---
id: gWDXDsGfzX0g
cluster_id: ZT3jYnCiRQKq
title: 'Ojong Peringatkan Prabowo: Kekuatan Besar Bisa Hancurkan Dunia!'
slug: ojong-peringatkan-prabowo-kekuatan-besar-bisa-hancurkan-dunia
excerpt: Presiden Prabowo diminta serius membaca buku P.K. Ojong soal perang. Gilanya,
  keangkuhan dan salah kalkulasi negara besar bisa bikin dunia porak-poranda dalam
  sekejap. Indonesia jangan sampai ketinggalan meja perundingan!
category: politik
tags:
- P.K. Ojong
- Prabowo Subianto
- Politik Internasional
- Perang Eropa
- Kompas
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/01/07000051/strategi-politik-perang--pesan-dari-p.k.-ojong
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/4ATuicLNCXHI6Ryo4Kug8mSu9_c=/298x7:2886x1732/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2020/07/25/5f1bf346aa1e5.png
meta_title: 'Pesan P.K. Ojong untuk Prabowo: Hati-hati Ambisi Negara Besar!'
meta_description: P.K. Ojong peringatkan bahaya keangkuhan negara besar bisa hancurkan
  dunia. Presiden Prabowo diminta serius baca buku 'Perang Eropa' agar Indonesia tak
  tergilas.
canonical_url: https://berita.media/ojong-peringatkan-prabowo-kekuatan-besar-bisa-hancurkan-dunia
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-01T02:02:36Z'
published_at: '2026-06-01T02:02:36Z'
---

Ceritanya begini. Pendiri Kompas, P.K. Ojong, pernah menulis buku "Perang Eropa". Bukannya cuma nyatet sejarah perang zaman dulu, eh tapi malah kayak ngaca sama kondisi kita sekarang! Ojong itu cerdas, guys, dia ngerti banget kalau negara-negara besar itu kalau udah ngomongin kekuatan, kadang lupa diri. Keangkuhan, salah ngitung kekuatan lawan, sama ilusi kalau diri sendiri paling hebat — itu semua bisa bikin dunia hancur lebur kayak rumah kartu. Kompas

Nah, ini yang bikin geram. Ojong bilang, perang besar itu bukan karena pemimpinnya tiba-tiba jadi gila. Tapi karena masalah kecil yang numpuk terus-terusan. Aliansi yang tadinya sok manis, eh ujung-ujungnya malah bikin tegang. Negara A ngira Negara B gak bakal berani maju, eh ternyata dua-duanya malah nekat sekalian. Persis kayak zaman kita sekarang, Amerika sama Tiongkok saling sindir, Rusia perang sama Ukraina, Laut China Selatan makin panas. Semuanya cuma peduli sama logika kekuatan, tatanan dunia yang dulu dibikin jadi amburadul. Kompas

Yang paling celaka, kata Ojong, negara-negara yang ukurannya di tengah-tengah — kayak Indonesia — bakal gak punya tempat. Dipaksa milih siapa bosnya, atau malah dilibas aja sama yang gede. Prabowo Subianto, presiden kita yang baru dilantik itu, kayaknya udah mulai ngeh soal ini. Dia keliling dunia, dateng ke Amerika, Tiongkok, bahkan sampai ke Paris berkali-kali. Bukan sekadar basa-basi, tapi dia kayak lagi nyari jalan biar Indonesia gak keciduk. Kompas

Dulu kan bebas-aktif, artinya bebas dari penjajahan blok tapi aktif bikin damai. Tapi Ojong bilang, "aktif" zaman sekarang itu gak bisa cuma diem-diem aja sambil nunggu disuruh. Harus punya sikap yang jelas, jangan cuma hadir di forum doang. Prabowo kayaknya ngerti banget pesen dari Ojong ini. Dia gak mau Indonesia cuma jadi penonton atau malah jadi korban di tengah permainan kekuatan negara-negara super. Tapi yang jadi pertanyaan, apa cukup cuma keliling-keliling? Atau ada rencana lain yang lebih gila lagi? Mari kita lihat. Kompas

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/01/07000051/strategi-politik-perang--pesan-dari-p.k.-ojong)
