---
id: 35rghNZLSaWd
cluster_id: rC0KE41Ab833
title: Ormas Islam Dituding Tak Progresif? Profesor UIN Jakarta Gebrak Meja Bicara
  Keras!
slug: ormas-islam-dituding-tak-progresif-profesor-uin-jakarta-gebrak-meja-bicara-keras
excerpt: Gila bro! Ada yang bilang ormas Islam jalan di tempat, eh Profesor Dzuriyatun
  Toyibah dari UIN Jakarta langsung pasang badan. Dzuriyatun dengan lantang bilang,
  agama dan ormas Islam justru tetep gas pol progresif di tengah demokrasi yang loyo!"
category: ormas
tags:
- ormas islam
- demokrasi
- uinsyakamka
- nu online
- profesor
source_urls:
- https://www.nu.or.id/nasional/guru-besar-uin-jakarta-peran-agama-dan-ormas-islam-tetap-progresif-di-tengah-kemunduran-demokrasi-mpJvW
source_names:
- NU Online
image_url: https://storage.nu.or.id/storage/post/4_3/thumb/peran-agama-dan-ormas-islam-tetap-progresif-di-masyarakat_1786361245.webp
meta_title: 'Profesor UIN Jakarta: Ormas Islam Progresif di Tengah Mundurnya Demokrasi'
meta_description: Prof Dzuriyatun Toyibah, Guru Besar UIN Jakarta, membantah ormas
  Islam tak progresif. Ia tegaskan peran vital mereka di tengah isu kemunduran demokrasi.
  Baca faktanya!
canonical_url: https://berita.media/ormas-islam-dituding-tak-progresif-profesor-uin-jakarta-gebrak-meja-bicara-keras
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-10T17:02:37Z'
published_at: '2026-08-10T17:02:37Z'
---

Heboh, Pak! Kemarin Senin (10/8/2026), di acara diskusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang digandeng Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) di Jakarta, Prof Dzuriyatun Toyibah, Guru Besar UIN Syarif Hidyatullah Jakarta, bikin kuping panas orang-orang yang nyinyir itu. Beliau dengan tegas bilang, terlepas dari kondisi Indonesia kayak apa, peran agama dan ormas Islam itu justru KIAN MAJU dan SEMAKIN PROGRESIF! Nggak kaleng-kaleng, agama di Asia Tenggara diprediksi jadi faktor pendorong pembangunan, ujar Dzuriyatun Toyibah, NU Online.

Nah, yang bikin geram itu, Prof Dzuriyatun ngaku, ada aja pihak yang sinis, ngiranya ormas Islam itu kayak dinosaurus, udah nggak relevan. "Saya dengar ada yang bilang mendingan ormas itu nggak usah ada, nggak berguna," katanya dengan nada kesal. Tapi Prof Dzuriyatun langsung pasang badan, "Saya tidak terima! Ormas Anda semua punya peran yang sangat penting," bantahnya keras. Beliau bilang, ormas Islam itu teruji jadi benteng sosial paling depan, menjaga komitmen kebangsaan dan merawat keberagaman, plus dampingi masyarakat akar rumput. Ini fakta, bro, NU Online.

Memang sih, Prof Dzuriyatun nggak nutup mata. Beliau ngaku ada beberapa hal yang Ormas Islam kayak NU dan Muhammadiyah itu belum bisa terima seratus persen soal demokrasi. Contohnya soal hak-hak minoritas, masih ada yang berpendapat belum bisa. Tapi, bukan berarti gara-gara itu agama nggak bisa jadi pendukung perdamaian, kan? "Kalau tidak bisa menerima demokrasi secara sempurna, bukan berarti demokrasi itu bisa ditinggalkan," tegas Prof Dzuriyatun. Yang jelas, pergerakan ormas Islam di Indonesia itu luar biasa! Mereka mampu pakai ruang publik buat perjuangkan keadilan sosial, hak sipil, bahkan sampai menyuarakan kemanusiaan di panggung internasional. Islam Indonesia ini punya kekuatan inkorporatif luar biasa dengan nilai moderasi dan toleransi sebagai instrumen diplomasi, NU Online.

Profesor Dzuriyatun Toyibah ini kan aktif di Lakpesdam NU, jadi paham betul gimana ormas bergerak. Jadi, kalau ada yang nyalahin ormas karena demokrasi dianggap mundur, itu pandangan keliru namanya. Mereka ngabaikan fakta sejarah dan realitas sosial yang ada. Ormas Islam itu nggak cuma soal ibadah, tapi jadi agen perubahan yang nyata di masyarakat. Pengalaman sejarah sudah membuktikan, ormas Islam di Indonesia itu kuat banget dalam beradaptasi dan bahkan jadi motor penggerak positif di tengah berbagai tantangan. Justru di tengah isu kemunduran demokrasi, ormas Islam tetap berdiri tegak jadi pilar progresivitas, NU Online.

Jadi, intinya gini, jangan sampai kita termakan isu-isu miring yang mendiskreditkan ormas Islam. Mereka itu punya peran vital yang nggak bisa digantikan. Alhasil, di tengah isu demokrasi yang katanya mandeg, justru ormas Islam lah yang terbukti masih punya semangat juang dan kontribusi nyata buat kemajuan bangsa. Selesai! NU Online.

---
**Sumber:** [NU Online](https://www.nu.or.id/nasional/guru-besar-uin-jakarta-peran-agama-dan-ormas-islam-tetap-progresif-di-tengah-kemunduran-demokrasi-mpJvW)
