---
id: hqwbzdGD9m_y
cluster_id: uIJ1gJ6ffRdt
title: Mata Uang Asia Remuk Redam! Rupiah Ikut Amblas, Dua Negara Cuma Bisa Geleng-Geleng
slug: mata-uang-asia-remuk-redam-rupiah-ikut-amblas-dua-negara-cuma-bisa-geleng-geleng
excerpt: Gila, Bro! Dolar AS makin digdaya, mata uang Asia rata sama tanah, Rupiah
  pun tak luput dari hajarannya. Dua negara ini doang yang masih napas, sisanya? Amblas!
category: uang
tags:
- mata uang asia
- rupiah
- dolar as
- cnbc indonesia
- ekonomi
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/research/20260602092910-128-739326/mata-uang-asia-ambruk-berjamaah-won-rupiah-jatuh-2-negara-selamat
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2020/09/30/ilustrasi-mata-uang-cnbc-indonesia-tri-susilo_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Mata Uang Asia Babak Belur Dihajar Dolar AS, Rupiah Ikut Jatuh
meta_description: Mayoritas mata uang Asia ambruk terhadap dolar AS, termasuk Rupiah.
  Hanya Thailand dan China yang sedikit bernapas. Cek alasannya di sini!
canonical_url: https://berita.media/mata-uang-asia-remuk-redam-rupiah-ikut-amblas-dua-negara-cuma-bisa-geleng-geleng
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T05:02:46Z'
published_at: '2026-06-02T05:02:46Z'
---

Ceritanya begini. Dolar Amerika Serikat itu kayak preman pasar, makin perkasa saja tiap hari. Di hari Selasa yang nahas itu, mata uang Asia dibabat habis berjamaah. Dari sembilan negara yang diturunkan, tujuh di antaranya ngos-ngosan babak belur dihantam dolar.

Rupiah kita? Ya ampun, makin parah! Sudah nyaris Rp17.900 per dolar, tertekan 0,14%. Ini gara-gara indeks dolar AS yang bertahan di atas 99. Taiwan jadi yang paling parah, ambruk 0,35%. Vietnam dan Korea Selatan juga nggak kalah sengsara, ngos-ngosan tapi masih jual harga diri. CNBC Indonesia

Eh, tapi tunggu dulu. Ada dua negara yang ternyata punya nyali. Thailand dengan Baht-nya berani naik 0,25%, China juga nyaris nggak kelihatan jatuhnya, cuma 0,03% dengan Yuan-nya. Mereka ini kayak anak pinter di kelas yang nggak mau ikut-ikutan dibully. Sisanya? Ya itu tadi, amblas semua!

Kenapa dolar AS segitu kuatnya? Ternyata gara-gara ketegangan Iran dan AS lagi memanas. Pasarnya jadi was-was sama inflasi. Ditambah lagi, isu kenaikan suku bunga The Fed makin kenceng. Jadi semua orang lari ke dolar kayak lari dari kenyataan. CNBC Indonesia

Negosiasi damai antara AS dan Iran yang katanya macet lagi bikin pasar makin deg-degan. Israel nyerang Lebanon, Teheran ngambek nggak mau ngomong sama Washington. Trump sih bilang masih ngobrol, tapi siapa yang percaya? Pasar sudah buru-buru hitung-hitungan: kalau inflasi naik gara-gara harga energi, The Fed bisa aja naikkin suku bunga lagi. Gila, kan?

Investor sekarang lagi nungguin data lowongan kerja di AS, JOLTS. Abis itu, data tenaga kerja bulanan AS yang bakal keluar Jumat. Ini penting banget buat nentuin arah The Fed. Buat mata uang Asia, ya siap-siap aja. Ketidakpastian geopolitik, inflasi energi, sama harapan suku bunga AS yang tinggi, bikin ruang buat nguat itu sempit banget. CNBC Indonesia

Jadi, jangan heran kalau besok-besok kita denger kabar mata uang Asia makin terpuruk. Udah ditakdirkan begitu, mau gimana lagi. Dua negara tadi? Mungkin mereka punya strategi rahasia, atau mungkin cuma kebetulan aja. Yang jelas, yang lain cuma bisa nonton sambil gigit jari.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/research/20260602092910-128-739326/mata-uang-asia-ambruk-berjamaah-won-rupiah-jatuh-2-negara-selamat)
