---
id: hTsYhxM3REAY
cluster_id: WzZ0XXvBwXEq
title: Ketua MPR Sebut Politik Nggak Boleh Bikin Bangsa Tercabik!
slug: ketua-mpr-sebut-politik-nggak-boleh-bikin-bangsa-tercabik
excerpt: Heboh! Ketua MPR Ahmad Muzani naik pitam ingatkan soal politik yang kebablasan.
  Perbedaan pandangan dilarang keras merusak persaudaraan sebangsa!
category: politik
tags:
- MPR
- Politik
- Ahmad Muzani
- Persatuan Bangsa
source_urls:
- https://20.detik.com/detikupdate/20260814-260814025/video-ketua-mpr-tak-selayaknya-perbedaan-politik-memecah-belah-bangsa
source_names:
- 20detik
image_url: https://cdnv.detik.com/videoservice/AdminTV/2026/08/14/0805990f326d40c7875fb42dbb9c3562-20260814101645-0s.jpg?w=650&q=80
meta_title: 'Ketua MPR: Politik Jangan Bikin Bangsa Tercabik!'
meta_description: Ahmad Muzani Ketua MPR RI berikan peringatan keras. Perbedaan politik
  tak boleh merusak persahabatan dan menanamkan kebencian. Jangan sampai bangsa terpecah
  belah!
canonical_url: https://berita.media/ketua-mpr-sebut-politik-nggak-boleh-bikin-bangsa-tercabik
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-14T05:01:49Z'
published_at: '2026-08-14T05:01:49Z'
---

Gila, bro! Ternyata banyak politisi kita yang lupa daratan, nih! Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, udah gregetan banget ngingetin lewat Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8) kemarin. Beliau bilang, demo-demo demokrasi itu jangan sampai jadi ajang pecah belah bangsa, naudzubillah minzalik! Jangan sampai persahabatan digasak habis gara-gara beda pilihan politik, ujar Muzani dengan nada tegas. 

Parahnya lagi, Muzani sampai ngutip pujangga Melayu kondang, Raja Ali Haji. Katanya, demokrasi itu baru jos gandos kalau kebebasan bicara itu dibarengi sama yang namanya tanggung jawab. Nah, ini penting banget, jangan asal ngomong seenaknya di medsos, ujung-ujungnya malah bikin gaduh se-RT! "Demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai dengan tanggung jawab," begitu kata Muzani mengutip pujangga legendaris itu. Nggak cuma itu, beliau juga wanti-wanti kalau perbedaan politik itu nggak pantas sama sekali kalau sampai merusak tali persaudaraan, menabrak nilai kekeluargaan, apalagi sampai menanam kebencian di antara kita sesama anak bangsa. Celakanya, kok kayak banyak yang pura-pura lupa, ya? 20detik.

Gilanya, pernyataan Muzani ini kayak tamparan keras buat kaum elit politik yang sering bikin drama. Lha gimana tidak, gara-gara tarik urat kekuasaan, bangsa ini kadang jadi pontang-panting. Persatuan yang udah susah payah dibangun, malah dihajar habis oleh egoisme politik yang nggak ada ujungnya. Bandingkan saja, rencana politik harusnya bikin negara maju, eh malah bikin rakyat saling benci dan curiga. Mana ada cerita begini berakhir baik. Kalau begini terus, negara kita mau jadi apa? Habis sudah nilai-nilai luhur yang diajarkan nenek moyang kita. "Tidak selayaknya perbedaan politik merusak persahabatan, memecah belah kekeluargaan dan menanamkan kebencian di antara sesama anak bangsa," tegas Muzani lagi. 20detik.

Yang bikin geram, seringkali yang jadi korban bukan para politisi di kursi empuk itu. Justru rakyat jelata yang jadi sasaran tembak narasi kebencian. Mereka dipanas-panasin, diadu domba, sampai akhirnya saling tuding dan bermusuhan. Padahal, kalau dipikir-pikir, mereka semua ini kan sama-sama makan nasi, sama-sama bayar pajak. Kok bisa cuma gara-gara beda pilihan gubernur atau presiden, tetangga jadi musuh? Sialnya, para politisi malah asyik dengan dunianya sendiri, sibuk rebutan kue kekuasaan tanpa memikirkan dampak buruknya. Ini yang perlu kita camkan, jangan sampai perbedaan politik bikin kita semua jadi korban keadaan. 20detik.

---
**Sumber:** [20detik](https://20.detik.com/detikupdate/20260814-260814025/video-ketua-mpr-tak-selayaknya-perbedaan-politik-memecah-belah-bangsa)
