---
id: xjpHHIa6PxZo
cluster_id: g3AAhqLtjVX0
title: Kejagung & KPK Berpacu, Pejabat Negara Disikat Habis!
slug: kejagung-kpk-berpacu-pejabat-negara-disikat-habis
excerpt: Awal Juni 2026 jadi ajang pamer taring penegak hukum. Kejagung duluan grebek
  eks petinggi Badan Gizi Nasional soal korupsi Makan Bergizi Gratis, sehari kemudian
  KPK nyusul ringkus delapan pejabat Imigrasi. Gila, siapa yang lebih jago gebuk koruptor?
category: korupsi
tags:
- korupsi
- Kejagung
- KPK
- pejabat
- penegak hukum
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/05/06494021/kala-kejagung-dan-kpk-berpacu-tersangkakan-pejabat-di-awal-juni
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/ycVtV_LFiBlFRQsGEJYnVpapghs=/141x0:1293x768/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/05/6a2224a7bf07c.png
meta_title: Kejagung & KPK Grebek Pejabat Korupsi Awal Juni 2026
meta_description: Awal Juni 2026 panas! Kejagung sikat eks petinggi BGN, KPK ringkus
  8 pejabat Imigrasi. Siapa yang lebih garang gebuk koruptor?
canonical_url: https://berita.media/kejagung-kpk-berpacu-pejabat-negara-disikat-habis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T02:02:55Z'
published_at: '2026-06-05T02:02:55Z'
---

Ceritanya begini. Awal Juni 2026, keriuhan luar biasa terjadi di jagat penegak hukum Indonesia. Bukan soal laga bola atau konser musik, tapi soal siapa yang paling gesit menggulung pejabat tersangka korupsi. Kejagung dan KPK seolah berlomba ketat, sama-sama mengumumkan penetapan tersangka dalam dua hari beruntun. Ini bukan drama sinetron, ini fakta pahit yang bikin geleng-geleng kepala. Kompas.com

Kejagung duluan unjuk gigi pada Rabu (3/6/2026), menetapkan eks petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Belum juga publik mencerna kabar ini, sehari kemudian, KPK menyusul dengan penetapan delapan pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen keimigrasian. Gilanya, penetapan tersangka ini terjadi hampir bersamaan, bikin publik bertanya-tanya: apakah ini lomba lari, atau memang kebetulan yang bikin geram? Kompas.com

Eks Petinggi BGN jadi sasaran pertama. Dadan Hindayana, mantan Kepala BGN, beserta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, dicokok Kejagung. Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, ketiganya diduga bermain mata dalam penunjukan yayasan mitra program yang seharusnya memenuhi syarat. Eh, tapi malah yayasan terafiliasi pejabat yang diloloskan lewat portal yang diduga sudah diatur. Parahnya lagi, yayasan-yayasan abal-abal ini diduga mengantongi insentif miliaran rupiah setiap hari, sementara para tersangka ini pun terindikasi punya keterkaitan kepemilikan atau afiliasi dengan yayasan-yayasan tersebut. Belum cukup sampai di situ, penyidik juga menemukan dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN. Alhasil, program makan bergizi gratis ini malah jadi ajang bancakan oknum pejabat. Kompas.com

Ini belum selesai. KPK tak mau kalah pamor. Delapan pejabat Imigrasi juga diringkus dalam kasus dugaan pemerasan terhadap warga yang mengurus dokumen keimigrasian. Bayangkan, urusan dokumen saja sudah jadi lahan basah buat mereka. Celakanya, mereka ini justru yang seharusnya melayani, tapi malah memeras. Padahal, di tengah sorotan publik yang makin tajam terhadap praktik korupsi, seharusnya para pejabat ini sadar diri. Nah ini dia, bukannya jera, malah semakin menjadi-jadi. Kompas.com

Yang bikin miris, di tengah kasus-kasus besar ini, berita tentang para pejabat yang terseret kasus korupsi seolah sudah jadi sarapan pagi. Penegak hukum berpacu menetapkan tersangka, tapi kapan pemberantasan korupsi ini benar-benar tuntas? Ini bukan sekadar adu cepat, tapi adu nasib rakyat yang terus dirampok haknya. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/05/06494021/kala-kejagung-dan-kpk-berpacu-tersangkakan-pejabat-di-awal-juni)
