---
id: lW54CA1EFqfP
cluster_id: O8lT0pc9q-L1
title: Kimia Farma Digebuk holding BUMN, Nasibnya Dilintir Bio Farma!
slug: kimia-farma-digebuk-holding-bumn-nasibnya-dilintir-bio-farma
excerpt: Gila, Kimia Farma mau dicoret dari holding BUMN farmasi! PT Bio Farma yang
  pegang kendali, siapkan strategi 'pemangkasan' gila-gilaan. Dirutnya cuma bisa pasrah
  nunggu arahan, produknya sudah dipangkas habis-habisan.
category: BUMN
tags:
- Kimia Farma
- BUMN
- Bio Farma
- Holding BUMN
- Nasionalisasi
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8516883/mau-dikeluarkan-dari-holding-bumn-farmasi-kimia-farma-buka-suara
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2021/07/12/picu-pro-dan-kontra-vaksin-covid-19-berbayar-ditunda-2_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Kimia Farma Digebuk Holding BUMN, Nasibnya Dilintir Bio Farma!
meta_description: Nasib Kimia Farma di ujung tanduk! Mau dikeluarkan dari holding
  BUMN farmasi oleh Bio Farma. Dirutnya pasrah, produk sudah dipangkas habis-habisan.
canonical_url: https://berita.media/kimia-farma-digebuk-holding-bumn-nasibnya-dilintir-bio-farma
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T08:01:43Z'
published_at: '2026-06-04T08:01:43Z'
---

Ceritanya begini. Ada rencana gila dari Kementerian BUMN — alias Danantara — mau memangkas habis-habisan jumlah Badan Usaha Milik Negara. Dari seribu lebih, mau jadi cuma dua ratusan. Nah, PT Kimia Farma (Persero) Tbk, perusahaan farmasi legendaris itu, sekarang jadi sasaran empuk. Kabarnya, mau dikeluarkan dari holding farmasi PT Bio Farma (Persero). Wah, parah!

Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam, angkat bicara soal nasib perusahaannya yang bakal dilintir ini. Tapi jangan harap dia punya power. "Kami menunggu dari Bio Farma, karena kami sebagai objek di sini. Bukan kami berinisiatif, tapi kami ada sebagai objek, di mana teman-teman dari Bio Farma lah yang akan menentukan," kata Djagad dengan muka pasrah, pasca acara Public Expose di kantor Bio Farma Group, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Lah gimana tidak pasrah, nasibnya di tangan orang lain. detikFinance

Jagad sendiri mengaku tak tahu pasti kapan 'pemisahan' alias 'pengusiran' ini bakal terjadi. Soalnya, ini bukan inisiatif Kimia Farma, tapi murni dari atasannya, Danantara dan Bio Farma. "Pelaksanaan deholdingisasi, kita menunggu saja, sesuai dengan arah Bio Farma. Tapi kalau streamlining, pengurangan atau mengurangi jumlah anak usaha, itu kita sedang berproses," jelasnya. Intinya, mereka manut saja, apa kata Bio Farma, begitu. Mau diapain lagi coba?

Dan bayangkan — Gilanya, demi memuluskan rencana "pemangkasan" ini, Kimia Farma sudah dipaksa membersihkan diri. Sepanjang tahun 2025 lalu, mereka sudah pangkas 181 produk dari daftar produksinya. Total produk yang tersisa tinggal 494, turun dari sebelumnya 675. "Kimia Farma melakukan rasionalisasi atau penghapusan produk yang tidak kita teruskan produksinya sebesar 181 produk, sehingga jumlah produk eksisting pada tahun 2025 turun dari 675 menjadi 494," pungkas Djagad. Rasionalisasi? Atau mau dibikin tidak berdaya dulu sebelum dihabisi? Yang jelas, mereka sedang berdarah-darah. detikFinance

Ujung-ujungnya, Kimia Farma ini mau jadi apa? Dipegang Bio Farma, tapi mau dikeluarkan dari holdingnya. Terus, mau dipangkas jadi 250 perusahaan BUMN total. Entah nanti jadi divisi kecil, atau malah dijual ke pihak swasta. Siapa yang tahu? Yang jelas, dari perusahaan yang dulu jaya, sekarang nasibnya digantung. Belum juga dipastikan mau dikeluarkan, eh produknya sudah dihajar habis-habisan. Tragis!

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8516883/mau-dikeluarkan-dari-holding-bumn-farmasi-kimia-farma-buka-suara)
