Oknum Porter Maskapai Jadi Target Penyelidikan Polisi atas Pembobolan Koper Penumpang

Lima porter bandara ditangkap karena membobol koper penumpang pesawat dan mencuri barang mewah senilai Rp 40 juta. Pelaku mengincar koper yang mudah dibobol, seperti tanpa gembok atau bungkus. Dalam aksinya, pelaku memiliki peran berbeda. AS sebagai eksekutor membobol koper dan mengambil perhiasan, H membantu menyusun koper dan mencuri perhiasan, A menyerahkan koper ke lambung pesawat, D menyerahkan koper ke lambung pesawat, dan T menyimpan perhiasan yang dicuri. Para pelaku memanfaatkan keterlambatan pesawat selama 2 jam untuk melakukan aksinya. Polisi masih mendalami kasus dan menerima laporan serupa dengan modus pembobolan saat pesawat delay.