---
id: zI_qzrCWyZbL
cluster_id: wOAFeKDQYKkT
title: KPK Gebuk 20 Forwarder! Bea Cukai Main Korupsi, Uang Jalan Terus!
slug: kpk-gebuk-20-forwarder-bea-cukai-main-korupsi-uang-jalan-terus
excerpt: Gila bro, KPK lagi sikat habis! Puluhan forwarder diperiksa, semuanya kecipratan
  kasus korupsi importasi di Bea Cukai. Uang suap ngalir terus, pejabatnya pakai fasilitas
  mewah. Ini bukan cuma Jakarta, tapi seluruh Indonesia! detikNews
category: korupsi
tags:
- KPK
- Bea Cukai
- Korupsi
- Forwarder
- Importasi
- Gratifikasi
- Suap
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8513119/kpk-sudah-periksa-20-forwarder-terkait-kasus-importasi-ditjen-bea-cukai
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2021/03/02/gedung-baru-kpk-2_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: KPK Sita Puluhan Forwarder Terkait Korupsi Bea Cukai
meta_description: Puluhan forwarder diperiksa KPK terkait kasus korupsi importasi
  di Bea Cukai. Pejabat Bea Cukai terima fasilitas mewah. Korupsi meluas di seluruh
  Indonesia!
canonical_url: https://berita.media/kpk-gebuk-20-forwarder-bea-cukai-main-korupsi-uang-jalan-terus
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-01T08:02:24Z'
published_at: '2026-06-01T08:02:24Z'
---

Ceritanya begini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lagi garang-garang nih. Puluhan forwarder, entah itu dari pelabuhan laut atau udara, sudah mereka panggil dan geledah. Alhasil, ada sekitar 20-an lebih perusahaan yang kecipratan dugaan korupsi importasi di Ditjen Bea Cukai. Ini bukan main-main, bro! Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu sendiri yang bilang, para petinggi perusahaan-perusahaan ini sudah dimintai keterangan. detikNews

Yang bikin geram, praktik kotor ini bukan cuma terjadi di Jakarta saja. KPK tidak pandang bulu. Penyelidik sudah bolak-balik ke Surabaya, Semarang, bahkan sampai Madura untuk memeriksa saksi. Jadi, kalau ada yang bilang cuma Jakarta yang bermain, itu bohong besar! Semuanya kecipratan, semuanya terlibat. Inilah wajah asli negeri yang katanya mau bersih. Entah berapa banyak duit rakyat yang sudah amblas digasak para oknum ini. detikNews

Belum juga selesai soal itu, KPK kembali membongkar borok lain. Seorang pengusaha importir sudah diperiksa terkait pemberian fasilitas mewah kepada pejabat Bea Cukai. Fasilitas apa? Kendaraan operasional, bro! Kendaraan yang disiapkan pengusaha itu dipakai para tersangka untuk urusan kepabeanan, atau urusan-urusan lain yang tidak jelas. Budi Prasetyo, Jubir KPK, bilang ini terkait gratifikasi. Nah, ini beda sama sitaan kendaraan yang sudah ada sebelumnya. Tapi intinya sama: suap mengalir deras, pejabatnya senang-senang pakai fasilitas hasil korupsi. detikNews

Yang bikin ngeselin, KPK masih terus mendalami siapa saja importir lain yang terseret kasus ini. PT BlueRay Cargo cuma satu nama? Wah, bisa jadi masih banyak 'gajah-gajah' lain yang bersembunyi di balik praktik korupsi ini. Parahnya, fasilitas mewah ini bukan barang sitaan. Ini pemberian langsung. Ibaratnya, para pejabat ini makin kaya raya, sementara rakyat kecil harus gigit jari bayar pajak yang tidak jelas ke mana larinya. Sungguh celaka negara ini kalau pejabatnya doyan main duit haram. detikNews

Jadi, bayangkan saja. Puluhan perusahaan forwarder diperiksa, fasilitas mewah diberikan ke pejabat, dan semua ini terjadi di seluruh penjuru negeri. Ini bukan cuma korupsi kecil-kecilan, ini sistematis! Ujung-ujungnya, rakyat juga yang menanggung beban. Entah itu biaya import yang membengkak, atau hilangnya kepercayaan pada institusi negara. Habis sudah! KPK harus sikat tuntas semua ini!

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8513119/kpk-sudah-periksa-20-forwarder-terkait-kasus-importasi-ditjen-bea-cukai)
