---
id: vQw_c5ed_DsX
cluster_id: 7ZEFvZ9RvIPF
title: Koruptor Dana Desa Rugemuk Diambang Pemecatan Permanent
slug: koruptor-dana-desa-rugemuk-diambang-pemecatan-permanent
excerpt: Bupati Deli Serdang diminta pecat permanen Kepala Desa Rugemuk nonaktif Muliadi
  yang terbukti korupsi Rp200 juta lebih. Massa aksi GMJA dukung Bupati bersih-bersih
  dari oknum koruptor.
category: korupsi
tags:
- korupsi
- Deli Serdang
- Kepala Desa
- GMJA
- pemecatan
source_urls:
- https://www.lensamedan.co.id/2026/08/gmja-dukung-bupati-deli-serdang-pecat.html
source_names:
- Lensa Medan
image_url: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhar1zcrloylO2T6a60m8DRl53Do8RuRTQhmZZMCGMTRfwRe4bsCxrjl6IzklNy3iQ_n2gEv5Mz-Ao6iAN49bu8n6Emtx-WXFZpqdluPROfS0DaJWqqZj6EvEnNVdtpEsyY3zBDWTLf3DisLaZSflisfZ8sJXicGe8I6LEu550vgo66xUGVQWlW0hg3yIRx/w1200-h630-p-k-no-nu/IMG-20260810-WA0029.jpg
meta_title: Bupati Deli Serdang Didesak Pecat Kepala Desa Koruptor
meta_description: Massa aksi GMJA mendesak Bupati Deli Serdang mencopot permanen Muliadi,
  Kepala Desa Rugemuk nonaktif yang terbukti korupsi dana desa ratusan juta rupiah.
canonical_url: https://berita.media/koruptor-dana-desa-rugemuk-diambang-pemecatan-permanent
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-10T17:02:53Z'
published_at: '2026-08-10T17:02:53Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Ada kepala desa di Deli Serdang, namanya Muliadi, yang katanya udah *nonaktif* tapi kelakuannya beuh, kayak preman pasar! Bukannya sadar diri malah terjerat kasus korupsi dana desa senilai Rp200 juta lebih. Nah ini dia, Gerakan Mahasiswa Jaringan Aktivis (GMJA) nggak tinggal diam, bro! Mereka geruduk Kantor Bupati, nuntut Muliadi segera disikat bersih alias dipecat permanen sama Bupati Asri Ludin Tambunan. Lensa Medan melaporkan, massa aksi ini nekat banget, minta Bupati tegakkan keadilan dan nggak pandang bulu terhadap pejabat yang nyolong duit rakyat.

Parahnya, Muliadi ini udah kedokteran busuknya kelihatan! Gimana nggak, dia terbukti korupsi trus balikin duit haramnya ke kas daerah lewat inspektorat. Sombong amat, nyolong trus balikin seolah nggak ada dosa! Koordinator Aksi GMJA, Rio Nasution, berapi-api bilang ke pejabat Pemkab, "Kami mendukung Bupati Asri Ludin Tambunan bersih dari korupsi. Contohnya korupsi dana Desa Rugemuk. Muliadi sudah terbukti korupsi dengan mengembalikan uang hasil korupsi ke kas daerah. Ini harus ditindak tegas secara administrasi dan hukum pidana. Pecat dan proses hukum korupsinya!" Ucap Rio tegas ke perwakilan Dinas PMD dan Inspektorat. Lensa Medan memberitakan, aksi ini bikin pejabat Pemkab kelabakan.

Alhasil, para pejabat yang disodori tuntutan itu cuma bisa ngeles! Rismar Silaban dari Dinas PMD ngaku kalau Muliadi statusnya memang belum aktif, masa nonaktifnya udah lewat eh malah belum diaktifin lagi. "Kami pastikan yang bersangkutan (Muliadi) belum diaktifkan oleh bapak bupati. Masukan dari adik adik mahasiswa hari ini akan menjadi pertimbangan yang akan dilaporkan kepala bapak bupati. Jika proses hukum yang dihadapi kepala desa nonaktif, itu bukan wewenang kami. Itu ada pada aparat penegak hukum. Kami tidak bisa mencampuri," kata Rismar dengan nada datar. Nah, jadi bingung kan? Seolah lempar tanggung jawab ke penegak hukum padahal urusan administrasi pemecatan ada di tangan bupati. Lensa Medan mencatat, sikap para pejabat ini bikin geram massa aksi.

Yang bikin gregetan lagi, Kepala Inspektorat, Wanda, juga ikutan ngeles. Dia bilang, hasil pemeriksaan udah diserahkan ke bupati buat diputusin. "Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan inspektorat, kami telah menyampaikan sejumlah poin hasil pemeriksaan untuk diambil keputusannya oleh bapak bupati. Mohon maaf kami saat ini tidak bisa menjawab langsung tuntutan yang diminta dari adik adik mahasiswa. Itu ada di pak bupati keputusannya," kelit Wanda. Habis sudah! Jadi kesimpulannya, mau pecat atau nggak, urusannya mentok di meja Bupati Asri Ludin Tambunan. Para pejabat ini cuma bisa bilang "Kami mendukung apa yang disampaikan mahasiswa". Cih! Lensa Medan melaporkan bahwa Pemkab Deli Serdang belum memberikan keputusan final terkait nasib Muliadi.

Jadi gimana dong? Rakyat kecil cuma bisa gigit jari liat pejabat korup makin merajalela. GMJA udah teriak minta keadilan, tapi pejabatnya malah saling tunjuk. Akhirnya, nasib Muliadi si koruptor dana desa ini ada di tangan Bupati Asri Ludin Tambunan. Apakah sang bupati berani bersih-bersih atau malah terkesan melindungi oknum koruptor? Warga Deli Serdang menunggu! Lensa Medan mencatat aspirasi massa aksi sebagai bahan pertimbangan bupati.

---
**Sumber:** [Lensa Medan](https://www.lensamedan.co.id/2026/08/gmja-dukung-bupati-deli-serdang-pecat.html)
