---
id: IChWI9TUwgJm
cluster_id: 6TxnFz06st7t
title: Koperasi Merah Putih Ambyar, Layanan Simpan Pinjam Mandek Tunggu Perpres
slug: koperasi-merah-putih-ambyar-layanan-simpan-pinjam-mandek-tunggu-perpres
excerpt: Ribuan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) terpaksa gigit jari! Unit usaha
  simpan pinjam yang digembar-gemborkan belum bisa jalan karena terganjal Peraturan
  Presiden (Perpres) yang tak kunjung terbit. Ini bikin puluhan ribu koperasi ini
  terkatung-katung nasibnya.
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Ferry Juliantono
- Perpres
- Koperasi
source_urls:
- https://jogja.antaranews.com/berita/842553/menkop-layanan-simpan-pinjam-kdkmp-masih-tunggu-perpres
source_names:
- ANTARA News Yogyakarta
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/07/17/453767.jpg
meta_title: Layanan Simpan Pinjam KDKMP Mandek, Tunggu Perpres Tak Jelas
meta_description: Ribuan Koperasi Desa Merah Putih terancam mandek! Layanan simpan
  pinjam krusial belum bisa jalan karena menunggu Perpres. Begini nasibnya!
canonical_url: https://berita.media/koperasi-merah-putih-ambyar-layanan-simpan-pinjam-mandek-tunggu-perpres
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-17T17:02:44Z'
published_at: '2026-07-17T17:02:44Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih berita terbaru dari Kementerian Koperasi! Bosnya, Pak Ferry Juliantono, dengan santai bilang kalau layanan simpan pinjam di Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) itu masih ngambang kayak perahu bocor. Belum bisa jalan, belum bisa dinikmati masyarakat, padahal ribuan KDKMP sudah siap tempur! Nah ini dia, alasan klasiknya: masih nunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang entah kapan rampungnya. Antara News Yogyakarta.

Parahnya, Pak Ferry ini malah ngejelasin kalau RPerpres soal KDKMP itu masih diseret-seret di antara kementerian. Urusan tata kelola dan mekanisme pelaksanaan katanya lagi diributin. Lah, bukannya dibikin cepet biar rakyat kecil bisa sejahtera lewat koperasi? Ini malah ngulur-ngulur waktu. Kapan mau dijalankan kalau regulasinya saja masih macet begini? Ujung-ujungnya, layanan simpan pinjam yang jadi andalan itu cuma jadi omong kosong di atas kertas. Antara News Yogyakarta.

Yang bikin geram, target pemerintah itu kan gila-gilaan, mau ada 40.000 KDKMP beroperasi akhir 2026. Enam gerai usaha utama pun sudah dirancang, mulai dari sembako, apotek, klinik, sampai pergudangan. Tapi gilanya, yang krusial banget itu, yakni layanan keuangan atau simpan pinjam, malah mandek total. Kata Pak Ferry sih, nanti mau diimplementasikan bertahap, tapi kan ya… nunggu Perpres dulu! Habis sudah harapan rakyat yang mau dapat pinjaman modal murah dari koperasi sendiri. Antara News Yogyakarta.

Padahal, data per 17 Juli 2026 menunjukkan sudah ada 83.380 KDKMP yang terbentuk. Bangunan fisik pun terus dikebut, ribuan sudah tuntas, ribuan lagi masih proses. Tapi kalau unit usahanya saja tidak bisa beroperasi maksimal, buat apa bangun gedung megah kalau isinya kosong melompong? Celakanya, ini bukan cuma soal lambat, tapi ini soal kepastian hukum yang sengaja ditunda-tunda. Semoga saja Perpres ini tidak jadi dongeng sebelum tidur yang tak pernah terwujud. Antara News Yogyakarta.

Ya sudahlah, kita tunggu saja nasib KDKMP ini. Siapa tahu besok lusa Perpres itu nongol, atau malah makin banyak koperasi yang memilih 'angkat koper' karena tidak jelas juntrungannya. Antara News Yogyakarta.

---
**Sumber:** [ANTARA News Yogyakarta](https://jogja.antaranews.com/berita/842553/menkop-layanan-simpan-pinjam-kdkmp-masih-tunggu-perpres)
