---
id: Kb2LD-UFBy1-
cluster_id: 3ClmBwY4qOVR
title: Pabrik Dosa Tegal! Ibu Muda Tersangka, Pacar Aristokrat Pelaku Utama?
slug: pabrik-dosa-tegal-ibu-muda-tersangka-pacar-aristokrat-pelaku-utama
excerpt: Di Tegal, polisi nyokok ibu muda ES (20) gara-gara bayi di lemari. Tapi ayahnya
  ngegas, bilang pacarnya R si 'pria dewasa' lah biang keroknya. Gilanya, R malah
  kabur kayak tikus dicokot sempak!
category: kriminal
tags:
- bayi dalam lemari
- Tegal
- kekerasan anak
- pemaksaan aborsi
- kriminal
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/05/28/162519678/kasus-jasad-bayi-dalam-lemari-di-tegal-ayah-tersangka-anak-saya-bukan
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/4ue_NtIxXMiFuI9b4homi_VmT98=/0x0:750x500/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2025/12/24/694bb01adb1f1.jpg
meta_title: 'Ayah Korban: Pacar Anak Pelaku Utama Kasus Bayi di Lemari Tegal'
meta_description: Ibu muda ES (20) jadi tersangka kasus bayi dalam lemari di Tegal.
  Tapi ayahnya menuding R, pacar ES, sebagai otak kejahatan. Begini kronologinya!
canonical_url: https://berita.media/pabrik-dosa-tegal-ibu-muda-tersangka-pacar-aristokrat-pelaku-utama
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-28T11:02:27Z'
published_at: '2026-05-28T11:02:27Z'
---

Ceritanya begini. Di sebuah kos-kosan di Desa Blubuk, Tegal, tercium bau busuk yang bikin merinding. Warga yang curiga akhirnya dobrak pintu lemari, dan betapa kagetnya mereka — sesosok bayi tak bernyawa tergeletak di sana! Polisi langsung bergerak, dan sang ibu muda, ES (20), langsung diringkus. Tapi ini bukan cerita biasa, bro!

Ayah ES, Erwin Marisi Pasaribu, ngegas pol. Dia menuntut keadilan, bukan buat anaknya yang kini jadi tersangka, tapi buat R, pacar ES yang dia sebut sebagai otak dari segala dosa ini. Erwin bilang anaknya itu korban, dijebak sama R sejak 2023 pake bujuk rayu, tipu muslihat, sampai ancaman nyebarin video asusila. Parahnya lagi, saat ES hamil anak kedua, R malah kabur entah ke mana, putus komunikasi kayak nggak punya hati nurani. Kompas.com

Menurut Erwin, sepanjang 2023 sampai 2026, ES terus-terusan diintimidasi sama R. Bahkan, kehamilan pertamanya dipaksa gugurin pake obat-obatan terlarang! Gilanya, pas hamil lagi di Agustus 2025, ES pilih mempertahankan kandungannya karena trauma berat. Tapi R? Malah melarikan diri. Ujung-ujungnya, ES yang panik sendirian harus bersalin, dan sang bayi diduga meninggal karena kekurangan oksigen. Dia berusaha tenangkan tangis bayi biar nggak kedengeran tetangga, tapi apa daya, jiwanya sudah terguncang hebat.

Kuasa hukum keluarga, Harto Banjar Nahor, langsung pasang badan. Rencananya Jumat (29/5/2026), mereka bakal bikin laporan resmi ke Polres Tegal. Mereka minta R diproses hukum berlapis, mulai dari UU Perlindungan Anak sampai pemaksaan aborsi dan pengancaman. Ini bukan sekadar kasus pembunuhan bayi, tapi juga jeritan korban yang nggak mau dihakimi dua kali. Kompas.com

Yang bikin geram, di tengah kepanikan ES, si R malah kabur entah ke mana. Ini namanya maling teriak maling! Atau lebih tepatnya, pelaku kabur ninggalin korban yang lagi berdarah-darah. Semoga polisi Tegal bergerak cepat, nggak cuma nyokok si ibu muda, tapi juga si R yang jadi akar masalah. Habis sudah cerita tragis ini kalau R nggak segera diringkus!

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/05/28/162519678/kasus-jasad-bayi-dalam-lemari-di-tegal-ayah-tersangka-anak-saya-bukan)
