---
id: fXpjN2Pa0Wc6
cluster_id: X8eJDchAyMw2
title: Lima Tewas Saat Komcad, Pelatihan Manajer KDKMP Tetap Gas Pol
slug: lima-tewas-saat-komcad-pelatihan-manajer-kdkmp-tetap-gas-pol
excerpt: Parahnya, kematian lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
  saat pelatihan Komponen Cadangan tak bikin gentar. Pemerintah justru gas pol melanjutkan
  pelatihan demi mengejar operasional target Agustus mendatang, alih-alih menunda.
  Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro tegaskan kebutuhan manajer di lapangan
  tak bisa ditunda.
category: KDKMP
tags:
- Komcad
- KDKMP
- Pelatihan Militer
- Kematian Peserta
- Juri Ardiantoro
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/lanjutkan-pelatihan-militer-komcad-jubir-presiden-manajer-kdkmp-harus-segera-bekerja
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/G9bh3ZBjD9w2ZkZPi50lSiDK6uQ=/1024x576/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/25/c3eb7560c8ceb00c8ffb88586ab13b28-MVIMG_20260625_123733.jpg
meta_title: Lima Tewas di Pelatihan Komcad, Pelatihan KDKMP Tetap Berjalan
meta_description: Tragedi kematian lima peserta pelatihan Komponen Cadangan tidak
  menghentikan pemerintah melanjutkan program Pelatihan Manajer Koperasi Desa/Kelurahan
  Merah Putih. Alasannya target operasional yang mendesak.
canonical_url: https://berita.media/lima-tewas-saat-komcad-pelatihan-manajer-kdkmp-tetap-gas-pol
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-30T17:01:14Z'
published_at: '2026-06-30T17:01:14Z'
---

Gila bro, dengar nih! Kematian lima orang saat mengikuti pelatihan dasar kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad) kok malah bikin pemerintah makin ngebut? Proyeksi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang harus jalan Agustus nanti rupanya lebih penting ketimbang nyawa para calon pekerjanya, celakanya. Pemerintah menyatakan tak akan menunda Pelatihan Dasar Kemiliteran Komcad, bahkan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro dengan enteng bilang, para manajer KDKMP harus segera bekerja. Alhasil, nyawa jadi taruhan demi target! Kompas.id.

Bencana ini terjadi dalam rentang waktu 17 hingga 26 Juni 2026. Lima peserta yang malang itu adalah Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dan Novia Rahmadhani Sihotang yang meninggal di Jakarta, Anisa Muyassaroh di Balikpapan, Yonanda Muhammad Taufiq di Baturaja, serta Nola Dya Sari di Kalimantan Barat. Mereka dikorbankan demi apa coba? Demi mengejar target operasional KDKMP yang disebut-sebut harus segera berjalan. Juri Ardiantoro, yang juga jubir Presiden, beralasan bahwa kebutuhan tenaga manajer di lapangan tak bisa ditunda lagi. Gilanya, pelatihan fisik dan mental ini tetap dilanjutkan bersamaan dengan proses evaluasi yang kabarnya sedang berjalan. Kompas.id.

"Proses ini sudah berlangsung dan memang tenaga manajer untuk Koperasi Merah Putih juga harus segera bekerja sehingga pelatihan tetap jalan terus. Namun, masukan dari berbagai pihak tentu diperhatikan," ujar Juri entengnya, Senin (29/6/2026). Ia mengakui, pemerintah tidak menutup mata atas tragedi yang menelan lima korban jiwa ini. Tapi bukannya berhenti atau meninjau ulang secara serius, malah berjanji merumuskan perbaikan kurikulum oleh Kementerian Pertahanan guna memitigasi risiko di lapangan. Danang Sutawijaya, Ketua Kadin, sampai geleng-geleng kepala mendengar alasan ini. Kompas.id.

Parahnya lagi, calon manajer ini bukan cuma dibekali keterampilan manajerial semata, tapi juga disiapkan menjadi "manajer yang memahami dan memiliki komitmen kuat untuk kebangsaan". Mereka diberi pembekalan mental-ideologi yang membuat para korban keok dalam pelatihan fisik yang brutal. Jadi, semua tetap berjalan, tapi katanya mau "diperbaiki, dievaluasi supaya lebih baik." Selesai sudah! Ini bukan soal perbaikan, ini soal nyawa yang hilang, dan negara justru menganggapnya sebagai risiko yang bisa dimitigasi saja. Ngeri bukan main! Kompas.id.

Menurut Pedoman Seleksi Pengadaan SDM KDKMP dan KNMP Tahun 2026, Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan itu seharusnya berlangsung dari 17 Juni hingga 16 Juli 2026. Disambung Pelatihan Manajerial dan Kompetensi Bidang pada 17 Juli hingga 31 Juli 2026. Tapi nyatanya, maut sudah menjemput sebelum pelatihan selesai. Danang Sutawijaya menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan meremehkan nyawa manusia demi target operasional. "Bagaimana mungkin kita menuntut kinerja terbaik dari manajer jika proses seleksinya saja sudah memakan korban?" tanyanya getir. Kompas.id.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/lanjutkan-pelatihan-militer-komcad-jubir-presiden-manajer-kdkmp-harus-segera-bekerja)
