---
id: RGDG2mN7EUR8
cluster_id: E9qGblxdGPBt
title: PARAH! AYAH DAN ANAK GERAYANG BUPATI PEMALANG LEWAT STAF KPK
slug: parah-ayah-dan-anak-gerayang-bupati-pemalang-lewat-staf-kpk
excerpt: Gilanya cerita ini! Ayah dan anak asal Purworejo ini ternyata otak di balik
  pengeroyokan Bupati Pemalang dalam operasi tangkap tangan KPK. Yang bikin merinding,
  sang anak ternyata staf administrasi KPK yang jadi 'pipa' informasi penting!
category: ormas
tags:
- ott
- kpk
- pemalang
- ormas
- korupsi
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/08/01/074030678/tersangka-ott-pemalang-ternyata-ayah-dan-anak-ketua-ormas-dan-staf-kpk
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/3Gkua4kA3uJPmBD-h-HwqMA5UUM=/0x0:5000x3333/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/31/6a6c53f23af75.jpg
meta_title: 'Ayah Anak Tersangka OTT KPK Pemalang: Aktor & Staf KPK'
meta_description: Terbongkar! Ayah-anak ketua ormas dan staf KPK jadi tersangka OTT
  Bupati Pemalang. Dalangnya pengeroyokan dana miliaran rupiah!
canonical_url: https://berita.media/parah-ayah-dan-anak-gerayang-bupati-pemalang-lewat-staf-kpk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-01T05:02:04Z'
published_at: '2026-08-01T05:02:04Z'
---

Gila bro, dengerin nih cerita paling hot dari Pemalang! Jadi bupati kejerat OTT KPK, eh ternyata dalangnya itu ayah sama anak, aduhai!

Nama mereka adalah Lilik Budi Supriyanto (LBS), seorang pengusaha yang juga ketua ormas, dan putranya tercinta, Setya Budi Dias Oktavianto (DIS). Nah, si DIS ini bukan sembarang orang, dia ini pegawai administrasi di KPK! Parahnya, si ayah ini diduga kuat memanfaatkan informasi yang didapat dari anaknya buat nipu-nipu Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Memang dasar otaknya licin, si ayah ngaku bisa urus perkara bupati yang lagi kesandung kasus di KPK, modalnya tentu aja janji manis dan sogokan duit gede! Alhasil, Bupati Pemalang yang malang ini terpaksa nyerahin duit miliaran rupiah demi 'pengamanan'. Kompas.

KPK gercep banget mengungkap jaringan busuk ini. Dari OTT yang digelar Rabu (29/7/2026), mereka nggak cuma nyokok Bupati Pemalang Anom Widiyantoro (AWI), tapi juga ikut menjaring Mohamad Haris alias Gus Haris (GHA), Lilik Budi Supriyanto (LBS), dan Setya Budi Dias Oktavianto (DIS). Menurut Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, akar masalahnya itu dugaan pemerasan terhadap pejabat daerah dan swasta gara-gara proyek infrastruktur dan lelang jabatan. Nah, sebagian duit haram yang berhasil dikumpulin itu diduga kuat dipakai buat ngurusin perkara si Bupati yang lagi kepentok masalah di KPK. Tragis sekali nasib pejabat negeri ini. Kompas.

Kronologinya gini, bro. Si Gus Haris ini diduga udah nyerahin uang sebesar Rp 1,2 miliar ke si LBS pas ketemu di Semarang. Penasaran kan gimana si LBS bisa yakin banget? Nah ini dia bagian gilanya! Penyidik KPK menduga kuat LBS ngandelin informasi dari anaknya yang jadi staf administrasi KPK itu. Dia manfaatin posisi anaknya buat dapetin info soal proses administrasi penanganan perkara di KPK. Habis itu, dia pake informasi ini buat meyakinin Bupati Pemalang buat nyerahin duit, dengan janji muluk-muluk 'perkara bupati bakal aman terkendali'. Liciknya minta ampun! Kompas.

Warga di Kelurahan Mranti, Purworejo, tempat si LBS ini tinggal, jelas melongo denger kabar ini. Lurah Mranti, Haryono, ngaku kaget banget. "Pertama saya mengetahui dari media. Kemudian kami mencoba mengonfirmasi kepada warga sekitar, dan memang benar yang bersangkutan adalah warga Kelurahan Mranti. Namun sampai saat ini kami belum mengetahui secara pasti terkait pokok perkara yang dihadapinya," ujar Haryono. Pak LBS sendiri katanya dikenal aktif di kampungnya. Tapi ya gimana lagi, kelakuan anaknya yang jadi 'mata-mata' di KPK bikin namanya jadi jelek. Habis sudah, tertangkap basah! Kompas.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/08/01/074030678/tersangka-ott-pemalang-ternyata-ayah-dan-anak-ketua-ormas-dan-staf-kpk)
