---
id: q8xuCM9JCywn
cluster_id: THueDpWQYJAK
title: 'Jokowi Safari Juni 2026: PSI Ngaku Kantongi Restu, PDIP Balas Cuma Bagi Sembako!'
slug: jokowi-safari-juni-2026-psi-ngaku-kantongi-restu-pdip-balas-cuma-bagi-sembako
excerpt: Jokowi siap keliling Indonesia awal Juni 2026, didampingi PSI yang mengaku
  sudah jadi 'milik' mantan kader PDIP itu. Tapi PDIP nyinyir, lawatan itu cuma buat
  bagi-bagi sembako dan konten medsos belaka. Gilanya, PSI siap kampanyekan Jokowi
  seolah dia itu kader mereka!
category: politik
tags:
- Jokowi
- PSI
- PDIP
- Safari Politik
- Politik 2026
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8514310/membaca-kode-di-balik-rencana-safari-politik-jokowi
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/02/detiksore-selasa-2-juni-2026-1780381682636_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Jokowi Safari Politik Juni 2026: PSI Klaim Kantongi Restu, PDIP Nyinyir'
meta_description: Jokowi siap keliling Indonesia bersama PSI, tapi PDIP meragukan
  niatnya. Benarkah cuma bagi sembako? Simak drama politik terbaru!
canonical_url: https://berita.media/jokowi-safari-juni-2026-psi-ngaku-kantongi-restu-pdip-balas-cuma-bagi-sembako
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T08:03:34Z'
published_at: '2026-06-02T08:03:34Z'
---

Ceritanya begini. Sebentar lagi bulan Juni, dan semua mata tertuju pada gerak-gerik Pakde Jokowi. Kabarnya, setelah merasa sehat bugar, beliau siap meluncur ke berbagai daerah untuk memenuhi undangan masyarakat. detikJateng melaporkan, undangan ini sudah menumpuk dari berbagai penjuru.

"Ya saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada," ujar Jokowi polos dari kediamannya di Banjarsari, dilansir detikJateng. Pernyataan itu dilontarkan seolah tidak ada beban apa-apa. Padahal, di balik rencana 'sederhana' ini, ada drama politik yang mulai memanas.

Nah ini dia yang bikin heboh: safari politik ini ternyata akan digawangi oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI)! Ketua DPP PSI, Bestari Barus, sesumbar bahwa pendampingan ini adalah penegasan bahwa Jokowi sudah 'sepenuhnya' milik PSI, bukan PDIP lagi. "Sudah di PSI gitu lho," katanya, ditirukan detikNews. Wah, jadi seolah Jokowi ini aset partai baru ya?

Yang bikin geram, juru bicara PDIP, Guntur Romli, langsung nyeletuk pedas. Menurutnya, keliling Indonesia itu nanti cuma akal-akalan Jokowi buat bagi-bagi sembako dan amplop doang. "Buat konten di medsos dia saja itu," sindir Guntur, seperti dikutip detikNews. Parahnya lagi, Guntur juga meragukan pengaruh Jokowi setelah 'dipecat' dari PDIP. Katanya sih, Jokowi bahkan saat masih presiden pun tidak punya pengaruh besar buat PSI. Hadeh, saling sindir sampai segitunya!

Spekulasi pun bertebaran. Ada yang bilang ini cuma cara PSI mendongkrak popularitas jelang 2029. Ada juga yang bertanya-tanya, apakah ini bentuk uji popularitas Jokowi di luar jabatannya? Hendri Satrio dari KedaiKOPI diminta menganalisis soal ini. Entah bagaimana hasilnya, yang jelas, rencana Jokowi ini sudah memantik perang urat syaraf antarpartai.

Di sisi lain, yang namanya penipuan investasi berkedok pinjaman cepat juga masih merajalela. Di Banyumas, belasan pensiunan jadi korban mantan pegawai Bank Mandiri Taspen. Kerugiannya? Angka fantastis, Rp 1,8 miliar! detikJateng melaporkan bagaimana para korban tergiur kemudahan yang ditawarkan, padahal sistemnya saja tidak mereka pahami. Celakanya, kasus ini masih terus bergulir, entah sampai kapan korban-korban lain akan muncul. Entah apa yang terjadi dengan negeri ini, aparat penegak hukumnya sibuk main politik, rakyatnya malah jadi korban penipuan.

Dan jelang petang nanti, ada lagi berita soal penulis buku Cognitive Neuroscience and Neuropsychology, Trisa Triandesa. Tapi percayalah, setelah drama politik dan penipuan itu, cerita tentang otak dan psikologi rasanya kurang greget. Lebih seru ngurusin kenapa Pakde mau sowan ke daerah, dan kenapa PSI bangga banget dapat 'dukungan' yang kata PDIP itu isinya cuma sembako.

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8514310/membaca-kode-di-balik-rencana-safari-politik-jokowi)
