---
id: 9BV2lW38cn8s
cluster_id: yi_LDPxFyG3m
title: Minyak Melesat, Bos Chevron Bilang 'Jangan Ngarep Duit Gampang!'
slug: minyak-melesat-bos-chevron-bilang-jangan-ngarep-duit-gampang
excerpt: Harga minyak naik gila-gilaan, tapi Mike Wirth dari Chevron nyantai saja
  bilang investor butuh kepastian, bukan sekadar angka di layar. Venezuela dengan
  cadangan segudang, malah terpuruk karena pajaknya mencekik, IDNFinancials.
category: investasi
tags:
- Chevron
- Minyak
- Investasi
- Energi
- Venezuela
source_urls:
- https://www.idnfinancials.com/id/news/64429/ceo-chevron-mike-wirth-bicara-soal-harga-minyak-dan-investasi
source_names:
- IDNFinancials
image_url: https://photos.idnfinancials.com/static/web/Mike%20Wirth.2.png
meta_title: 'Bos Chevron: Harga Minyak Tinggi Tak Jamin Investasi Baru'
meta_description: CEO Chevron Mike Wirth ungkap alasan mengapa investor enggan menggelontorkan
  modal meski harga minyak meroket. Pelajaran dari Venezuela.
canonical_url: https://berita.media/minyak-melesat-bos-chevron-bilang-jangan-ngarep-duit-gampang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T02:02:12Z'
published_at: '2026-06-05T02:02:12Z'
---

Ceritanya begini. Di saat harga minyak dunia teriak-teriak naik kayak orang kesurupan—melonjak lebih dari 50% sejak konflik Iran pecah—jangan harap para bos minyak langsung ngucurin duit buat investasi baru. Malah, Mike Wirth, sang CEO Chevron, malah ngasih pengumuman penting: harga tinggi itu bukan jaminan. Investor butuh kepastian regulasi, stabilitas fiskal, dan yang paling penting, janji keuntungan yang jelas, IDNFinancials.

Bayangkan, di tengah gejolak Selat Hormuz yang bikin lalu lintas kapal anjlok sampai di bawah 10%, Wirth malah bilang kondisi yang tidak pasti ini justru bikin dia makin disiplin dalam urusan duit. "Ketidakpastian lingkungan eksternal menegaskan pentingnya investasi yang disiplin untuk memastikan pasokan energi yang andal dan keamanan energi global," ujarnya, sambil menunjuk ke arah layar Bloomberg. Bukan mau investasi sembarangan, hanya proyek yang punya perhitungan matang yang dilirik, IDNFinancials.

Ini bukan cerita dongeng, bro. Lihat saja Venezuela. Punya cadangan minyak 300 miliar barel—terbesar di dunia, lho! Tapi produksinya sekarang cuma 800.000 barel per hari. Jauh dari puncak 3 juta barel. Kenapa? Bukan karena minyaknya habis, tapi karena investornya kabur terbirit-terbirit. "Kami membutuhkan skema fiskal baru agar bersedia berinvestasi di negara tersebut," kata Wirth. Pajak dan royaltinya itu lho, katanya nggak masuk akal buat investor untung, IDNFinancials.

Chevron jadi satu-satunya perusahaan minyak gede AS yang masih nekat main di Venezuela, kerja bareng PDVSA. Sementara ExxonMobil, Shell, BP? Mereka sudah angkat koper. Malah, CEO ExxonMobil, Darren Woods, pernah bilang Venezuela itu "tidak layak untuk investasi" dalam kondisi sekarang. Lah gimana tidak, perusahaan minyak negara sana kayak nggak peduli sama investor, yang penting setorannya jalan terus, IDNFinancials.

Jadi, intinya begini: minyak mahal itu cuma angin lalu kalau kondisi politik dan fiskalnya berantakan. Investor cerdas itu nggak gampang tergiur angka besar, tapi mikir panjang pendeknya bisnis. Kalau begini terus, ya sudahlah, jangan salahkan Chevron kalau mereka pilih investasi di tempat lain yang lebih aman dan menguntungkan. Selesai.

---
**Sumber:** [IDNFinancials](https://www.idnfinancials.com/id/news/64429/ceo-chevron-mike-wirth-bicara-soal-harga-minyak-dan-investasi)
