk! Kumparan.com

---
**Sumber:** [Kumparan.com](https://kumparan.com/kumparannews/profil-anom-widiyantoro-yang-di-ott-kpk-dari-bumn-jadi-bupati-pemalang-27sdJ2pORGk)
