---
id: ilVhd4seEoJV
cluster_id: CZKzGikHZXxD
title: Ormas Keagamaan Pecah-Belah, Akidah Ikut Remuk Redam
slug: ormas-keagamaan-pecah-belah-akidah-ikut-remuk-redam
excerpt: Gara-gara elite ormas keagamaan sibuk berebut kursi kepengurusan, umatnya
  jadi korban dualisme legitimasi dan pertarungan akidah. Energi dakwah amblas digerus
  konflik internal, bikin generasi muda melongo lihat pemimpinnya tak becus jaga persatuan.
  Kompas.com
category: ormas
tags:
- ormas
- konflik internal
- pemecahan ormas
- akidah
- legitimasi
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/08/26/08200081/mencegah-ormas-keagamaan-besar-terpecah?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/kGvczQe1BAThnSs1loDPUgLcTZY=/0x0:4997x3331/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/03/20/69bcbf7fad45a.jpg
meta_title: 'Ormas Keagamaan Pecah: Akidah Amblas, Generasi Muda Melongo'
meta_description: 'Gaya Meteor: Ormas keagamaan terpecah bikin dualisme legitimasi
  dan pertarungan akidah. Generasi muda jadi saksi hilangnya otoritas moral akibat
  konflik elite. Baca analisisnya!'
canonical_url: https://berita.media/ormas-keagamaan-pecah-belah-akidah-ikut-remuk-redam
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-26T17:02:03Z'
published_at: '2026-08-26T17:02:03Z'
---

Parahnya, ormas keagamaan yang dibangun di atas ikatan ideologis dan teologis yang kuat malah ikut terpecah belah! Beda sama partai politik yang anggotanya cuma ikut-ikutan demi pemilu, pengikut ormas keagamaan ini punya ikatan batin yang dalam, bahkan sampai lintas generasi. Identitas mereka melekat erat dengan keyakinan dan sejarah perjuangan organisasi. Lah gimana tidak, kalau rumah identitas kolektif mereka retak, yang rusak bukan cuma strukturnya, tapi emosi para pengikutnya pun ikut terguncang. Kompas.com

Nah ini dia yang bikin runyam, pecahnya ormas keagamaan memunculkan persoalan berlapis yang bikin geram. Pertama, masalah dualisme legitimasi di mana tiap kubu merasa paling benar, mengubah konflik administratif jadi pertarungan akidah dan sejarah yang sengit. Celakanya lagi, pengikut di akar rumput jadi korban, terpaksa memilih loyalitas dan terseret dalam konflik elite yang sama sekali tidak mereka inginkan. Padahal, energi mereka seharusnya dipakai untuk dakwah dan pelayanan, bukan malah sibuk urusin pertikaian para bosnya. Kompas.com

Yang bikin miris, ketika para pemimpin ormas sibuk saling klaim dan menggugat, kepercayaan umat perlahan terkikis habis. Energi organisasi yang seharusnya disalurkan untuk pendidikan umat, pemberdayaan ekonomi, atau pelayanan sosial, malah amblas tak bersisa untuk mengurus konflik internal yang tak kunjung usai. Kerugiannya bukan main, bersifat jangka panjang karena ormas keagamaan itu bertugas mentransmisikan nilai dari satu generasi ke generasi berikutnya. Jika kepengurusannya porak-poranda, otomatis pewarisan nilai pun ikut terganggu. Kompas.com

Dan bukan main, generasi muda menyaksikan sendiri organisasi yang mengajarkan persaudaraan ternyata gagal menjaga persatuan para pemimpinnya sendiri. Akibatnya, otoritas moral organisasi pun ikut terkikis lebur. Padahal, legitimasi ormas keagamaan itu kan lahir dari moral para pemimpinnya. Ujung-ujungnya, tidak mudah selesai kalau sudah begini, semuanya jadi ribet karena berebut siapa yang paling berhak. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/08/26/08200081/mencegah-ormas-keagamaan-besar-terpecah?page=all)
