---
id: xy5uoS_B4ikR
cluster_id: lqYJLk085FOs
title: Ormas Wartawan Minta Uang ke Karaoke, Satpol PP Dikondisikan!
slug: ormas-wartawan-minta-uang-ke-karaoke-satpol-pp-dikondisikan
excerpt: Gila bro, ormas ngaku wartawan di Demak malah jadi calo Satpol PP! Sebar
  isu viral kalau tak setor bulanan, karaoke pun diobok-obok razia. Rp 500 ribu tiap
  bulan, demi 'kenyamanan' aparat. Parahnya, uang itu katanya langsung ke KEPALA Satpol
  PP!
category: ormas
tags:
- ormas
- demak
- satpol pp
- pemerasan
- karaoke
- viral
source_urls:
- https://www.detik.com/jateng/berita/d-8515011/viral-ormas-disebut-minta-uang-ke-karaoke-demak-buat-kondisikan-satpol-pp
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/02/viral-di-demak-1780397491481_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Ormas Demak Minta Uang ke Karaoke untuk Satpol PP, Viral!
meta_description: Heboh! Ormas ngaku wartawan di Demak diduga jadi calo Satpol PP.
  Setoran bulanan Rp 500 ribu demi razia, langsung ke Kepala Satpol PP? Pengusaha
  karaoke terancam viral jika tak setor!
canonical_url: https://berita.media/ormas-wartawan-minta-uang-ke-karaoke-satpol-pp-dikondisikan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-03T08:02:23Z'
published_at: '2026-06-03T08:02:23Z'
---

Ceritanya begini. Di Kabupaten Demak, ada kabar burung yang bikin geram sampai ke ubun-ubun. Sebuah ormas yang mengaku-ngaku wartawan ini kelakuannya kayak preman pasar! Mereka teror pengusaha karaoke, minta "atensi" bulanan. Alasan? Buat "mengondisikan" Satpol PP setempat. Lah, kok jadi begini negara ini?

Semua terbongkar gara-gara akun Facebook Mas Khani di grup WARGA DEMAK posting bukti chat WhatsApp dan transferan. Katanya, ada wartawan dari ormas Pasopati ini jadi kaki tangan Satpol PP. Tiap bulan harus setor duit biar kafe karaoke "aman" dari razia. Yang bikin greget, "atensi" itu disebut-sebut langsung diserahkan ke Kepala Satpol PP! Mana ada cerita begini berakhir baik, bro.

Yang ngaku jadi korban ini namanya Rokhani, manajer salah satu kafe. Dia bilang, yang minta-minta itu anggotanya Eko HK, namanya Iwan Dwi Setiawan. Tiap bulan, Rp 500 ribu ditransfer ke rekening si Iwan. Udah jalan setahun lebih! Kasihan pengusaha kecil, tiap bulan harus setor ke ormas sama aparat. Kalau tidak setor? Langsung diancam diviralkan sama si ormas. Kalau sudah diviralin, Satpol PP-nya malah makin rajin razia. Jadi kayak dipalak dua kali, gimana tidak mengelus dada?

Gilanya, Rokhani ini baru sebulan pegang pembukuan, tapi bukti setorannya lengkap. Ternyata sudah lama terjadi. Dia cerita, kalau ormas ini nggak diurus, Satpol PP jadi sering banget razia. Tapi kalau sudah "dikondisikan", razia cuma setahun sekali. Ini jelas pemerasan terselubung, bro! Uang rakyat kecil disedot habis demi kenyamanan oknum yang mengaku wartawan dan oknum aparat. Detikcom

Yang bikin parah lagi, kata Rokhani, "Seluruh kafe" di Demak kayaknya kena getahnya. Jadi ini bukan cuma satu kafe, tapi diduga jadi sindikat! Pengusaha karaoke dipaksa bayar "pajak" bulanan ke ormas yang katanya wartawan ini, demi Satpol PP nggak usah repot-repot razia. Pantas saja Demak jadi sorotan. Kalau begini terus, kapan mau maju? Habis sudah, negeri ini butuh aparat bersih, bukan calo ormas!

Ini namanya udah keterlaluan! Ormas yang seharusnya jaga ketertiban malah bikin onar, nyari duit haram dengan mengatasnamakan aparat. Kepala Satpol PP-nya gimana? Tahu nggak ada anggotanya yang "main" begini? Rakyat Demak yang kena imbasnya, harus bayar demi "ketenangan" yang palsu. Sampai kapan ormas model begini dibiarkan berkeliaran? Detikcom

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jateng/berita/d-8515011/viral-ormas-disebut-minta-uang-ke-karaoke-demak-buat-kondisikan-satpol-pp)
