---
id: h9A9YoxmOq7X
cluster_id: LobTYlaKXkF_
title: Pangkas Rp 67 T Anggaran Gizi Gratis! Kantor Pusat Gigit Jari!
slug: pangkas-rp-67-t-anggaran-gizi-gratis-kantor-pusat-gigit-jari
excerpt: Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dipangkas Rp 67 triliun oleh Menteri
  Keuangan Purbaya. Dana cadangan ini dipotong dari Rp 335 triliun menjadi Rp 268
  triliun, membuat pengadaan kantor pusat dan operasional lainnya terpaksa dikurangi
  habis-habisan. Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui dampaknya. detikHealth
category: MBG
tags:
- MBG
- Anggaran
- Purbaya
- BGN
source_urls:
- https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8502599/purbaya-pangkas-anggaran-mbg-rp-67-t-apa-saja-yang-terdampak-ini-kata-bgn
source_names:
- detikHealth
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/19/purbaya-garuk-kepala-apbn-april-2026-defisit-rp1644-triliun-1779201436062_169.jpeg?w=1200
meta_title: Anggaran Gizi Gratis Dipangkas Rp 67 T, Kantor Pusat Terancam Gulung Tikar!
meta_description: Menkeu Purbaya pangkas Rp 67 T anggaran MBG, berdampak besar pada
  operasional kantor pusat BGN. Benarkah ini efisiensi atau sekadar pencitraan?
canonical_url: https://berita.media/pangkas-rp-67-t-anggaran-gizi-gratis-kantor-pusat-gigit-jari
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T04:54:15Z'
published_at: '2026-05-25T04:54:15Z'
---

Pemerintah lagi-lagi bikin gebrakan soal anggaran. Kali ini, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan pemangkasan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 67 triliun. Angka yang fantastis, membuat kita bertanya-tanya, uang sebanyak itu mau dipakai buat apa lagi? Dana yang dipangkas ini berasal dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN), seolah menjadi dompet cadangan yang bisa kapan saja dikuras. detikHealth

Menurut Purbaya, program MBG ini sudah terealisasi Rp 75 triliun, atau sekitar 22,4% dari total kebutuhan. Tapi jangan senang dulu, karena arahan Presiden meminta efisiensi besar-besaran. Hasilnya, anggaran MBG yang tadinya Rp 335 triliun dipangkas jadi Rp 268 triliun. Bayangkan saja, ada penghematan Rp 268 triliun! Ini bukan sekadar mengencangkan ikat pinggang, tapi rasanya seperti mempreteli seluruh sabuknya. detikHealth

Lalu, apa dampaknya pemangkasan anggaran 'wah' ini? Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, angkat bicara. Ia mengakui, pemangkasan ini akan sangat terasa di bagian pengadaan kantor pusat. "Pemangkasan untuk pengadaan yang tidak berkait dengan jumlah penerima manfaat," katanya. Artinya, apa yang dibeli untuk keperluan kantor pusat bakal dipreteli habis-habisan. detikHealth

Tidak hanya pengadaan, Nanik menambahkan bahwa pos-pos lain seperti perjalanan dinas dan acara-acara hotel juga akan kena imbasnya. "Pokoknya operasional hanya tinggal gaji karyawan saja," keluhnya. Jadi, bayangkan saja, mulai dari rapat dadakan sampai studi banding, semuanya harus dihemat. AC di kantor mungkin bakal dinyalakan seadanya, lampu-lampu ditutup jika tidak perlu, dan jangan harap ada acara makan-makan mewah lagi. Semuanya demi efisiensi, demi 'sang gizi gratis' yang konon katanya buat rakyat. detikHealth

Angka Rp 67 triliun ini memang besar. Tapi mari kita lihat, apakah pemangkasan ini benar-benar efisien atau hanya sekadar pencitraan anggaran? Dengan dipangkasnya anggaran pengadaan dan operasional kantor pusat, semoga saja tidak ada pelayanan yang terganggu. Yang terpenting, jangan sampai program makan bergizi gratisnya yang malah terpotong hanya karena anggaran operasional kantornya dibabat. Ini bukan soal kecil, ini soal perut rakyat. detikHealth

---
**Sumber:** [detikHealth](https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8502599/purbaya-pangkas-anggaran-mbg-rp-67-t-apa-saja-yang-terdampak-ini-kata-bgn)
