---
id: 4V4_iEfhlXq2
cluster_id: XiqXjG5OH37v
title: Luhut Pasang Simbara untuk BUMN Ekspor, Pocokan Devisa Bakal Amblas!
slug: luhut-pasang-simbara-untuk-bumn-ekspor-pocokan-devisa-bakal-amblas
excerpt: 'Luhut Binsar Pandjaitan geram lihat potensi devisa negara bocor gara-gara
  praktik transfer pricing di ekspor SDA. Usulannya: BUMN ekspor baru, Danantara Sumberdaya
  Indonesia (DSI), harus melek Simbara biar negara bisa hemat sampai 40%.'
category: BUMN
tags:
- Luhut Binsar Pandjaitan
- BUMN
- Simbara
- Ekspor SDA
- Transfer Pricing
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8503734/luhut-usul-bumn-ekspor-pakai-simbara-negara-pernah-hemat-40
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/25/den-1779686088245_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'BUMN Ekspor Pakai Simbara: Luhut Yakin Devisa Bakal Aman 40%'
meta_description: Luhut Binsar Pandjaitan usulkan BUMN ekspor baru gunakan platform
  Simbara untuk cegah bocornya devisa negara akibat transfer pricing. Potensi hemat
  40%!
canonical_url: https://berita.media/luhut-pasang-simbara-untuk-bumn-ekspor-pocokan-devisa-bakal-amblas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T08:01:43Z'
published_at: '2026-05-25T08:01:43Z'
---

Ceritanya begini. Pak Luhut, yang katanya Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), lagi gemas lihat kekayaan alam kita diekspor tapi duitnya ngalir ke kantong lain lewat jurus transfer pricing. Gilanya, kata dia, ini sudah marak banget, bikin penerimaan negara jebol kayak karung bocor. Nah, biar tikus-tikus itu kapok, dia dukung banget dibikin BUMN baru khusus ekspor, namanya Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). "Sumber daya alam, saya kira itu besar sekali, memang transfer pricing sangat banyak," kata Luhut sambil geleng-geleng kepala, ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026). detikFinance

Belum juga plong soal BUMN baru, Pak Luhut langsung kasih ide brilian ke Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani. Usulannya: BUMN ekspor ini harus pakai platform pengawasan namanya Sistem Informasi Pengelolaan Mineral dan Batu Bara (Simbara). Ini bukan sembarangan, Simbara itu sistem digital canggih yang ngatur semua tambang kita, dari batu bara, nikel, timah, sampai emas. Semuanya terintegrasi antar kementerian! "Sudah saya usulkan tadi malam juga kepada Rosan untuk disampaikan kepada Presiden, kita gunakan juga Simbara yang fleksibilitasnya sudah ada dengan badan ini memakai sistem itu, dan itu link langsung ke tempatnya Pak Sua, yaitu National Single Window. Jadi sudah bisa bangun sistem itu, dan orang tidak akan bisa lari dari situ," ujar Luhut penuh semangat. detikFinance

Yang bikin kita makin greget, platform Simbara ini punya senjata pamungkas: automatic blocking system (ABS)! Kalau ada perusahaan nakal yang coba-coba ngelanggar kewajiban ekspor, langsung 'dor!' kena blokir otomatis. Jadi nggak ada lagi tuh cerita 'titip' sana-sini atau main mata sama oknum. Luhut kasih contohnya di batu bara: perusahaan harus lapor tujuh kriteria dari awal, mulai dari cadangan, kadar kalori, lokasi, sampai rencana ekspor. Semua dicatat rapi. "Jadi kau bayar pajak, kau bayar royalti, begitu kau mau ekspor, itu oleh kantornya tadi, Single Window ini akan cek, dan itu semua terintegrasi dengan cepat. Kalau kau belum bayar royalti, ya sudah, tak, nggak bisa. Kamu nggak akan bisa diancam oleh siapa saja. Jadi mau tentara, mau polisi, mau siapa saja, tidak bisa mempengaruhi sistem ini. Dia harus mulai dari nol. Nah, itu yang harus kita awasi ramai-ramai," jelasnya lagi, mata berbinar penuh harapan. detikFinance

Memang sih, sampai sekarang Pak Luhut belum bisa ngeh berapa triliun rupiah potensi devisa negara yang bisa diselamatkan kalau DSI pakai Simbara. Tapi lihat saja sistemnya yang kayak benteng pertahanan itu, dijamin pocokan negara bakal amblas digasak sistem. Ini bukan cuma soal uang, tapi soal kedaulatan kita atas sumber daya alam. Kalau sistemnya seketat ini, nggak ada lagi cerita celah untuk korupsi atau penipuan. Negara bisa bernapas lega, rakyat pun bisa lebih merasakan hasil kekayaan bangsanya sendiri. Ujung-ujungnya, negara bisa hemat 40% seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Mantap jiwa! detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8503734/luhut-usul-bumn-ekspor-pakai-simbara-negara-pernah-hemat-40)
