---
id: x38dWisza63a
cluster_id: GAKAyhskF7a8
title: Kader Prabowo Disentil Keras Demi Proyek Desa Mangkrak
slug: kader-prabowo-disentil-keras-demi-proyek-desa-mangkrak
excerpt: Gilanya, program strategis nasional Koperasi Desa Merah-Putih (KDKMP) macet
  total di Tebo, Jambi! Progres baru 20 persen, lahan pun entah ke mana, bikin kader
  Prabowo di daerah panen kritik pedas.
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Tebo
- Prabowo
- Pemerintah Daerah
- Korupsi
source_urls:
- https://lingkaranistana.id/2026/07/05/progres-kdkmp-di-tebo-jambi-baru-20-persen-kader-prabowo-di-daerah-diminta-tak-tinggal-diam/
source_names:
- Lingkaran Istana
image_url: https://lingkaranistana.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260705-WA0057.jpg
meta_title: 'KDKMP Tebo Mangkrak: Kader Prabowo Dikecam Tak Becus'
meta_description: Proyek Koperasi Desa Merah-Putih di Tebo macet parah, baru 20 persen!
  Kader Prabowo di daerah disemprot habis karena lamban sediakan lahan. Warga Tebo
  geram!
canonical_url: https://berita.media/kader-prabowo-disentil-keras-demi-proyek-desa-mangkrak
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-05T17:01:47Z'
published_at: '2026-07-05T17:01:47Z'
---

Nah ini dia, bro! Program Koperasi Desa Merah-Putih (KDKMP) yang digembar-gemborkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN) di bawah komando Presiden Prabowo Subianto ini malah ambruk di lapangan, khususnya di Tebo, Jambi! Alhasil, implementasinya baru nangkring di angka 20 persen, parahnya lagi, kendala utamanya adalah penyediaan lahan yang entah amblas ke mana. Lingkaran Istana

Begini ceritanya, bung! Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025, urusan fisik gedung dan gerai KDKMP diserahkan ke PT Agrinas dengan ‘pengawalan’ TNI. Tapi, soal lahan? Itu urusan pemerintah daerah dari tingkat desa sampai provinsi. Celakanya, data dari Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tebo yang dibeberkan saat Musyawarah Daerah (Musda) ke-I KDKMP Tebo sungguh mencengangkan. Dari total 129 desa, baru ada 20 persen yang punya fisik, sisanya? Gigit jari karena lahan yang siap bangun belum ada!

Yang bikin geram, Ketua Asosiasi KDKMP Kabupaten Tebo terpilih, Azmi Salfi, sampai pasang badan. Ia menggerutu, mendesak para kader pilihan Presiden Prabowo yang duduk di kursi kekuasaan daerah – mulai dari Bupati sampai anggota dewan – untuk segera melek! "Jangan cuma dengar, lihat, dan duduk manis!" serunya, menyindir tajam para petinggi daerah yang terkesan lembek. Ia menekankan, mereka adalah perpanjangan tangan presiden, harusnya turun tangan cari solusi konkret, bukan malah menghindar dari tanggung jawab, Lingkaran Istana.

Yang makin parah, anggaran Dana Desa katanya sudah dipotong buat program-program pusat, tapi di sisi lain, lahan buat KDKMP kok belum juga ada solusinya? Lah gimana tidak mumet, bro? Sumber daya sudah dijatah, tapi fasilitas pendukungnya tidak kunjung jelas.Ormas Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, lewat ketuanya M. Husni, juga ikut angkat suara. Ormas yang di bawah binaan langsung Prabowo ini mendesak adanya "langkah diskresi atau kebijakan taktis segera dari pemerintah daerah." Harapannya jelas, agar program PSN ini tidak mandek total dan hak masyarakat desa tetap terpenuhi secara adil, Lingkaran Istana.

Habis sudah. Proyek strategis nasional yang digadang-gadang bakal membawa berkah, kini terancam jadi cerita pilu di Tebo. Kalau begini terus, kapan masyarakat desa bisa merasakan manfaatnya? Ujung-ujungnya? Cuma janji manis tanpa realisasi, bikin warga melongo.



---
**Sumber:** [Lingkaran Istana](https://lingkaranistana.id/2026/07/05/progres-kdkmp-di-tebo-jambi-baru-20-persen-kader-prabowo-di-daerah-diminta-tak-tinggal-diam/)
