---
id: HSCVvjt3i0e9
cluster_id: be4zCPYx_kii
title: Kakek Tambal Ban Bakar Toko Jajanan Jombang Gara-Gara Ditegur
slug: kakek-tambal-ban-bakar-toko-jajanan-jombang-gara-gara-ditegur
excerpt: Hanya karena teguran soal duduk di atas dagangan, seorang kakek tambal ban
  di Jombang nekat membakar toko grosir hingga ludes. Kerugian Ratusan Juta Rupiah
  melayang dalam sekejap gara-gara hati yang sakit. Ini bukan soal barang dagangan,
  ini soal harga diri si kakek.
category: kriminal
tags:
- kakek bakar toko
- jombang
- kriminalitas
- tambal ban
source_urls:
- https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-8503426/ratusan-juta-melayang-saat-kakek-tambal-ban-bakar-toko-grosir-di-jombang
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/23/kakek-bakar-toko-grosir-di-jombang-1779537973559_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Kakek 66 Tahun Bakar Toko Jajanan di Jombang Karena Ditegur
meta_description: NS (66), tukang tambal ban, membakar toko grosir di Jombang karena
  sakit hati ditegur pemilik. Kerugian mencapai Rp 100 juta. Aksi nekat si kakek terungkap.
canonical_url: https://berita.media/kakek-tambal-ban-bakar-toko-jajanan-jombang-gara-gara-ditegur
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T03:44:17Z'
published_at: '2026-05-25T03:44:17Z'
---

Namanya NS, usianya sudah 66 tahun. Sehari-hari tukang tambal ban, mungkin tak punya banyak harta. Tapi soal harga diri, eh, jangan tanya. Si kakek ini ternyata punya rasa sakit hati yang besar, sampai-sampai rela membakar segalanya.

Cerita ini bermula di sebuah toko grosir jajanan di Dusun Gebangmalang, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang. Si kakek datang mau belanja, tapi bukannya tertib malah seenaknya duduk di atas tumpukan barang dagangan. Pemilik toko, Shofiyullah (52), yang melihat kelakuan NS tentu saja kesal. Ia pun menegur dan meminta kakek itu keluar dari tokonya. Teguran sederhana itu rupanya membekas di hati NS, dianggap pengusiran, disimpan sebagai dendam kesumat.

Bukannya sadar salah, NS malah menyiapkan rencana balas dendam. Ia tak punya apa-apa, tapi punya satu ide gila: membakar toko itu sampai rata dengan tanah. Malam itu juga, sekitar pukul 02.00 WIB, saat Jombang terlelap, si kakek kembali ke lokasi. Kali ini tidak sendirian, ia membawa bekal dendam dan selembar kain yang sudah dilumuri solar. Dengan sigap, kain itu disulut api, lalu dilemparkan melalui celah pagar toko yang sudah tutup. Detikcom.

Api menjalar cepat, melalap semua isi toko grosir itu. Jajanan-jajanan yang seharusnya jadi rezeki si pemilik ludes tak bersisa, tinggal puing dan arang. Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander memperkirakan kerugian mencapai Rp 100 juta. Bayangkan, seratus juta rupiah hangus dalam semalam hanya karena teguran kecil. Ini bukan pertama kali orang bertindak nekat karena sakit hati, tapi kali ini pelakunya adalah seorang kakek, yang seharusnya sudah banyak makan asam garam kehidupan.

Siapa sangka, seorang tukang tambal ban yang terlihat lugu ternyata menyimpan bara dendam yang siap membakar segalanya. NS ditangkap polisi, kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang tak hanya merugikan orang lain tapi juga menghancurkan masa depannya sendiri. Pelajaran berharga buat kita semua: jangan anggap remeh teguran, tapi jangan pula menyimpan dendam sampai jadi api pembawa petaka. Detikcom.

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-8503426/ratusan-juta-melayang-saat-kakek-tambal-ban-bakar-toko-grosir-di-jombang)
