---
id: WmoiWU9_SwlM
cluster_id: z649ATxra_pi
title: Pabrik Garmen Korsel Sikat Ratusan Buruh, Pesangon Cuma Setengah!
slug: pabrik-garmen-korsel-sikat-ratusan-buruh-pesangon-cuma-setengah
excerpt: Gilanya, ratusan buruh PT. Namnam Fashion Industries di Cimahi harus rela
  di-PHK massal dengan pesangon hanya setengah dari ketentuan. Pihak pabrik ngakunya
  rugi tiga tahun, tapi saksi ahli bilang cuma pengurangan laba! Drama ini bikin geram!
category: phk
tags:
- PHK
- Pekerja Pabrik
- PT Namnam Fashion Industries
- Cimahi
- Pesangon
source_urls:
- https://www.detik.com/jabar/bisnis/d-8619981/suara-pihak-pabrik-garmen-yang-phk-ratusan-karyawan-di-cimahi
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/15/perwakilan-pt-namnam-fashion-industries-saat-penuhi-panggilan-disnaker-kota-cimahi-1786780987312_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Pabrik Garmen Korsel di Cimahi PHK Ratusan Buruh, Pesangon Cuma Setengah!
meta_description: Ratusan buruh PT. Namnam Fashion Industries Cimahi di-PHK dengan
  pesangon hanya setengah dari hak. Pihak pabrik klaim rugi, namun sidak temukan modus
  pengurangan laba untuk akali pesangon.
canonical_url: https://berita.media/pabrik-garmen-korsel-sikat-ratusan-buruh-pesangon-cuma-setengah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-16T05:01:58Z'
published_at: '2026-08-16T05:01:58Z'
---

Astaga naga, dengerin nih berita bikin mangkel dari Cimahi! Ratusan buruh, tepatnya 178 karyawan PT. Namnam Fashion Industries di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, mesti angkat koper mendadak. Habis sudah cerita manis mereka di pabrik garmen asal Korea Selatan ini, eh tapi malah digebuk PHK. Dan bukan main, alasan pabriknya bikin kuping panas: katanya rugi melulu selama tiga tahun belakangan. Ujung-ujungnya, pesangon yang diberikan cuma setengah dari hak seharusnya!detikcom

Pihak pabrik, lewat Manajer Marketing Sandi Irawan, berkelit kalau kerugian itu nyata dan sudah divalidasi akuntan publik. Nah, dasar validasi itulah, katanya, mereka cuma sanggup bayar pesangon 0,5 kali ketentuan, dan klaim sudah disepakati sama karyawan. 'Alhamduillah seluruh pesangon karyawan sudah dibayarkan,' katanya dengan santai. Lah gimana tidak bikin geram, tapi ya sudah, kata mereka kesanggupan segitu doang.detikcom

Parahnya, ternyata ada yang nggak terima sama cerita kerugian ini. Deputi Asisten II Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Dadan Sudiana, sampai sidak ke sana. Beliau mewakili Said Iqbal dan langsung menemukan kejanggalan yang bikin geleng-geleng kepala. Ternyata, laporan keuangan yang ditunjukkan manajemen bukanlah bukti kerugian, melainkan sekadar 'pengurangan laba setelah diaudit akuntan publik'. Nah ini dia, modus basi biar bisa bayar pesangon seenaknya!detikcom

Dadan langsung nyinyir, menuding perusahaan berusaha mengakali laporan keuangan demi ngakalin pesangon buruh. Modus ini terang-terangan bertujuan agar hak buruh yang mestinya 1 kali upah, cuma dikasih 0,5 kali upah. Padahal, menurut Dadan, perusahaan ini harusnya bisa tetap jalan kalaupun ada efisiensi, bukan pura-pura rugi terus-terusan selama tiga tahun berturut-turut. Yang bikin nyesek, katanya, ini menyalahi aturan dan mengesampingkan unsur kemanusiaan yang seharusnya jadi prioritas utama.detikcom

Jadi bayangin aja, pabrik gede asal Korea bisa-bisanya nipu buruh dengan dalih rugi. Ratusan orang kehilangan mata pencaharian, eh pesangonnya dipotong separo. Selesai sudah cerita para buruh ini, pontang-panting cari kerja lagi dengan bekal seadanya. Ini jelas bukan cerita bagus, tapi fakta pahit yang terjadi di lapangan!detikcom

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jabar/bisnis/d-8619981/suara-pihak-pabrik-garmen-yang-phk-ratusan-karyawan-di-cimahi)
