---
id: EHK2fpIhI0KR
cluster_id: x0Atum4ANxcX
title: Oknum Camat Sukalarang Diduga 'Bermain' Dana Baznas dan THR Perusahaan
slug: oknum-camat-sukalarang-diduga-bermain-dana-baznas-dan-thr-perusahaan
excerpt: Aroma pungli dan dugaan penyalahgunaan dana menyelimuti Kecamatan Sukalarang,
  Sukabumi. Oknum camat diduga memotong bantuan Baznas honorer dan mempermainkan THR
  perusahaan. Perangkat desa pun jadi korban, harus setor uang agar tanda tangan cair.
category: kriminal
tags:
- pungli
- Sukalarang
- Sukabumi
- korupsi
- camat
source_urls:
- https://www.patrolisukabumi.co.id/2026/05/dugaan-aroma-setoran-di-balik-meja.html
source_names:
- patrolisukabumi.co.id
image_url: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpVjJbdVS8IeUBtO2qGRUazVMR04WvDmcb-16gcRnhhHqXGPNQROK46OSYDQg3U0JJxDCITZlBfjapFCOipyjv4rw4UoZWp12bGo-vDCncUsqrWwoLfArdAuV4G4Hqle7Ws7VPBQ36HMNF7vV9d-wO4mYogvVPyPlR5Ls0Ma4BcNAweBbAkJCd3mRIfIaR/w1200-h630-p-k-no-nu/Screenshot%202026-05-25%20084841.png
meta_title: Oknum Camat Sukalarang Diduga Pungli Dana Baznas dan THR Perusahaan
meta_description: Aroma dugaan pungli dan penyalahgunaan dana menyelimuti Kecamatan
  Sukalarang, Sukabumi. Oknum camat diduga mempermainkan bantuan Baznas, THR perusahaan,
  dan meminta uang dari perangkat desa.
canonical_url: https://berita.media/oknum-camat-sukalarang-diduga-bermain-dana-baznas-dan-thr-perusahaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T03:40:38Z'
published_at: '2026-05-25T03:40:38Z'
---

Namanya Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Hari Senin, 25 Mei 2026, jadi hari yang membeberkan borok lama. Sumber internal, yang badannya gemetar tapi nyalinya sebesar gunung, buka suara. Soal pungutan liar, dana bantuan yang disalahgunakan, dan permintaan uang yang bikin pilu. Semua di bawah bayang-bayang oknum camat.

Dugaan pertama mepet Idulfitri, Maret 2026. Enam tenaga honorer dapat rezeki nomplok dari Baznas, masing-masing Rp1,6 juta. Eh, belum juga uangnya dipakai buat beli baju baru, sudah diminta balikin Rp500 ribu per orang sama oknum camat. Total ngumpul Rp3 juta, tapi buat apa? Sampai sekarang misteri, tidak jelas peruntukannya. Patriotisme atau patologi?

Bukan cuma urusan Baznas. Soal Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan juga jadi bancakan. Bantuan yang katanya masuk lewat satu pintu ini, kok ya pembagiannya timpang. Pegawai cuma dapat bingkisan receh: sebungkus biskuit sama sebotol sirup. Yang lain dapat apa? Pasti lebih kinclong.

Perangkat desa berinisial M, 47 tahun, juga ikut buka suara. Katanya, buat ngajuin penghasilan tetap (siltap) desa, harus siap-siap keluar amplop buat camat. Kalau tidak dikasih uang, tanda tangannya mandek. Hampir semua desa jadi korban praktek kotor ini. Camat sebelumnya kayaknya tidak begini-begini amat. Ini Sukalarang atau Saritem?

Belum selesai. Kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun lalu juga jadi ajang cari untung. Enam desa diminta setor Rp8 juta per desa buat acara karnaval kecamatan. Padahal, acara tingkat desa sudah dibiayai sendiri. Giliran acara kelar, desa cuma dikasih suvenir tong sampah sama perabot plastik. Uang Rp48 juta itu lari ke mana? Apa balik lagi ke desa dalam bentuk sampah?

Dugaan lain soal ketahanan pangan. Program yang seharusnya jadi urusan desa ini, kok ya camat ikut nimbrung. Dituding minta jatah anggaran. Pokoknya, semua celah dijadikan ladang basah. Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Camat Sukalarang, Hj. Ratu Badjriawati, S.IP., M.Si., dengan santai membantah semua tudingan. "Saya tidak merasa melakukan hal-hal seperti itu," katanya. Tapi, sumber di lapangan bilang lain. Patrolisukabumi.co.id

---
**Sumber:** [patrolisukabumi.co.id](https://www.patrolisukabumi.co.id/2026/05/dugaan-aroma-setoran-di-balik-meja.html)
