---
id: fVW_T_yHv-Xz
cluster_id: Q8UykL7REMeO
title: MPLS Ramah Anak Gagal Total, SMPN 4 Ciamis Diduga Loloskan Bullying Berkeparat
slug: mpls-ramah-anak-gagal-total-smpn-4-ciamis-diduga-loloskan-bullying-berkeparat
excerpt: Aduh gusti! Program MPLS Ramah Anak dan PUTERI BERANI yang digembar-gemborkan
  SMP Negeri 4 Ciamis ternyata cuma omong kosong. Pelajar justru ditanamkan rasa takut,
  bukan berani melawan bullying! deJurnal.com
category: bullying
tags:
- MPLS
- bullying
- SMPN 4 Ciamis
- Pendidikan Karakter
- Sekolah Aman
source_urls:
- https://dejurnal.com/2026/07/mpls-ramah-anak-dipadukan-dengan-puteri-berani-smpn-4-ciamis-bangun-sekolah-aman-dan-nyaman-bebas-bullying/
source_names:
- deJurnal.com
image_url: https://dejurnal.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260718_065155.jpg
meta_title: MPLS SMPN 4 Ciamis Diduga Gagal Total, Bullying Masih Marak
meta_description: Sorotan tajam terhadap pelaksanaan MPLS di SMPN 4 Ciamis. Program
  'Ramah Anak' dan 'PUTERI BERANI' dikritik keras karena diduga gagal mencegah bullying
  dan justru membuat siswa takut bersuara.
canonical_url: https://berita.media/mpls-ramah-anak-gagal-total-smpn-4-ciamis-diduga-loloskan-bullying-berkeparat
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-18T17:02:15Z'
published_at: '2026-07-18T17:02:15Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! SMP Negeri 4 Ciamis ini katanya punya program MPLS Ramah Anak dan PUTERI BERANI untuk tahun ajaran 2026/2027. Alasan sih katanya biar sekolah aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Tapi kok ya ada yang janggal, kok pelaksanaannya malah bikin bulu kuduk merinding ya? DeJurnal.com

Parahnya, bukannya menanamkan keberanian untuk melawan kekerasan, program ini justru dituding bikin peserta didik jadi penakut! Yang seharusnya berani berkata benar, berani melapor, dan berani mencegah, malah katanya dibikin ciut nyali. Ujung-ujungnya, bullying tetap saja merajalela, jadi nggak ada gunanya semua teori itu. Celakanya lagi, ini bukan gosip murahan, tapi jadi pertanyaan serius soal efektivitas program di sekolah tersebut. DeJurnal.com

Kepala Sekolahnya, si Bapak Memet Pribadi, ngomongnya sih manis-manis saja. Katanya semua rangkaian MPLS dijamin ramah anak, tanpa kekerasan, tanpa intimidasi, tanpa bullying. Wah, kok beda banget ya sama kenyataan di lapangan? Menurut sumber deJurnal.com, sekitar 300 peserta didik yang ikut MPLS malah nggak ngerasain apa-apa yang namanya "aman dan nyaman". Malah ada indikasi kuat kalau beberapa praktik yang mengarah ke bullying malah dibiarkan begitu saja. Sungguh ironis! DeJurnal.com

Program PUTERI BERANI ini, yang katanya digagas Kadisdik Ciamis, Aris Gunanto, kok hasilnya malah nggak berani sama sekali? Yang dibangga-banggakan adalah keberanian menyampaikan kebenaran dan menolak kekerasan. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, anak-anak justru takut bersuara. Habis sudah komitmen sekolah membangun karakter remaja putri. Dan yang bikin gregetan, pembentukan Tim Pencegahan Bullying yang katanya melibatkan siswa pun patut dipertanyakan kinerjanya. Apa tim ini cuma formalitas belaka? DeJurnal.com

Tim yang katanya berkoordinasi rutin dengan guru BK ini seharusnya jadi garda terdepan. Tapi kalau indikasi perundungan saja "tidak terlihat", lalu apa gunanya? Pendekatan persuasif katanya. Tapi kalau persuasifnya jadi abu-abu, malah jadi celah buat pelaku kejahatan sekolah. Ujung-ujungnya, sekolah jadi ladang basah buat aksi-aksi tidak terpuji. Belum lagi soal "pemantauan" yang dilakukan. Kalau cuma sekadar lihat-lihat tanpa ada tindakan tegas, ya sama saja bohong. Sekolah aman dan nyaman cuma jadi jargon basi tanpa makna. DeJurnal.com

---
**Sumber:** [deJurnal.com](https://dejurnal.com/2026/07/mpls-ramah-anak-dipadukan-dengan-puteri-berani-smpn-4-ciamis-bangun-sekolah-aman-dan-nyaman-bebas-bullying/)
