---
id: d6fMJKmNx4AN
cluster_id: TtYTpVM8NUn1
title: Mural Mahasiswa Trisakti Dihapus, Muncul Pesan "Mural Bukan Kriminal"
slug: mural-mahasiswa-trisakti-dihapus-muncul-pesan-mural-bukan-kriminal
excerpt: Gara-gara mural Tritura yang bikin gerah penguasa, tembok depan Kampus Trisakti
  di Jakarta Barat dicat hitam. Alhasil, mahasiswa malah kembali mencoretnya dengan
  tulisan "Mural Bukan Kriminal"! Ini udah pasti cara halus buat bungkam suara rakyat.
  Kompas.com
category: kriminal
tags:
- Mural Tritura
- Mahasiswa Trisakti
- Pembungkaman Kritik
- Jakarta Barat
source_urls:
- https://megapolitan.kompas.com/read/2026/08/03/19143481/mural-tritura-mahasiswa-trisakti-dihapus-kini-muncul-tulisan-mural-bukan
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/3xN_puI1OV1CWqWzSsdEB8AqvMw=/0x122:800x655/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/08/03/6a7085ff5e238.jpg
meta_title: Mural Tritura Trisakti Dihapus, Mahasiswa Balas "Mural Bukan Kriminal"
meta_description: Mahasiswa Trisakti geram! Mural Tritura mereka dihapus petugas,
  tapi malah dibalas tulisan "Mural Bukan Kriminal". Ini bentuk pembungkaman kritik?
canonical_url: https://berita.media/mural-mahasiswa-trisakti-dihapus-muncul-pesan-mural-bukan-kriminal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-03T17:02:49Z'
published_at: '2026-08-03T17:02:49Z'
---

Gila, bro! Dengerin nih berita paling bikin dongkol dari Jakarta Barat. Tembok keramat depan Kampus Universitas Trisakti, Jalan Kyai Tapa, Grogol, yang tadinya gagah dipajang mural Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) karya mahasiswa, kini nasibnya nahas! Dicat hitam legam sama petugas PPSU, bikin garang, kayak nggak mau ada suara kritis nyantol di situ. Tapi tahukah kamu? Ini malah bikin mahasiswa makin geram! Kompas.com

Parahnya, selang beberapa waktu, tembok hitam yang tadinya kusam itu malah ditimpa lagi sama tulisan barudak kampus: "Mural Bukan Kriminal". Wah, ini jelas-jelas sindiran telak! Arief Rizquna, Menteri Kepresidenan Luar Negeri Universitas Trisakti, udah coba klarifikasi ke pihak kecamatan dan kelurahan, tapi jawabannya? Nol besar! "Sampai saat ini belum ada jawaban yang pasti kenapa dihapus dan lain sebagainya. Tidak ada jawaban konkret yang kami harapkan," ujar Arief dengan nada kecewa. Kompas.com

Menurut si Arief, mural itu bukan sekadar corat-coret iseng, melainkan bentuk penyampaian aspirasi lewat seni, bro! Itu bagian dari upaya mereka mengawal tiga tuntutan penting yang kemarin sempat bikin heboh di depan Gedung DPR. "Ini bagian dari bentuk perlawanan. Kami tidak bisa mengklasifikasikan bahwa perlawanan itu hanya sebatas aksi dan demonstrasi. Ada bentuk perlawanan lain melalui seni," jelas Arief dengan mantap. Sayangnya, usaha keren ini nggak bertahan lama, alias cepat amblas! Kompas.com

Dan celakanya lagi, mural yang baru selesai digarap pada Sabtu (1/8/2026) pagi itu, katanya sih, dihapus kurang dari 24 jam kemudian! Gila aja, kayak takut banget sama kritik! Arief menilai ini jelas-jelas bentuk pembungkaman. Ia juga ngerasa aneh, kok mural mereka yang jelas pesannya dihapus cepet banget, sementara gambar-gambar lain yang nggak jelas juntrungannya malah dibiarkan? "Kalau memang dianggap vandalisme, kenapa gambar-gambar lain yang tidak beraturan tidak dihapus? Bahkan mural kami yang baru selesai dibuat kurang dari sehari sudah dihapus," protesnya. Kompas.com

Yang bikin mangkel lagi, kata Arief, setelah muralnya lenyap dicat hitam, mahasiswa yang kadung kecewa malah bikin coretan lain di lokasi yang sama. Pesan utamanya, nggak bakal luntur tuh tiga tuntutan rakyat: pemulihan ekonomi dan politik, pemberantasan pejabat inkompeten, dan pengembalian supremasi sipil. Ini bukan sekadar mural, ini suara rakyat yang coba dibungkam tapi malah semakin berkobar! Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://megapolitan.kompas.com/read/2026/08/03/19143481/mural-tritura-mahasiswa-trisakti-dihapus-kini-muncul-tulisan-mural-bukan)
