---
id: KnpggkUeVb-P
cluster_id: aWoRzxhU0NtH
title: 'Pangkas Cucu BUMN, DPR: Jangan Buang-Buang Duit Rakyat!'
slug: pangkas-cucu-bumn-dpr-jangan-buang-buang-duit-rakyat
excerpt: Gara-gara banyak perusahaan 'titipan' tak jelas fungsinya, anggota DPR Firnando
  Ganinduto mendesak perampingan BUMN segera dipercepat.  Alasannya, semua tahu, duit
  rakyat jangan sampai amblas sia-sia! Kompas.com
category: BUMN
tags:
- BUMN
- DPR
- Streamlining
- Perampingan
- Korupsi
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/08/12/19063051/minta-pemangkasan-anak-cucu-bumn-dipercepat-anggota-dpr-jangan-buang-buang
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/Br3PEEZQRDdfVDqh5quMTngAFf4=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/14/6a2e028d848b7.jpg
meta_title: DPR Mendesak Pemangkasan Anak Cucu BUMN Segera
meta_description: Anggota DPR Firnando Ganinduto geram melihat banyaknya anak cucu
  BUMN tak jelas fungsinya, desak perampingan dipercepat demi efisiensi uang rakyat.
canonical_url: https://berita.media/pangkas-cucu-bumn-dpr-jangan-buang-buang-duit-rakyat
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-12T17:01:51Z'
published_at: '2026-08-12T17:01:51Z'
---

Gila, bro! Dengerin nih kelakuan perusahaan plat merah kita. Banyak banget 'anak cucu' perusahaan yang ngebengkakin struktur, tapi fungsinya nggak jelas! Nah, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Firnando Ganinduto, gregetan banget melihat ini. Beliau mendesak pemerintah biar kebijakan *streamlining* atau perampingan struktur BUMN itu dipercepat, jangan cuma jadi wacana! Soalnya, keberadaan anak cucu perusahaan ini cuma bikin boros sumber daya, padahal itu kan duit rakyat, Cing! Kompas.com

Firnando bilang, Komisi VI DPR itu prinsipnya dukung banget penataan BUMN ini. Kenapa? Ya jelas lah, jangan sampai ada perusahaan 'titipan' yang nggak jelas gunanya tapi malah ngabisin duit negara. "Kita harus ingat bahwa uang BUMN pada akhirnya adalah uang rakyat," tegasnya, sambil geleng-geleng kepala. Parahnya lagi, isu *streamlining* ini udah jadi agenda lama, dibahas terus di RKAP Danantara sejak awal tahun. Tapi kok ya masih gini-gini aja, struktur BUMN masih aja kayak gajah gendut! Kompas.com

Beliau ngasih tau nih, *streamlining* itu bukan cuma soal mengurangi jumlah perusahaan atau membubarkan seenaknya. Oh, jangan salah! Penataan ini harus dilakukan secara presisi, yang penting fungsi utama tiap perusahaan tetap terjaga. Kalau strukturnya lebih sederhana, pengambilan keputusan pasti lebih ngebut, lapisan birokrasi berkurang drastis, efisiensi meroket, dan yang paling penting, BUMN jadi lebih gesit adaptasi sama perubahan ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar angka, tapi soal kualitas kerja BUMN! Kompas.com

Dan puncaknya, Firnando nyorot habis-habisan kondisi di Pertamina. Menurut beliau, perampingan di sana harus fokus buat ngembaliin Pertamina ke jalur bisnis inti: energi dan sumber daya mineral. Lah, masa sih Pertamina punya bisnis rumah sakit, pesawat terbang, atau bisnis lain yang nggak nyambung sama urat nadi utamanya? Firnando saranin, bisnis-bisnis yang nggak *core* itu ya ditata, dipisah aja biar nggak ngerepotin dan nggak ganggu fokus utama. Ini bukan buat ngecil-kecilin Pertamina, tapi biar mereka bisa lari kenceng ngejar mandat strategisnya! Kompas.com

"Target kita bukan sekadar mengurangi jumlah entitas BUMN, tapi membangun struktur yang benar-benar efektif dan produktif," serunya lagi. Habis sudah, bro! Jangan buang-buang uang rakyat buat nahan perusahaan yang nggak jelas fungsinya! Streamlining ini harus segera dipercepat, dilakuin yang bener, sambil tetep jaga *core business*-nya. Biar BUMN kita makin kuat dan beneran ngasih kontribusi gede buat ekonomi dan masyarakat. Kalau nggak, rakyat yang bakal ngomel terus! Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/08/12/19063051/minta-pemangkasan-anak-cucu-bumn-dipercepat-anggota-dpr-jangan-buang-buang)
