---
id: qYdw_kyjcxUb
cluster_id: LtiVmntE-QeJ
title: 'NGOTAK-NGATIK MBG: ANAK SMA KAYA TERANCAM DICORET!'
slug: ngotak-ngatik-mbg-anak-sma-kaya-terancam-dicoret
excerpt: Denger-denger, Badan Gizi Nasional (BGN) mau 'rembug' ulang program Makan
  Bergizi Gratis (MBG) nih. Gilanya, anak SMA yang tajir melintir, yang uang sakunya
  Rp 200 ribu sehari, katanya sih bakal disikat bersih dari daftar penerima! Bukan
  main!
category: MBG
tags:
- MBG
- Badan Gizi Nasional
- Anak SMA
- Refocusing Anggaran
- Korupsi
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/15/19591131/bgn-buka-peluang-anak-sma-dari-kalangan-mampu-tak-dapat-mbg
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/8o-onyfFRT6hu01Vhl30gFo7o-w=/0x595:5000x3928/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/04/6a218cd358983.jpg
meta_title: Anak SMA Mampu Terancam Dicoret dari MBG
meta_description: Badan Gizi Nasional (BGN) berencana menyaring ulang penerima Makan
  Bergizi Gratis (MBG). Anak SMA dari kalangan mampu terancam tak dapat lagi program
  ini.
canonical_url: https://berita.media/ngotak-ngatik-mbg-anak-sma-kaya-terancam-dicoret
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-15T23:02:56Z'
published_at: '2026-06-15T23:02:56Z'
---

Gila, bro! Dengerin nih berita terbaru yang bikin geleng-geleng kepala dari Badan Gizi Nasional (BGN). Mereka lagi sibuk benerin tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) abis-abisan, sampai-sampai penerima manfaat mau diobrak-abrik. Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, blak-blakan ngomong kalau mereka bakal melakukan *refocusing* penerima manfaat, alias menyaring lagi siapa yang beneran berhak dapat jatah makan gratis ini. Bukan main! Kompas.com.

Nah, ini dia nih yang bikin kuping panas. Arumsari ngasih contoh gampang, anak-anak SMA yang dompetnya tebel-tebel, yang uang sakunya sehari bisa Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, katanya sih nggak perlu lagi dikasih MBG. Parahnya, kalau anak-anak tajir ini disingkirkan, konon bisa ada sekitar 8 juta penerima manfaat yang bakal lenyap dari daftar. Habis sudah! Bayangin coba, bro, yang udah kecukupan malah disingkirin demi yang bener-bener butuh, atau malah kebijakan ini ada udang di baliknya? Kompas.com.

Arumsari sesumbar, katanya sih langkah *refocusing* anggaran ini nggak akan bikin esensi intervensi gizi dari pemerintah jadi amblas. Justru, dia ngotot kalau pemberian intervensi harus lebih tepat sasaran, dan otomatis anggaran yang keluar ke penerima manfaat jadi lebih sedikit. Alhasil, uang negara bisa diselamatkan, tapi dampaknya ke perut rakyat kecil gimana? Siapa yang peduli? Kompas.com.

Memang sih, dia nggak menampik kalau *refocusing* penerima manfaat ini bakal berdampak ke penataan dapur MBG. Kualitas MBG katanya juga mau dibenahi. Tapi yang bikin geram, kok ya ngurus dapur dulu baru mikirin penerima yang bener-bener butuh? Katanya, kalau dapurnya nggak sesuai kaidah masak yang baik, ya hasilnya nggak bakal maksimal. Ya iyalah, bro! Tapi kenapa yang tajir yang disingkirkan duluan? Bukan main kalau beneran begini kebijakannya. Kompas.com.

Pokoknya, menurut Arumsari, ini semua demi MBG yang lebih tepat sasaran. Tapi kalau ujung-ujungnya anak SMA yang sudah mampu masih dapat, dan yang kurang mampu malah terpinggirkan karena dapur diperbaiki, nah ini yang patut dicurigai. Kita tunggu saja kelanjutannya, bro, tapi jangan sampai yang butuh malah ngos-ngosan karena anggaran dipotong seenaknya. Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/15/19591131/bgn-buka-peluang-anak-sma-dari-kalangan-mampu-tak-dapat-mbg)
