---
id: rR8sJ1UwNyoE
cluster_id: E5xdjhWdWwN-
title: Kim Jong Un Ngamuk Pejabat Militer Doyan Suap
slug: kim-jong-un-ngamuk-pejabat-militer-doyan-suap
excerpt: Gila bro, Kim Jong Un murka luar biasa! Pejabat militer seniornya Pak Hui
  Chol ketahuan doyan suap dan hidup foya-foya. Langsung dicopot, dihujat habis-habisan!
category: korupsi
tags:
- Kim Jong Un
- Korea Utara
- Korupsi
- Militer Korut
- Suap
source_urls:
- https://news.detik.com/internasional/d-8569226/pejabat-militer-senior-korut-terima-suap-kim-jong-un-geram
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/03/12/kim-jong-un-1773286310528_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Kim Jong Un Murka: Pejabat Militer Senior Ditangkap Korupsi Suap'
meta_description: Kim Jong Un murka luar biasa! Pejabat militer seniornya, Pak Hui
  Chol, dicokok karena terima suap gede dan hidup foya-foya. Nasibnya kini tak jelas.
canonical_url: https://berita.media/kim-jong-un-ngamuk-pejabat-militer-doyan-suap
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-11T05:02:16Z'
published_at: '2026-07-11T05:02:16Z'
---

Alhasil, Jenderal bintang tiga Pak Hui Chol harus merasakan murka dahsyat Kim Jong Un. Dilaporkan menerima suap gede-gedean, hidup mewah, mantan wakil direktur urusan organisasi Biro Politik Umum Tentara Rakyat ini langsung dicokok dan dikeluarkan dari partai berkuasa. Kim Jong Un menyebutnya "kejahatan politik", sebuah tudingan serius yang jarang terlontar langsung dari sang pemimpin tertinggi di negara otoriter macam Korut. Gilanya lagi, pejabat ini nggak cuma terima suap, tapi juga "menjalani kehidupan yang boros" yang bikin ngiler. 

Peristiwa mengejutkan ini terkuak dalam pertemuan gabungan Partai Buruh Korea dan militer di Pyongyang, Jumat (10/7). Menurut kantor berita pemerintah Korut, KCNA, Pak Hui Chol beserta anak buahnya kedapatan "menerima sejumlah besar suap". Parahnya, semua tindakannya itu jelas merugikan negara dan rakyat jelata yang hidup pas-pasan. Ini bukti nyata kalau pejabat di Korut juga doyan "main api" di belakang layar, padahal rakyat disuruh hemat mati-matian. 

Yang bikin greget, biasanya pejabat setinggi ini kalau bermasalah bakal ditutup-tutupi rapat-rapat. Tapi kali ini beda, Pak Hui Chol malah digebuk habis-habisan di depan umum oleh Kim Jong Un sendiri. "Ini adalah kejahatan politik terhadap garis kebijakan Partai dalam membangun disiplin dan tindakan penggelapan serta penjarahan yang disengaja yang merugikan kepentingan negara dan rakyat," sergah Kim Jong Un dengan nada tinggi. Celakanya, meskipun sudah dikeluarkan dari partai dan diserahkan ke aparat penegak hukum, hukuman pasti yang bakal diterima Pak Hui Chol masih jadi tanda tanya besar. 

Kim Jong Un geram luar biasa, menunjukkan betapa dia tidak toleran terhadap korupsi di tubuh militernya yang merupakan tulang punggung kekuasaannya. Kasus ini jadi pukulan telak bagi citra militer Korut yang selama ini digambarkan super disiplin. Nah, jadi jelas kan, di balik citra garang dan disiplin ketat, ternyata ada juga "ular" yang doyan "menggarong" uang rakyat. Sampai kapan praktik busuk begini akan terus terjadi di negeri tirai besi itu? Entahlah.

Korupsi yang dilakukan Pak Hui Chol ini jadi sorotan tajam karena jarang sekali ada pejabat Korut yang skandalnya diungkap secara blak-blakan, apalagi langsung oleh Kim Jong Un. Padahal, banyak rumor beredar soal pejabat korup di sana, tapi tak pernah ada bukti kuat. Sekarang, Pak Hui Chol harus siap menanggung malu dan mungkin nasib buruk di penjara. Nasib para pengikutnya pun belum jelas, apakah mereka ikut dicokok atau dibebaskan begitu saja, masih misteri. 

Semoga saja ini jadi awal mula pemberantasan korupsi yang sesungguhnya di Korut, bukan sekadar pencitraan sesaat. Rakyat jelata yang hidup susah pasti berharap ada perubahan nyata, bukan cuma omong kosong. Tapi ya, namanya juga Korut, semua serba tertutup dan penuh intrik. Ujung-ujungnya, rakyat lagi yang dirugikan. detikNews.

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/internasional/d-8569226/pejabat-militer-senior-korut-terima-suap-kim-jong-un-geram)
