---
id: 8NE2HY9v9r3F
cluster_id: 49eALiSd4n0a
title: Mahfud MD Murka! Hukum Indonesia Macet, Ia pun Banting Pena ke Kertas!
slug: mahfud-md-murka-hukum-indonesia-macet-ia-pun-banting-pena-ke-kertas
excerpt: Mahfud MD tak bisa menahan amarah melihat carut marut hukum dan politik Indonesia.
  Kumpulan tulisannya yang terbit jadi buku, membuktikan ia 'ngamuk' sejak 1997. "Hampir
  semua tulisan saya itu adalah kemarahan," katanya tegas. Kompas.id
category: politik
tags:
- Mahfud MD
- Hukum Indonesia
- Politik
- Buku
- Opini
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/membaca-kemarahan-mahfud-md-tentang-hukum-dan-politik-indonesia
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/fzHnuFd7mchx3gwpPTA1sn6Jwqo=/1024x600/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/06/03/4aaf77da102e2fba77fda150a1a93aa6-20260603RZF12.JPG
meta_title: Mahfud MD Ungkap Amarahnya Lewat Tuntutan Hukum & Politik Indonesia
meta_description: Buku kumpulan opini Mahfud MD terungkap! Ternyata hampir semua tulisannya
  adalah luapan 'kemarahan' terhadap hukum dan politik Indonesia yang tak kunjung
  beres. Apakah solusinya tindakan 'sesar'?
canonical_url: https://berita.media/mahfud-md-murka-hukum-indonesia-macet-ia-pun-banting-pena-ke-kertas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T05:01:48Z'
published_at: '2026-06-04T05:01:48Z'
---

Ceritanya begini. Mahfud MD, sang mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, ternyata punya 'senjata' lain selain pidato lantang: tulisan!

Buku "Pemikiran Hukum dan Politik Mahfud MD" baru saja diluncurkan. Isinya? Kumpulan 33 opini bernas yang terbit di Harian Kompas dari tahun 1997 sampai 2024. Bayangkan, selama puluhan tahun ia diam-diam menyimpan 'racun' kritik pedasnya dalam bentuk tulisan.

"Apa pun isinya, nanti bisa dinilai sendiri. Tapi, hampir semua tulisan saya itu adalah kemarahan. Kemarahan terhadap keadaan politik dan perkembangan hukum. Kalau terjadi masalah dalam penegakan hukum, saya marah lalu saya nulis," begitu pengakuan Mahfud sendiri, seperti dikutip Kompas.id. Nah ini dia, penegak hukum yang sesungguhnya, bukan cuma beretorika!

Gilanya, salah satu tulisannya di tahun 2005 berjudul "Operasi Sesar Penegakan Hukum". Ia menyodorkan gagasan gila: kalau hukum normal macet, ambil saja tindakan 'sesar'. Ini bukan asal ngomong, Bro! Mahfud mengingatkan, tindakan sesar itu bukan tanpa landasan, tapi harus dalam keadaan luar biasa dan sementara. Jelas ini sindiran keras buat sistem hukum kita yang katanya sudah mentok!

Yang bikin geram, menurut pengajar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti, tulisan Mahfud yang 20 tahun lalu itu masih relevan sampai sekarang. "Situasi penegakan hukum tidak banyak yang berubah," kata Bivitri. Ia menyebutnya "konsisten ndablek". Artinya? Hukum kita mandek di situ-situ saja. Yang dibutuhkan justru penegakan hukum yang 'reborn', bahkan yang "tidak alamiah" sekalipun. Dengar tuh, pejabat-pejabat! Kompas.id

Zainal Arifin Mochtar, Guru Besar Hukum Tata Negara UGM, menambahkan kacamata lain. Mahfud MD, katanya, berusaha mendamaikan hukum yang netral dan tidak netral. Ia seperti berada di posisi 'abu-abu' yang membuat politisi tidak bisa sepenuhnya membenci atau mencintai. "Prof masuk dari legislatif, ke yudikatif, lalu eksekutif," ungkap Zainal. Memang, di tengah badai politik, Mahfud MD tak pernah benar-benar lepas dari pusaran. Tapi setidaknya, ia punya tulisan sebagai pengingat, bukan cuma sekadar pemanis bibir. Kompas.id

Ujung-ujungnya, tulisan Mahfud MD ini bukan cuma curhatan pribadi. Ini alat refleksi publik, pengingat brutal kalau hukum dan politik kita memang butuh perombakan total. Kalau Mahfud saja 'ngamuk' lewat tulisan, lalu kapan kita mulai bertindak?

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/membaca-kemarahan-mahfud-md-tentang-hukum-dan-politik-indonesia)
