---
id: C5u8XoriU0o-
cluster_id: wVvLDqPLLiRM
title: Ormas Madas Ditolak! Warga Bali Minta Pusat Segera Bertindak
slug: ormas-madas-ditolak-warga-bali-minta-pusat-segera-bertindak
excerpt: Gede Suralaga dari Kesbangpol Bali terima warga yang gerah dengan Ormas Madas
  Nusantara. Aspirasi penolakan bukan anti-suku, tapi jaga budaya Ajeg Bali yang berakar
  kuat. Gilanya, urusan ormas ternyata nunggu pusat!
category: ormas
tags:
- Ormas
- Madas Nusantara
- Bali
- Kesbangpol Bali
- Ajeg Bali
source_urls:
- https://barometerbali.com/kesbangpol-bali-terima-aspirasi-warga-yang-tolak-ormas-madas-nusantara/
source_names:
- Barometer Bali
image_url: https://barometerbali.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-04-at-15.56.19.jpeg
meta_title: Ormas Madas Nusantara Ditolak Warga Bali, Minta Pusat Segera Bertindak
meta_description: Warga Bali sampaikan aspirasi penolakan terhadap Ormas Madas Nusantara
  ke Kesbangpol Bali. Bukan anti-suku, tapi jaga budaya Ajeg Bali. Nasib ormas ini
  nunggu keputusan pusat!
canonical_url: https://berita.media/ormas-madas-ditolak-warga-bali-minta-pusat-segera-bertindak
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T17:02:29Z'
published_at: '2026-06-04T17:02:29Z'
---

Ceritanya begini. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Gede Suralaga, dikepung warga. Bukan mau minta tanda tangan artis, tapi mau menyampaikan aspirasi penolakan tegas terhadap Ormas Madas Nusantara yang nongkrong di Pulau Dewata. Pertemuan yang panas ini digelar di Kantor Kesbangpol Bali, Denpasar, Kamis (4/6/2026). Suralaga didampingi anak buahnya, Gede Adhi Tiana Putra, yang sepertinya cuma bisa manggut-manggut.

Perwakilan warga dari berbagai daerah di Bali hadir dengan muka masam. Mereka datang bukan untuk nyepi, tapi untuk menyuarakan keresahan yang sudah membukit. Ormas ini, kata mereka, berpotensi bikin Bali yang damai jadi ajang drama sosial. Yang bikin gemas, perwakilan dari Buleleng, Ketut Ngurah dan Komang Sudiarta, sampai minta pemerintah pusat turun tangan. Tapi apa daya, Kesbangpol Bali cuma bisa bilang kewenangan pembubaran ormas itu ada di pusat. Jadi, rakyat cuma bisa nunggu sambil menahan sabar. Barometer Bali.

Nah ini dia, perwakilan warga Gianyar, Pande Manik S, langsung pasang badan. Dia tegaskan, ini bukan soal benci suku atau asal daerah. Mereka tetap menghormati hak siapa saja untuk datang dan mencari nafkah di Bali. "Kami hadir di sini bukan untuk menebar kebencian. Kami berdiri di sini bukan untuk memusuhi saudara-saudara kami dari Madura ataupun dari daerah mana pun di Nusantara," katanya tegas. Tapi jangan salah, hak masyarakat Bali untuk menyampaikan kegelisahan juga harus dihargai, dong! Barometer Bali.

Menurut Pande, Bali itu sudah punya benteng pertahanan budaya dan keamanan yang kuat. Ada desa adat, pecalang yang gagah berani, sampai kepolisian dan TNI yang siap mengayomi. Jadi, kehadiran ormas yang membawa identitas kesukuan dan berpotensi membangun pengaruh kelompok tertentu itu bikin resah. Konsep Ajeg Bali itu bukan berarti menutup diri atau anti-persaudaraan, tapi menjaga akar budaya leluhur agar generasi penerus tidak lupa daratan. Bali yang kuat ya Bali yang berbudaya! Barometer Bali.

Penggiat media sosial, Wayan Setiawan, ikutan angkat bicara. Dia pertegas lagi, penolakan ini spesifik untuk Madas sebagai organisasi, bukan buat warga Madura atau daerah lain. Tolong jangan dibenturkan sama isu suku! "Yang saya tolak adalah Madas sebagai organisasi atau ormas. Yang lain-lain tidak saya tolak," tegasnya. Wayan minta Pemprov Bali, lewat Kesbangpol, berani ambil sikap resmi biar polemik ini tidak meledak jadi konflik sosial yang lebih parah. Kalau tidak, bisa jadi masalah kecil ini membesar. Barometer Bali.

Celakanya, sampai berita ini diturunkan, belum ada sikap resmi dari Pemprov Bali. Warga berharap aspirasi mereka tidak angin lalu. Bali yang aman dan berbudaya harus tetap terjaga dari dinamika sosial yang tidak diinginkan. Entah sampai kapan ormas ini bisa bertahan di Bali, kita tunggu saja gebrakan dari pusat!

---
**Sumber:** [Barometer Bali](https://barometerbali.com/kesbangpol-bali-terima-aspirasi-warga-yang-tolak-ormas-madas-nusantara/)
