---
id: NyfjP_slmw2U
cluster_id: MzKHToI0e3Bo
title: Jutaan Duit Rakyat Terancam Amblas! Kimia Farma Siap Cabut Dari Holding BUMN
slug: jutaan-duit-rakyat-terancam-amblas-kimia-farma-siap-cabut-dari-holding-bumn
excerpt: Gilanya, bos Kimia Farma sendiri yang bilang! Djagad Prakasa Dwialam buka
  suara, perusahaannya siap 'dideholdingisasi' dari Bio Farma. Entah berapa triliun
  duit rakyat yang akan terombang-ambing tak tentu arah.
category: BUMN
tags:
- BUMN
- Kimia Farma
- Bio Farma
- Holding BUMN
- Djagag Prakasa Dwialam
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260605084607-92-1365588/kimia-farma-buka-suara-soal-pisah-dari-holding-bumn-farmasi
source_names:
- CNN Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2015/04/08/f28a07ea-5540-4a38-ab6c-8118e863c386_169.jpg?w=1200
meta_title: 'Kimia Farma Lepas dari Holding BUMN Bio Farma: Nasib Aset Negara?'
meta_description: Bos Kimia Farma angkat suara soal rencana pemisahan dari holding
  BUMN Bio Farma. Djagad Prakasa Dwialam akui pihaknya jadi 'objek'. Benarkah jutaan
  duit rakyat terancam?
canonical_url: https://berita.media/jutaan-duit-rakyat-terancam-amblas-kimia-farma-siap-cabut-dari-holding-bumn
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T08:02:22Z'
published_at: '2026-06-05T08:02:22Z'
---

Ceritanya begini. Ada isu panas beredar — PT Kimia Farma Tbk, perusahaan yang katanya punya kita semua, itu mau cabut dari induknya, PT Bio Farma (Persero). Yang bikin geram, bukan cuma isu, tapi bosnya sendiri yang membenarkan! Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam, dengan santainya bilang kalau mereka itu 'objek' di sini, nunggu arahan dari Danantara dan Bio Farma. Nah, ini dia! Seolah-olah Kimia Farma itu barang yang bisa dipindah-pindah sesuka hati.

"Kami menunggu dari Biofarma, karena kami sebagai objek di sini," ungkap Djagad dalam acara Public Expose di kantor Bio Farma Group, Rabu (3/6). Kata-katanya itu lho, bikin kuping panas. Seolah-olah Kimia Farma itu bukan perusahaan besar yang nyangkut pautin duit rakyat, tapi cuma pion di papan catur para petinggi BUMN. Kapan dipisah? Djagad pun tidak tahu pasti. "Pelaksanaan deholdingisasi, kita menunggu saja, sesuai dengan arah Bio Farma," katanya, dengan nada yang entah menyesal atau pasrah. CNN Indonesia

Parahnya, ini semua katanya demi 'streamlining' atau pemangkasan jumlah BUMN dari ribuan jadi ratusan. Katanya sih begitu. Tapi coba bayangkan, kalau Kimia Farma benar-benar lepas dari Bio Farma, entah ke mana arah perusahaannya itu nanti. Apakah akan dikelola lebih baik? Atau justru jadi lahan basah buat pihak-pihak tertentu? Pihak Bio Farma sendiri diam seribu bahasa, menunggu saja seperti kata Djagad. Seolah-olah mereka tidak punya tanggung jawab besar terhadap aset negara ini.

Yang bikin makin ngeri, Djagad juga bilang kalau Kimia Farma sudah melakukan 'rasionalisasi' produknya di tahun 2025. Dari 675 produk, dipangkas jadi 494 produk. Sebanyak 181 produk dihapus begitu saja. Ini produk apa barang bekas yang bisa dibuang sembarangan? Padahal ini produk farmasi, yang menyangkut kesehatan masyarakat. Alhasil, bukan cuma struktur BUMN yang dirombak, tapi juga lini produk yang vital. Siapa yang diuntungkan dari pemangkasan besar-besaran ini? Cuma mereka yang tahu. CNN Indonesia

Jadi, kita sebagai rakyat cuma bisa gigit jari. Perusahaan yang katanya milik kita ini mau dipindah-pindah tangan, produknya dipangkas tanpa kejelasan nasib. Ini bukan soal efisiensi, tapi soal siapa yang diuntungkan di balik setiap kebijakan. Selesai sudah. Kita tunggu saja kabar selanjutnya, semoga saja aset negara ini tidak amblas begitu saja.

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260605084607-92-1365588/kimia-farma-buka-suara-soal-pisah-dari-holding-bumn-farmasi)
