---
id: ZM7ihd9VGQqi
cluster_id: KZwL3brWg3PU
title: Nadiem Akui Amatir Politik, Sibuk 'Kerja Nyata' Malah Tuai Gerutu
slug: nadiem-akui-amatir-politik-sibuk-kerja-nyata-malah-tuai-gerutu
excerpt: Mendikbudristek Nadiem Makarim mengaku menyesal tak bersikap 'sopan' pada
  tokoh politik. Gilanya, ia merasa tak paham peta politik dan lebih memilih 'kerja
  nyata' ketimbang basa-basi, yang justru bikin banyak pihak tersinggung. Republika.co.id
category: politik
tags:
- Nadiem Makarim
- Politik
- Kemendikbudristek
- Pengadilan Tipikor
source_urls:
- https://news.republika.co.id/berita/tfzykw377/nadiem-merasa-bersalah-kurang-sowan-ke-berbagai-tokoh-karena-tak-paham-politik
source_names:
- republika.co.id
image_url: https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/033044000-1780386307-830-556.jpg
meta_title: 'Nadiem Ungkap Kelemahan Politiknya: Tak Paham Politik, Kurang Sowan'
meta_description: Mendikbudristek Nadiem Makarim akui amatir politik, tak paham peta
  politik, dan sering tolak undangan acara. Pengakuannya di sidang jadi sorotan.
canonical_url: https://berita.media/nadiem-akui-amatir-politik-sibuk-kerja-nyata-malah-tuai-gerutu
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T11:02:06Z'
published_at: '2026-06-02T11:02:06Z'
---

Ceritanya begini. Nadiem Makarim, bos besar di Kemendikbudristek, tiba-tiba mengakui kelemahan terbesarnya: dia amatir politik! Di depan majelis hakim Pengadilan Tipikor, ia blak-blakan bahwa selama menjabat, ia sering menolak undangan acara yang tak relevan dengan programnya. Alhasil? Banyak tokoh senior yang merasa tidak dihargai. Republika.co.id

Yang bikin gempar, Nadiem mengaku kurang sowan dan tidak memahami seluk-beluk peta politik. Dia menganggap dirinya hanya seorang profesional yang terbiasa fokus pada tugas. "Ini adalah kesalahan saya saat menjabat menjadi menteri," ujarnya tanpa tedeng aling-aling, seolah menyalahkan dirinya sendiri atas ketidakpahaman itu. Republika.co.id

Parahnya lagi, Nadiem mengakui sering memotong basa-basi di awal pertemuan, langsung to the point ke materi. Ini, katanya, karena ia ingin secepat mungkin bekerja. Dalam dunianya yang penuh angka dan target, sikap seperti ini dihargai. Tapi di dunia politik yang penuh intrik dan saling sapa, ini malah menimbulkan persepsi angkuh, tidak santun, dan kurang berbudaya. Mana ada cerita orang langsung kerja tanpa nyenengin dulu atasan? Republika.co.id

Dia bahkan sesumbar lebih penting 'bekerja nyata' daripada hanya 'kelihatan' bekerja. Pernyataan ini seperti menusuk ulu hati para politikus yang terbiasa dengan retorika dan pencitraan. Nadiem terkesan meremehkan peran diplomasi dan hubungan baik yang justru jadi nyawa politik. "Saya begitu gigih melakukan transformasi dengan cepat, saya kurang merangkul pihak-pihak lama dalam upaya perubahan tersebut," ungkapnya. Republika.co.id

Nah ini dia. Selama ini publik tahu Nadiem sibuk dengan kurikulum merdeka, PIP, dan program-program lainnya. Tapi di balik layar, ia ternyata sadar telah membuat kesalahan fatal: mengabaikan dunia politik yang seharusnya jadi garda terdepan dalam setiap kebijakan. Akhirnya, banyak pihak yang tersinggung dan mungkin merasa tidak dilibatkan. Celakanya, pengakuan ini datang di saat sidang, seolah membela diri sekaligus mengakui kesalahan yang teramat sangat. Habis sudah, sebuah pengakuan yang membuat banyak orang geleng-geleng kepala.

---
**Sumber:** [republika.co.id](https://news.republika.co.id/berita/tfzykw377/nadiem-merasa-bersalah-kurang-sowan-ke-berbagai-tokoh-karena-tak-paham-politik)
