---
id: vEjmk7s-BsEZ
cluster_id: 07gegQaBmNWV
title: Jualan Investasi RI Meredup! Kelas Menengah Hilang Ditelan Krisis
slug: jualan-investasi-ri-meredup-kelas-menengah-hilang-ditelan-krisis
excerpt: Indonesia selalu jualan kisah pertumbuhan ekonomi paling seksi di Asia, tapi
  kini muncul realitas pahit kelas menengah yang menciut dan pesona investasi yang
  meredup. Apakah fondasi utama growth story ini kehabisan bensin? KONTAN.
category: investasi
tags:
- investasi
- ekonomi
- kelas menengah
- bisnis
- analisis
source_urls:
- https://insight.kontan.co.id/news/alarm-bahaya-mesin-ekonomi-kelas-menengah-terus-menciut-pesona-investasi-ri-meredup
source_names:
- KONTAN
image_url: https://foto.kontan.co.id/tEj0oIPCmXcfteTCzOvb2VQ8R98=/smart/2025/04/27/732256813p.jpg
meta_title: Kelas Menengah Menciut, Pesona Investasi RI Meredup
meta_description: Indonesia bangga punya kelas menengah besar, tapi kini justru menciut!
  Pesona investasi RI meredup. Apakah mesin ekonomi kita sudah sekarat? Baca analisis
  lengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/jualan-investasi-ri-meredup-kelas-menengah-hilang-ditelan-krisis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-07T08:01:54Z'
published_at: '2026-06-07T08:01:54Z'
---

Bayangkan — bertahun-tahun kita selalu didendangkan narasi manis kepada investor global: Indonesia itu seksi, bro! Lonjakan bonus demografi, pasar domestik yang jumbo, dan kelas menengah yang membengkak, katanya. Itu semua jadi modal utama buat "jualan" cerita ke orang-orang kaya di luar sana. Tapi eh, tapi — belakangan ini ada realitas pahit yang bikin geleng-geleng kepala, makin sulit ditepis gittu loh. 

Parahnya, salah satu pilar utama *growth story* Indonesia ini kabarnya mulai kehabisan bensin, sob! Kok bisa? Kontan melaporkan, kelas menengah kita itu terus menerus menciut, lho. Lho, kok bisa? Bukannya makin kaya raya karena pembangunan? Malah makin ciut. Ini sinyal bahaya, men! Mesin ekonomi kita ini lagi ngapain sih? 

Ini yang bikin geram, angka-angka ini bukan cuma sekadar statistik, tapi cerminan hidup jutaan rakyat. Ketika kelas menengah menciut, artinya daya beli mereka juga ikut merosot tajam. Kalau daya beli turun, pabrik-pabrik lesu, lapangan kerja makin sempit, dan ujung-ujungnya kita kembali lagi ke jurang kemiskinan yang sempit. Padahal janjinya kan, Indonesia emas. Emas macam apa kalau rakyatnya makin melarat?

Celakanya lagi, situasi ini jelas bikin pesona investasi di Tanah Air jadi meredup. Siapa coba yang mau tanam modal kalau pasarnya mengecil, rakyatnya miskin, dan ketidakpastian ekonomi makin merajalela? Investor itu pintar, mereka akan cari tempat yang lebih menjanjikan. Alhasil, bukan tidak mungkin devisa kita akan makin seret, pembangunan makin lambat, dan mimpi jadi negara maju bakal makin jauh aja deh.

Gilanya, semua ini terjadi di saat kita lagi gencar-gencarnya mempromosikan potensi ekonomi Indonesia. Kok bisa kebijakan yang ada malah bikin jurang kesenjangan makin lebar? Ini patut dipertanyakan. Apa para pembuat kebijakan sibuk dengan angka-angka indah di atas kertas, sampai lupa nasib rakyat jelata yang perutnya butuh diisi? KONTAN

---
**Sumber:** [KONTAN](https://insight.kontan.co.id/news/alarm-bahaya-mesin-ekonomi-kelas-menengah-terus-menciut-pesona-investasi-ri-meredup)
