---
id: 33t6f4HH70fW
cluster_id: Lzt97jyh4SIS
title: Jokowi Disuruh Turun Gunung Demi Partai Gurem PSI yang Sakit Keras
slug: jokowi-disuruh-turun-gunung-demi-partai-gurem-psi-yang-sakit-keras
excerpt: Gila, Safari Politik Jokowi ke 38 Provinsi Demi Dongkrak Suara PSI Ternyata
  Cuma Akal-akalan Putus Asa! Ujung-ujungnya, partai ini ketahuan tak punya daya pikat
  organik sama sekali. Kompas.com
category: politik
tags:
- Jokowi
- PSI
- Politik Indonesia
- Safari Politik
- Partai Politik
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/18/07300061/basa-basi-safari-politik-jokowi-via-psi
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/FNJ18BP56S0icUi-QkPOj1KqEHU=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/01/31/697d91cc8ef85.jpeg
meta_title: 'Safari Politik Jokowi untuk PSI: Strategi Keputusasaan!'
meta_description: Anomali besar! Jokowi turun gunung dukung PSI tunjukkan partai ini
  rapuh dan bergantung pada figur tunggal. Bongkar strategi politik gila-gilaan ini!
canonical_url: https://berita.media/jokowi-disuruh-turun-gunung-demi-partai-gurem-psi-yang-sakit-keras
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-18T05:01:26Z'
published_at: '2026-06-18T05:01:26Z'
---

Alamak! Dengerin nih, gila-gilaan berita politik yang bikin geleng-geleng kepala. Ternyata si mantan Presiden Joko Widodo diminta turun gunung, berkeliling ke 38 provinsi demi mendongkrak suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Halah, ini sih bukan potret konsolidasi partai yang matang, Bro, tapi lebih mirip strategi keputusasaan dari dinasti politik yang lagi cemas kehilangan pengaruh! Kompas.com

Yang bikin nyesek, langkah ini terang-terangan menelanjangi betapa rapuhnya fondasi PSI. Sejak berdiri, partai yang sok-sokan bilang buat anak muda progresif ini malah gagal total. Mereka malah ketagihan bergantung sama satu figur doang. Nah ini dia, mereka harus menyandarkan nasib ke sisa-sisa daya pikat seorang pensiunan penguasa. Bukti nyata kegagalan pelembagaan partai! Kompas.com

Buat PSI, Jokowi itu bukan sekadar mentor atau kompas ideologis, tapi pusat semesta keberadaan partai ini! Gilanya, mereka kok nggak punya figur internal yang punya daya pikat alami? Terpaksa deh ambil jalan pintas dengan mempersonalisasikan partai demi trah biologi sang mantan presiden. Pengangkatan Kaesang Pangarep jadi Ketua Umum cuma beberapa hari setelah gabung? Itu paling vulgar nunjukin hilangnya meritokrasi. Kompas.com

Terus, jargon 'tegak lurus bersama Jokowi' yang terus didengungkan itu bukti nyata partai ini nggak bertumpu pada gagasan kuat, kader militan, atau program yang beda. Sialnya, PSI malah terjebak model personalisasi politik ekstrem. Masa depan mereka jadi super rentan ambruk begitu figur yang mereka puja-puja lengser dari kekuasaan. Kompas.com

Masalah utamanya? Mereka lupa hukum penyusutan hasil elektoral setelah pemimpin lepas jabatan. Mengubah suara pendukung fanatik Jokowi setelah 2024 itu berat banget, apalagi kalau nggak punya lagi instrumen kekuasaan. Ingat, selama 10 tahun Jokowi berkuasa, dayanya didukung penuh alat negara: bansos, instruksi aparat, kendali kebijakan. Kompas.com

Sekarang, semua fasilitas itu lepas. Kedatangan Jokowi di daerah nggak lebih dari tontonan nostalgia. Memindahkan massa nasionalis-tradisional ke partai gurem kayak PSI butuh lebih dari sekadar lambaian tangan dan foto selfie. Realitas pahit ini udah jelas banget kalau liat rekam jejak PSI di dua pemilu terakhir yang gagal total tembus ambang batas parlemen 4 persen. Habis sudah! Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/18/07300061/basa-basi-safari-politik-jokowi-via-psi)
