---
id: gnwqvjrJKkVQ
cluster_id: qK9hl2a9QK5i
title: Koperasi Desa Berjalan Lesu, Pengurus BPKP Suruh Gencar Sosialisasi!
slug: koperasi-desa-berjalan-lesu-pengurus-bpkp-suruh-gencar-sosialisasi
excerpt: 'Koperasi Desa Merah Putih di Kendal baru jalan di tempat. Tim BPKP Jateng
  evaluasi, hasilnya: warga masih 18 orang, gerai pakai rumah ketua. Disuruh jemput
  bola sosialisasi!'
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- BPKP Jateng
- Kendal
- Koperasi Desa
- Sosialisasi
source_urls:
- https://halosemarang.id/evaluasi-di-kdkmp-langenharjo-kendal-tim-bpkp-jateng-sudah-operasionalisasi-dan-harus-aktif-sosialisasi/
source_names:
- Halo Semarang
image_url: https://halosemarang.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260608-WA0026.jpg
meta_title: 'BPKP Jateng Tegur Koperasi Desa Kendal: Sosialisasi Dulu!'
meta_description: Koperasi Desa Merah Putih Kendal disorot BPKP karena minim anggota
  dan gerai numpang. Pengurus diminta lebih giat sosialisasi program demi ekonomi
  kerakyatan.
canonical_url: https://berita.media/koperasi-desa-berjalan-lesu-pengurus-bpkp-suruh-gencar-sosialisasi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T08:00:56Z'
published_at: '2026-06-08T08:00:56Z'
---

Bayangkan — Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Langenharjo, Kendal, dievaluasi BPKP Jawa Tengah. Evaluasi yang katanya 15 hari kerja ini nyaris bikin geleng kepala. Pasalnya, baru bulan Juni 2026 ini mereka sadar Koperasi Desa Merah Putih ini operasionalisasinya mandek, sementara warga yang terlibat baru segelintir. "Sepanjang yang kami lihat itu sudah operasionalisasi dan ada keterlibatan masyarakat," kata Agus Sudrajad dari BPKP, di kediaman Ketua KDKMP, Didik Junaidi, yang juga jadi gerai sementara. Tapi kok ya, masyarakatnya baru 18 orang di luar kepengurusan? Halo Semarang

Gilanya lagi, gerai KDKMP Langenharjo ini masih pakai rumah ketua koperasi. Lha terus mau nyari siapa yang mau disosialisasikan kalau markasnya saja masih numpang? Tim BPKP pun melaporkan apa adanya, takjub melihat 'gerai' sementara itu. "Kami berharap, para pengurus bisa lebih pro aktif dalam mensosialisasikan program-program, visi, manfaat, dan tata cara bergabung dalam koperasi," ujar Agus. Harapannya sih bagus, tapi kalau gerai masih nginduk di rumah warga, mau sampai kapan programnya nyampe ke masyarakat beneran? Ini kan namanya Koperasi Desa, bukan Koperasi Tetangga.

Kewajiban pengurus sebetulnya bukan cuma bikin AD/ART, NIB, atau ngurusin PBG Koperasi. Yang paling penting itu jemput bola ke masyarakat. Jangan nunggu bola disundul. Didik Junaidi, ketua yang merangkap tuan rumah gerai, malah koar-koar sudah sosialisasi lewat medsos dan tatap muka. Tapi calo anggota baru cuma enam orang. Anggotanya baru delapan orang pengurus, plus 18 anggota biasa. Ini koperasi apa arisan RT yang anggotanya itu-itu saja? Kerennya lagi, KDKMP ini jadi mitra Pertamina buat LPG 3 kilogram. Lumayan sih kalau tabungnya ludes tapi kesadaran masyarakat soal koperasi malah tidak ada yang kebeli.

Ujung-ujungnya, evaluasi BPKP ini cuma jadi catatan doang. Katanya sudah operasional, tapi kok masyarakatnya masih sedikit. Katanya mau aktif sosialisasi, tapi gerai masih numpang. Ini koperasi buat siapa sih sebenarnya? Buat pengurusnya saja apa gimana? Entah sampai kapan KDKMP Langenharjo ini baru beneran jalan di tempat, atau malah mulai bangkrut pelan-pelan. Warga Kendal perlu koperasi yang beneran merakyat, bukan cuma formalitas pengurus yang semangatnya setengah hati. Halo Semarang

---
**Sumber:** [Halo Semarang](https://halosemarang.id/evaluasi-di-kdkmp-langenharjo-kendal-tim-bpkp-jateng-sudah-operasionalisasi-dan-harus-aktif-sosialisasi/)
