---
id: kFtkQfOmEM5N
cluster_id: npXuqCg0vQVF
title: Korupsi Makan Bergizi Gratis! Tiga Petinggi BGN Dicokok, Ini yang Ditemukan
  Jaksa!
slug: korupsi-makan-bergizi-gratis-tiga-petinggi-bgn-dicokok-ini-yang-ditemukan-jaksa
excerpt: Alamak! Tiga pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) digebuk Kejaksaan terkait
  korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bayangkan, 20.000 motor listrik dan
  30.000 sepatu raib digelembungkan! Parahnya, mereka diduga menerima suap dari mitra
  yang tidak punya kualifikasi!
category: MBG
tags:
- Korupsi
- MBG
- BGN
- Kejaksaan
- Motor Listrik
- Korupsi APBN
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/melampaui-penindakan-korupsi-mbg
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/K6ttUfxpvtXfiG5rfeOLZspxoWc=/1024x576/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/07/b10cbc8ee6cd37a53bcd33c3a741aa63-20260607_OPINI_Melampaui_Penindakan_Korupsi_MBG.jpg
meta_title: Tiga Petinggi BGN Diringkus Polisi, Korupsi Program Makan Bergizi Gratis!
meta_description: Dua puluh ribu motor listrik dan 30 ribu sepatu digelembungkan!
  Tiga pejabat BGN jadi tersangka korupsi program Makan Bergizi Gratis. Nasib rakyat
  kecil?
canonical_url: https://berita.media/korupsi-makan-bergizi-gratis-tiga-petinggi-bgn-dicokok-ini-yang-ditemukan-jaksa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T11:01:59Z'
published_at: '2026-06-08T11:01:59Z'
---

Bayangkan — tiga unsur pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya dicoБok Kejaksaan. Ini gara-gara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kata orang sih, 'lambat laun ketahuan juga'. Program ambisius yang dibiayai anggaran super jumbo ini ternyata tak lepas dari praktik busuk. Nah ini dia, Jaksa menemukan ada pengadaan barang dan jasa yang ngawur banget. Nilainya triliunan, tapi barang yang dibeli tidak sesuai kebutuhan dan harganya digelembungkan habis-habisan. Kompas, 4/6/2026.

Gilanya, yang digelembungkan itu bukan barang sembarangan. Ada lebih dari 20.000 motor listrik yang dipesan, 30.000 pasang sepatu, 30.000 lebih tablet gawai, dan 5.000-an televisi! Luar biasa besar nilainya, tapi kok bisa-bisanya malah diembat para pejabatnya. Parahnya lagi, penetapan mitra satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) juga penuh nepotisme. SPPG yang tidak memenuhi syarat tetap ditunjuk karena punya hubungan sama mereka. Alhasil, ada indikasi kuat suap dan setoran ilegal yang mengalir deras ke kantong para tersangka. Kompas.

Pengamat hukum bilang, penetapan tersangka ini memang sudah sepantasnya, meski terkesan terlambat. Setidaknya ini menunjukkan kalau pemerintah mulai belajar dari aneka informasi negatif yang sudah lama beredar. Dan yang paling penting, ini mengirim pesan kuat: tidak ada yang kebal hukum, bahkan yang dekat dengan lingkaran kekuasaan sekalipun. Termasuk pejabat sipil, polisi, apalagi militer. Kompas.

Tapi, jangan sampai kita semua berpuas diri hanya dengan pidana ini. Patut dicemaskan, ini baru mengobati gejala permukaan saja. Sumber masalah utamanya belum tersentuh sama sekali. Analis khawatir, kasus ini hanya sebagian kecil dari gunung es korupsi di BGN. Kompas.

Diduga, ada lima masalah utama yang saling bertaut. Pertama, tata kelola kelembagaan BGN yang masih 'hijau' alias baru lahir. Ibarat bayi yang baru belajar jalan, tapi sudah dituntut memikul beban berat untuk memastikan 20 juta siswa jadi penerima manfaat Makan Bergizi Gratis pada akhir 2025. Presiden kasih target maha dahsyat, tapi lembaganya belum siap tempur. Setneg, 2024.

Kedua, BGN mengelola dana super jumbo yang lebih besar dari gabungan anggaran dua kementerian utama! Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Kesehatan saja kalah jauh. Anggaran BGN tahun 2026 adalah yang terbesar! Ketiga, ada kewajiban menyerap anggaran ini. Logika umum badan publik, anggaran yang besar harus diserap. Ini bisa jadi pemicu untuk melakukan apa saja demi 'mengamankan' penyerapan anggaran, termasuk korupsi. Ujung-ujungnya, negara yang dirugikan.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/melampaui-penindakan-korupsi-mbg)
