Kegagalan Data Menghantam Pasar Ritel Online Terkemuka, Membahayakan Informasi 11 Juta Pelanggan

Marketplace Taobao diduga mengalami peretasan, menyebabkan kebocoran sekitar 11 juta data pengguna. Data yang bocor mencakup nama, nomor telepon, dan alamat rumah, sehingga pengguna berisiko menjadi korban penipuan online. Taobao membantah adanya kebocoran data, tetapi insiden ini merupakan yang kedua kali terjadi setelah kebocoran data 1,1 miliar pengguna pada tahun 2020. Data yang bocor berasal dari situs Taobao dan diambil secara ilegal oleh peretas yang belum teridentifikasi. Cybernews menyarankan perusahaan untuk memperkuat keamanan data mereka dengan menerapkan autentikasi, otorisasi, dan firewall.