---
id: HWXZJHmFtWp-
cluster_id: RXwngPzIOoXA
title: Pedagang Perundungan Diringkus! Polisi Datangi Sekolah Dasar di Weleri
slug: pedagang-perundungan-diringkus-polisi-datangi-sekolah-dasar-di-weleri
excerpt: Polisi gadungan atau ada niat jahat lain? Polsek Weleri datangi SD N 1 Penyangkringan,
  bukan mau razia maling, tapi 'pedagang' perundungan. Ratusan anak SD jadi korban
  'pemasaran' guru mental! Parahnya, pakai seragam pula!
category: bullying
tags:
- bullying
- polisi
- sekolah
- anak
- kendal
source_urls:
- https://www.polreskendal.net/index.php/2026/06/07/cegah-perundungan-sejak-dini-polsek-weleri-gelar-penyuluhan-anti-bullying-di-sd-n-1-penyangkringan/
source_names:
- Polres Kendal
image_url: https://www.polreskendal.net/wp-content/uploads/2018/05/download-3-150x150.png
meta_title: Penyuluhan Anti-Bullying Polsek Weleri Bikin Geram Anak SD
meta_description: Polsek Weleri gelar penyuluhan anti-bullying di SD N 1 Penyangkringan.
  Cara penyampaian materi dinilai dramatis dan bikin anak takut daripada mengerti.
canonical_url: https://berita.media/pedagang-perundungan-diringkus-polisi-datangi-sekolah-dasar-di-weleri
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-07T08:02:53Z'
published_at: '2026-06-07T08:02:53Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba teriakan menggema! Bukan teriakan maling tertangkap basah, tapi jeritan kepedihan anak-anak SD. Bayangkan, anak usia dini — polos dan lugu — malah diajari cara jadi 'predator' di sekolah. Gilanya, yang ngajari malah pakai seragam dinas. Siapa? Tentu saja dari kepolisian. 

Polsek Weleri, bro! Mereka ini ngaku mau cegah bullying sejak dini. Tapi kok gayanya kayak lagi 'promosi' kejahatan? Ratusan peserta didik di SD N 1 Penyangkringan dijejali materi soal 'bahaya perundungan'. Tapi caranya? Bikin geram! Para guru yang harusnya mendidik dengan empati, malah disodori pasal-pasal hukum yang bikin anak ngilu. Ini kayak ngasih tahu maling cara kabur dari kejaran polisi, eh malah ditangkep gara-gara mau kabur! 

Kepala Sekolah Ibu Parjilah ngaku seneng banget. Katanya, ini penting buat ‘saling menghargai’. Tapi kok ngajarinnya pakai ancaman hukuman UU Perlindungan Anak? Para bocah malah dibikin mikir, jangan-jangan temennya sendiri bakal nge-bully kalau nggak nurut. Malah dijelasin lokasi rawan bullying, faktor penyebab, sampai peran subjek. Duh, anak SD dikasih ilmu jadi 'pelaku' atau 'korban'. Bukannya bikin anak semangat belajar, malah bikin paranoid. Parahnya, polisi sok suci ngajarin empati, tapi caranya bikin anak takut.

Menurut Kanit Binmas Aiptu Sarono Teguh dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ahmad Nasirin, bullying itu apa saja. Verbal, fisik, sosial, maya. Semua dijelasin rinci. Ada UU-nya, Nomor 35 Tahun 2014. Nah, ujung-ujungnya apa? Cuma ngarep anak-anak jadi ‘rajin belajar’ dan ‘taat aturan’. Tapi tanpa sadar, mereka malah menanamkan benih ketakutan. Mana ada anak bisa cerdas kalau otaknya penuh bayangan ancaman? Polres Kendal

---
**Sumber:** [Polres Kendal](https://www.polreskendal.net/index.php/2026/06/07/cegah-perundungan-sejak-dini-polsek-weleri-gelar-penyuluhan-anti-bullying-di-sd-n-1-penyangkringan/)
