---
id: K3t444kAwkp9
cluster_id: Asrm2C-AOkWW
title: Jokowi Keliling Nusantara, Pengaruhnya Tak Lagi Seperti Dulu! Dulu Patron,
  Kini Kontroversial!
slug: jokowi-keliling-nusantara-pengaruhnya-tak-lagi-seperti-dulu-dulu-patron-kini-kontroversial
excerpt: Jokowi rencana keliling Indonesia lagi? Ah, kata pengamat politik Jamiluddin
  Ritonga, itu tidak akan semudah dulu! Dulu disegani, sekarang dibilang kontroversial.
  Pendukung fanatiknya saja sudah banyak yang kecewa. Kompas.
category: politik
tags:
- Jokowi
- Politik
- Pengaruh Politik
- PSI
- Jamiluddin Ritonga
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/05/27/12463511/langkah-jokowi-keliling-indonesia-dinilai-tak-akan-semudah-saat-masih-jadi
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/V801R_vExKIVAqw9sok9QiWx4Tw=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/27/6a164c08aa5f3.jpg
meta_title: 'Pengamat: Pengaruh Politik Jokowi Turun, Tak Semudah Dulu Keliling Indonesia'
meta_description: Jokowi berencana keliling Indonesia, namun pengamat politik menilai
  dampaknya tak akan sebesar saat menjabat presiden karena posisinya kini kontroversial
  dan pendukung fanatiknya banyak yang kecewa.
canonical_url: https://berita.media/jokowi-keliling-nusantara-pengaruhnya-tak-lagi-seperti-dulu-dulu-patron-kini-kontroversial
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-27T08:02:56Z'
published_at: '2026-05-27T08:02:56Z'
---

Ceritanya begini. Pak Jokowi, mantan presiden kita tercinta, katanya mau keliling-keliling Indonesia lagi. Bukan buat kunjungan kenegaraan, tapi katanya mau ketemu masyarakat. Tapi eh, tapi, kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, ini bakal beda cerita bro!

Dulu itu, zaman masih jadi presiden, kemana Pak Jokowi pergi, semua pada ngikut, semua pada nurut. Pengaruhnya tuh gede banget, kayak raja! Tapi sekarang? Jamiluddin bilang, posisinya sudah lain. Dia bukan lagi 'patron' yang semua orang nurut. Malah dibilang 'sosok yang penuh kontroversial'. Gila nggak tuh? Kompas.

Nah ini dia yang bikin miris. Pendukung fanatiknya Pak Jokowi sendiri, yang dulu mati-matian dukung, sekarang banyak yang udah kecewa. Katanya, mereka ini sudah mulai menjauh dan menolak Pak Jokowi. Duh, kok bisa ya? Padahal dulu ngakunya setia banget. Kompas.

Memang sih, kata Jamiluddin, masih ada kok pendukung yang loyal. Tapi jumlahnya nggak sebanyak dulu, dan nggak cukup kuat buat ngangkat target-target politik tertentu. Jadi, kalau Pak Jokowi keliling-keliling, kata Jamiluddin, itu diduga buat nunjukkin kalau dia masih punya basis massa yang kuat. Biar partai-partai politik pada tahu kalau dia masih punya tawar-menawar di tingkat nasional. Kompas.

Yang bikin geram lagi, konon katanya ini juga buat mendongkrak PSI, partainya anak-anak Pak Jokowi. Biar nanti masuk Senayan pas Pemilu. Dan kenapa ini penting? Supaya nanti pas 2029, tawarannya makin kuat, terutama buat si Gibran, anaknya, yang katanya mau nyandingin lagi sama Prabowo. Gilanya, peluang itu emang nggak gampang, tapi ya kata Jamiluddin, namanya usaha, wajar aja dicoba. Siapa tahu beruntung kan? Kompas.

Jadi, kalau lihat Pak Jokowi ngumpulin massa lagi, ya udah ngerti lah ya tujuannya. Tapi jangan harap bakal segampang dulu. Tingkat kepercayaan publik turun, pendukung fanatiknya banyak yang kecewa. Dulu presiden, sekarang... ya gitu deh. Kompas.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/05/27/12463511/langkah-jokowi-keliling-indonesia-dinilai-tak-akan-semudah-saat-masih-jadi)
