---
id: I5LNsFpFf5qh
cluster_id: k0inJMPIWPmv
title: 'Parpol Rawan ''Ambyar''! Survei Litbang Kompas: Kelembagaan Loyo, Citra Jeblok!'
slug: parpol-rawan-ambyar-survei-litbang-kompas-kelembagaan-loyo-citra-jeblok
excerpt: Belum kokohnya kelembagaan partai politik di Indonesia terkuak lewat survei
  Litbang Kompas! Delapan dari sepuluh parpol parlemen cuma masuk kategori terlembaga
  'sedang'. Rakyat pun skeptis, citra parpol masih jeblok di mata publik.
category: politik
tags:
- partai politik
- UU Pemilu
- Litbang Kompas
- BRIN
- integritas parpol
- politik Indonesia
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/penguatan-parpol-agenda-penting-dalam-revisi-uu-pemilu
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/H34615S_Df51oa8TH9oqOwGRroM=/1024x576/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/photo/ori/2023/03/06/6ad86220-dd46-4959-8d8f-edf09b3ab028.jpg
meta_title: Kelembagaan Parpol Loyo, Citra Jeblok di Mata Rakyat
meta_description: 'Survei Litbang Kompas ungkap kelemahan parpol Indonesia: kelembagaan
  rapuh dan citra negatif di mata publik. Revisi UU Pemilu jadi sorotan.'
canonical_url: https://berita.media/parpol-rawan-ambyar-survei-litbang-kompas-kelembagaan-loyo-citra-jeblok
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T02:02:43Z'
published_at: '2026-06-08T02:02:43Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba terkuak kabar yang bikin geleng kepala soal partai politik kita. Hasil survei Litbang Kompas terbaru nih, di bulan April 2026, bilang kalau sebagian besar partai masih loyo alias kelembagaannya nggak kokoh! Bayangin saja, dari 61,9 persen responden yang disurvei, mereka minta agenda penguatan parpol itu WAJIB masuk dalam revisi UU Pemilu. Ini bukan isapan jempol, bro. Kompas.id

Parahnya lagi, data dari Indeks Pelembagaan Partai Politik yang dirilis BRIN Oktober 2024 makin bikin miris. Dari sembilan parpol parlemen periode 2019-2024, cuma dua parpol doang yang masuk kategori 'terlembaga dengan baik'. Siapa coba? PKS sama Nasdem. Tujuh sisanya? Masuk kategori 'terlembaga sedang'. Masih inget kan partai apa saja itu? Ada PAN, PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, Gerindra, sama PPP. Jadi, mayoritas masih alakadarnya gitu lho. BRIN

Ini bukan cuma soal 'bagaimana tampilannya', tapi soal substansi. Soal demokrasi internal, soal kaderisasi, soal rekrutmen, sampai soal keuangan yang transparan. Semuanya masih jadi PR besar. Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 yang dirilis Februari 2026 juga nggak kalah ngeri. Angkanya cuma 61,22, masih di bawah baseline yang ditetapkan. Artinya, partai-partai ini masih berjuang keras buat beneran jadi lembaga yang ideal. Padahal, ini untuk negara, lho, bukan untuk pribadi. BRIN, Kemenko Polhukam

Nah, ini yang bikin gregetan. Angka-angka integritas yang masih sedang-sedang saja itu sejalan banget sama persepsi publik. Citra parpol di mata rakyat masih aja rendah, rata-rata cuma 51 persen positif di survei Kompas sejak 2015-2025. Itu artinya, hampir separuh rakyat Indonesia masih nganggap partai politik itu nggak banget. Ada apa sih sebenarnya? Kok bisa sih bangun hubungan yang lebih dekat sama rakyat aja susah banget? Apa karena pada sibuk main politik internal aja sampai lupa sama warganya? Kompas.id

Parahnya, hubungan parpol sama publik ini ibarat jurang pemisah yang lebar banget. Terlihat jelas dari rendahnya 'identitas kepartaian' warga. Survei Kompas Januari 2022 aja nemuin, cuma 13 persen warga yang benar-benar ngaku punya 'Party ID' yang kuat. Sisa sisanya? Kayak nggak peduli gitu. Inilah realitas pahit yang harus dihadapi partai-partai kita. Kalo begini terus, bagaimana bisa harap parpol beneran jadi wadah aspirasi rakyat? Lenyap semua nanti.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/penguatan-parpol-agenda-penting-dalam-revisi-uu-pemilu)
