---
id: g9JOJOTlqs7j
cluster_id: KbwrqHuEV-wq
title: Kelas Menengah Ambyar! Data Angka Brutal Ungkap Ancaman PHK 2026
slug: kelas-menengah-ambyar-data-angka-brutal-ungkap-ancaman-phk-2026
excerpt: Gila bro, kelas menengah kita lagi dihajar habis-habisan! Data terbaru nunjukkin,
  jumlah mereka menyusut drastis, malah lebih parah dari jaman dulu. Siap-siap PHK
  massal 2026!
category: phk
tags:
- kelas menengah
- PHK
- daya beli
- ekonomi Indonesia
source_urls:
- https://nasional.kontan.co.id/news/daya-beli-kelas-menengah-tergerus-ini-pemicu-ancaman-phk-2026
source_names:
- kontan.co.id
image_url: https://foto.kontan.co.id/G2kv51VIMAB8IlB-HH1zccGSdwI=/smart/2025/09/03/1941285900p.jpg
meta_title: Kelas Menengah Ambyar! Ancaman PHK 2026 Makin Nyata
meta_description: Daya beli kelas menengah Indonesia anjlok parah, jumlahnya menyusut
  drastis. Ekonom CORE Indonesia beri peringatan keras soal ancaman PHK massal di
  2026.
canonical_url: https://berita.media/kelas-menengah-ambyar-data-angka-brutal-ungkap-ancaman-phk-2026
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-27T14:02:42Z'
published_at: '2026-05-27T14:02:42Z'
---

Ceritanya begini. Ekonomi kita lagi parah-parahnya, tapi yang paling keok itu kelas menengah. Bukan cuma soal rupiah yang makin tipis di kantong, tapi jumlah mereka juga nyusut terus. Bayangkan, tahun 2018 lalu ada 59,5 juta orang, eh sekarang tinggal 46,7 juta di tahun 2025! Kontan.co.id

Yang bikin geram, bukan cuma jumlahnya yang berkurang, tapi yang tadinya 'lumayan' malah merosot jadi 'aspiratif' alias calon kelas menengah yang gampang jatuh. Ini namanya mobilitas turun, bro! Dari yang tadinya aman, sekarang makin dekat sama jurang kemiskinan. Yusuf Rendy Manilet dari CORE Indonesia bilang ini lebih serem dari krisis keuangan. Kontan.co.id

Kenapa bisa begini? Ya jelas, pertumbuhan ekonomi yang sok-sokan kenceng itu ternyata nggak nyerap tenaga kerja berkualitas. Gaji nggak naik-naik, eh biaya hidup malah ngegas pol. Jadi, rumah tangga kelas menengah ini hidup dari gaji bulanan yang nggak seberapa itu. Begitu ada badai dikit, langsung ambyar. Kontan.co.id

Nah ini dia ancaman paling nyata. Ekonomi yang seret, harga kebutuhan pokok naik, kemungkinan tarif energi juga digebuk naik, plus ancaman PHK yang ngintai, terutama di pabrik-pabrik padat karya. Kelas menengah kita ini, yang tadinya jadi tumpuan konsumsi nasional, sekarang malah terancam. Kalau sampai kena PHK, habis sudah. Nggak ada tabungan, nggak ada dana darurat. Langsung jatuh ke jurang kerentanan. Kontan.co.id

Jadi jangan heran kalau di 2026 nanti, bukan cuma negara berkembang lain yang badannya babak belur, tapi kelas menengah kita ini yang paling parah merasakan hantamannya. Semua karena kebijakan nggak ada yang bener-bener kuat buat ngangkat daya beli dan nyiptain kerjaan yang layak. Gimana mau maju kalau yang nyokong ekonomi malah dibiarin bonyok gini? Kontan.co.id

Ini bukan sekadar gejolak pasar atau nilai tukar. Ini erosi fundamental. Kelas menengah yang selama ini jadi benteng pertahanan konsumsi domestik, kini sedang dihajar habis-habisan. Nasib mereka kini seperti telur di ujung tanduk, siap-siap mental kapan saja. Kontan.co.id

---
**Sumber:** [kontan.co.id](https://nasional.kontan.co.id/news/daya-beli-kelas-menengah-tergerus-ini-pemicu-ancaman-phk-2026)
