---
id: 0WM6YMCQL1JA
cluster_id: fPmIUmosBuaB
title: Mahasiswa Riset Politik Uang, Pejabat Bawaslu Malah Terjebak Cerita Konsolidasi
slug: mahasiswa-riset-politik-uang-pejabat-bawaslu-malah-terjebak-cerita-konsolidasi
excerpt: Rupanya, Bawaslu Banyumas lagi 'sibuk' bikin riset sama mahasiswa FISIP Unsoed.
  Tapi jangan salah sangka, yang dibahas cuma soal konsolidasi demokrasi, sementara
  isu politik uang yang justru jadi penyakit akut dibahas sekilas saja. Gilanya, pejabatnya
  Fahmi Nur Wicaksono malah asyik jelasin program, bukan ngasih solusi jitu!
category: politik
tags:
- Bawaslu Banyumas
- Politik Uang
- Demokrasi
- FISIP Unsoed
- Pilkada
source_urls:
- https://banyumas.bawaslu.go.id/berita/riset-bahaya-politik-uang-bawaslu-banyumas-terima-wawancara-mahasiswa-fisip-unsoed
source_names:
- Bawaslu.go.id
image_url: http://banyumas.bawaslu.go.id/sites/banyumas/files/2026-05/1001007307_0.jpg
meta_title: Bawaslu Banyumas Asyik Riset Konsolidasi Demokrasi, Politik Uang Dibiarkan?
meta_description: Mahasiswa FISIP Unsoed datang riset politik uang ke Bawaslu Banyumas,
  tapi pejabatnya malah asyik cerita program konsolidasi. Kok begini demokrasi kita?
canonical_url: https://berita.media/mahasiswa-riset-politik-uang-pejabat-bawaslu-malah-terjebak-cerita-konsolidasi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T02:01:30Z'
published_at: '2026-05-26T02:01:30Z'
---

Ceritanya begini. Di Banyumas sana, Bawaslu Kabupaten Banyumas kedatangan tamu istimewa. Bukan tamu yang bawa amplop, tapi mahasiswa FISIP Universitas Jenderal Soedirman yang mau riset. Senin kemarin itu, di ruang layanan informasi publik yang katanya 'terbuka', mereka langsung diterima sama Fahmi Nur Wicaksono, Kasubag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum. Gila, ya? Baru juga mau bahas isu krusial, eh malah disuguhi 'program konsolidasi demokrasi'. Bawaslu.go.id

Fahmi ini, yang katanya pejabat penting, malah sibuk ngejelasin soal 'fokus pembahasan dalam program konsolidasi demokrasi'. Padahal, yang namanya politik uang itu kan penyakit kronis yang bikin demokrasi kita jadi bobrok. Tapi yaudahlah, kata si Fahmi, ini jadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan demokrasi dan pemilu. Jadi, dia cuma ngakuin kalau 'isu-isu money politik' itu ada. Cuma ngakuin, bukan berantas! Bawaslu.go.id

Yang bikin ngeselin, mereka bilang riset ini buat 'mendukung kebutuhan akademik mahasiswa'. Maksudnya gimana? Mahasiswa disuruh belajar soal 'demokrasi bersih dan bermartabat' sementara di lapangan, pemilu itu seringkali cuma jadi ajang bagi-bagi sembako dan amplop tebal? Nah, harapan Bawaslu Banyumas itu cuma biar generasi muda paham 'pentingnya pengawasan partisipatif'. Halah, basi! Partisipasi kok cuma disuruh ngawasin doang, sementara yang main politik uang malah dibiarin ketawa ketiwi? Bawaslu.go.id

Ini bukan pertama kali institusi kayak Bawaslu ngeles. Kalau ditanya soal politik uang, jawabannya selalu standar: 'itu tantangan', 'perlu pengawasan'. Tapi kapan solusinya? Kapan gebrakan nyatanya? Mahasiswa datang bawa data, pulang bawa cerita teori konsolidasi demokrasi yang dibungkus rapi. Sementara di luar sana, pemilu diwarnai mahar politik yang bikin pusing tujuh keliling. Yang penting kan program jalan, foto bareng ada, namanya masuk berita. Bawaslu.go.id

---
**Sumber:** [Bawaslu.go.id](https://banyumas.bawaslu.go.id/berita/riset-bahaya-politik-uang-bawaslu-banyumas-terima-wawancara-mahasiswa-fisip-unsoed)
