---
id: ON3Su0XJ5saF
cluster_id: DmRBLPshqx0i
title: KPK Gerebek Kemenhub Lagi! Uang Proyek Kereta Amblas, Pejabat Dicokok!
slug: kpk-gerebek-kemenhub-lagi-uang-proyek-kereta-amblas-pejabat-dicokok
excerpt: Habis sudah! KPK kembali memanggil tiga pejabat Kemenhub terkait dugaan korupsi
  proyek jalur kereta api. Uang ratusan juta rupiah dari fee proyek ini diduga amblas.
  Ini bukan pertama kali, kasus serupa pernah bikin mantan Bupati Pati keok di pengadilan!
category: korupsi
tags:
- KPK
- Kemenhub
- korupsi
- kereta api
- pejabat
source_urls:
- https://www.tempo.co/hukum/kpk-periksa-tiga-pejabat-kemenhub-soal-proyek-jalur-kereta-2138085
source_names:
- Tempo.co
image_url: https://statik.tempo.co/data/2026/03/31/id_1466689/1466689_720.jpg
meta_title: KPK Garuk Pejabat Kemenhub Kasus Korupsi Proyek Kereta Api
meta_description: KPK periksa 3 pejabat Kemenhub terkait dugaan korupsi proyek jalur
  kereta api. Ratusan juta rupiah diduga amblas. Mantan Bupati Pati terjerat kasus
  serupa.
canonical_url: https://berita.media/kpk-gerebek-kemenhub-lagi-uang-proyek-kereta-amblas-pejabat-dicokok
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T11:02:59Z'
published_at: '2026-05-25T11:02:59Z'
---

Ceritanya begini. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak main-main. Lembaga antirasuah ini kembali membongkar dugaan korupsi di Kementerian Perhubungan, kali ini soal proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Gilanya, tiga pejabat eselon tinggi dipanggil jadi saksi. Ada Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara, Ariyandi Ariyus, Kepala BPTD Kelas I Jawa Barat, Hanura Kelana Iriana, dan Kepala Seksi Audit Keselamatan DJKA, Herman Armada. Mereka diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Senin (25/5/2026). Tempo.co

Bukan cuma dipanggil, KPK juga sudah mengendus adanya pemberian 'fee' proyek kepada sejumlah pihak di Kemenhub. Penyelidikan makin intensif setelah dua saksi diperiksa pekan lalu. Dan jangan kaget, duitnya bukan recehan. KPK sudah menyita uang ratusan juta rupiah dari Staf Ahli Menteri Perhubungan era Budi Karya Sumadi dan Dudy Purwagandhi, yaitu Robby Kurniawan. Bayangkan, uang segitu digasak habis oleh oknum pejabat! Tempo.co

Yang bikin geram, kasus dugaan korupsi di DJKA ini bukan cerita baru. Ingat, kasus ini terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada April 2023 lalu. Puncaknya, mantan Bupati Pati, Sudewo, diringkus terkait kasus ini. Dia diduga menerima aliran dana dari proyek pembangunan jalur kereta api saat masih menjabat anggota Komisi V DPR. Celakanya, sebagai wakil rakyat, Sudewo seharusnya mengawasi mitra kerjanya, tapi malah diduga bermain api menerima aliran uang dari proyek DJKA. Tempo.co

Dan bukan main, dugaan aliran dana ini sudah terkonfirmasi dari keterangan saksi lain dan fakta persidangan terdakwa lain. KPK bahkan berjanji akan menelusuri lebih jauh dugaan keterlibatan anggota Komisi V DPR lainnya. Lah gimana tidak jadi sarang tikus kalau sistem pengawasan bobrok begini? Uang triliunan rupiah untuk pembangunan infrastruktur, tapi ujung-ujungnya amblas ke kantong pribadi oknum pejabat. Selesai sudah.

Parahnya, ada catatan penting dari kasus ini. Uang hasil korupsi proyek kereta api ini diduga dipakai untuk memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Wah, makin jelas kan bagaimana praktik kotor ini merajalela? Rakyat kecil yang butuh kereta nyaman dan aman, malah didanai dari hasil uang haram yang dikorupsi. Sungguh ironis, uang rakyat dikorupsi, lalu dipakai untuk memenangkan kontestasi politik. Celakanya, para pejabat yang dipanggil ini hanyalah ujung tombak, siapa tahu ada dalang yang lebih besar lagi. Tempo.co

---
**Sumber:** [Tempo.co](https://www.tempo.co/hukum/kpk-periksa-tiga-pejabat-kemenhub-soal-proyek-jalur-kereta-2138085)
