---
id: EfT1LoWnXZQd
cluster_id: j4U1Nuh9puky
title: Oknum TNI Dihajar Massa di Lampung Utara Gara-gara Tegur Geber Motor!
slug: oknum-tni-dihajar-massa-di-lampung-utara-gara-gara-tegur-geber-motor
excerpt: Video keributan antara oknum TNI dan warga sipil di Lampung Utara jadi viral!
  Gara-garanya sepele, cuma tegur anak muda yang geber motor. Eh, malah jadi baku
  hantam sampai massa ngejar-ngejar! Kompas.
category: viral
tags:
- TNI
- warga
- Lampung Utara
- keributan
- viral
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/06/06/201923178/video-kericuhan-oknum-tni-dan-warga-di-lampung-utara-viral-berawal-dari
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/whttTspj52mpdBSj6w2drwK7_ag=/243x23:1898x1127/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/06/6a241c0bd800c.jpg
meta_title: Kericuhan Oknum TNI dan Warga di Lampung Utara Viral
meta_description: Video kericuhan antara oknum TNI dan warga sipil di Lampung Utara
  viral! Gara-garanya sepele, tegur geber motor, berujung baku hantam dan kejar-kejaran
  massa.
canonical_url: https://berita.media/oknum-tni-dihajar-massa-di-lampung-utara-gara-gara-tegur-geber-motor
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T17:02:06Z'
published_at: '2026-06-06T17:02:06Z'
---

Siang bolong-bolong, tahu-tahu satu video bikin gempar dunia maya. Gara-gara siapa coba? Gara-gara anggota TNI! Di Desa Pekurun, Lampung Utara, bukannya jadi pelindung, eh malah terlibat kericuhan sama warga sipil. Gila bro, ini videonya 33 detik tapi isinya bikin jantung deg-degan. Kelihatan jelas ada aksi saling dorong sampai ngejar-ngejar massa. Ujung-ujungnya warga panik. Kompas.

Kejadiannya di kawasan wisata sekitar Bendungan Way Rarem, ramai jadi tegang seketika. Yang tadinya asyik ngobrol, eh langsung berubah jadi adu fisik. Parahnya, beberapa pria berseragam loreng kelihatan adu jotos sama anak-anak muda. Bukan cuma itu, sampai saling pukul dan tendang di tengah kerumunan. Suara teriakan perempuan yang histeris bikin suasana makin mencekam. Warga sampai lari pontang-panting menghindari kejaran. Kompas.

Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten, Letkol Inf Ranoviandy Chairul, mencoba menjelaskan. Katanya sih, ini semua berawal dari teguran. Ada anggota Brigif TP 45/SB yang coba mengingatkan sekolompok remaja. Remaja ini nggeber-geber motornya kenceng banget pas lewat Gerbang Way Rarem. Anggota TNI itu cuma minta hati-hati dan jaga ketertiban. Tapi siapa sangka, teguran damai malah dibalas kasar. Adu argumen pun pecah. Kompas.

Eh, tapi cerita belum selesai. Kelompok remaja yang merasa tidak terima itu, balik lagi dari arah Bendungan Way Rarem. Caranya tetap sama, nggeber-geber motor kayak tidak ada dosa. Anggota Brigif TP 45/SB pun kembali mengingatkan. Nah, di sinilah kesalahpahaman memuncak. Adu argumen berubah jadi keributan. Yang tadinya cuma teguran berujung kekerasan. Ini bukan lagi soal soal kendaraan, tapi harga diri yang tersinggung. Kompas.

Yang bikin geram, menurut Letkol Ranoviandy, kejadian ini tidak mewakili hubungan baik antara TNI dan masyarakat Desa Pekurun. Katanya ini cuma kesalahpahaman di lapangan. Tapi ya gimana tidak rusuh kalau teguran dibalas kasar, terus balik lagi dengan kelakuan yang sama? Akhirnya ya kejadian kayak gini. Semoga saja masalahnya cepat kelar dan tidak ada lagi yang 'salah paham' dengan cara begini. Kompas.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/06/06/201923178/video-kericuhan-oknum-tni-dan-warga-di-lampung-utara-viral-berawal-dari)
